Peneror Konser Taylor Swift Menyesal, di Apartemennya Ditemukan Bahan Pembuatan Bom

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Rabu, 29 April 2026 | 11:52 WIB
Peneror Konser Taylor Swift Menyesal, di Apartemennya Ditemukan Bahan Pembuatan Bom
Konser Taylor Swift 'The Eras Tour' (Instagram/@enews)
  • Terdakwa teror konser Taylor Swift di Wina mengakui semua tuduhan termasuk keanggotaan jaringan ISIS.

  • Rencana serangan bom tersebut menargetkan puluhan ribu penggemar yang berkumpul di luar stadion.

  • Taylor Swift merasa sangat ketakutan dan bersalah atas pembatalan konser demi keselamatan penggemarnya.

Persidangan juga menyingkap fakta bahwa Beran A merupakan bagian dari sel teror yang lebih luas.

Ia disidang bersama Arda K yang diduga terlibat dalam rencana serangan serentak di beberapa negara.

Arab Saudi, Turki, dan Uni Emirat Arab menjadi target operasi mereka selama bulan suci Ramadan 2024.

Meskipun plot di Timur Tengah gagal dilakukan Beran, ia tetap melanjutkan niat jahatnya setibanya di Wina.

Integrasi jaringan ini menunjukkan betapa seriusnya ancaman radikalisme yang menyasar acara hiburan skala internasional.

Pembatalan konser di Wina meninggalkan luka mendalam bagi sang superstar yang dikenal sangat mencintai penggemarnya.

Setelah sempat bungkam demi alasan keamanan, Taylor Swift akhirnya membagikan ketakutan pribadinya melalui platform media sosial Instagram.

“Dibatalkannya pertunjukan kami di Wina sangat menghancurkan hati,” tulis Swift dalam sebuah pernyataan resmi dua minggu kemudian.

Ia merasa terbebani oleh rasa bersalah meskipun pembatalan tersebut adalah langkah untuk menyelamatkan banyak nyawa.

“Alasan pembatalan tersebut memenuhi saya dengan rasa takut yang baru, dan rasa bersalah yang luar biasa karena begitu banyak orang telah berencana untuk datang ke pertunjukan tersebut,” ungkap sang penyanyi.

Kasus ini bermula pada Agustus 2024 ketika polisi Austria menggerebek sebuah rumah yang berisi material peledak dan senjata tajam.

Penangkapan Beran A terjadi tepat saat demam Eras Tour melanda Wina, memaksa penyelenggara membatalkan seluruh jadwal demi keselamatan publik.

Tragedi ini sering dibanding-bandingkan dengan peristiwa ledakan bom di konser Ariana Grande di Manchester tahun 2017 yang menewaskan banyak remaja.

Hingga kini, proses hukum masih terus berjalan untuk menggali keterlibatan tersangka lain dalam jaringan ISIS tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Seconds of Summer Gelar Konser di Jakarta November Mendatang, Segini Harga Tiketnya

5 Seconds of Summer Gelar Konser di Jakarta November Mendatang, Segini Harga Tiketnya

Entertainment | Selasa, 28 April 2026 | 18:10 WIB

Kasus Andrie Yunus Disebut Terorisme Negara, Rakyat Tolak 'Sandiwara' Peradilan Militer

Kasus Andrie Yunus Disebut Terorisme Negara, Rakyat Tolak 'Sandiwara' Peradilan Militer

News | Selasa, 28 April 2026 | 09:00 WIB

Irlandia Diteror Bom Mobil di Depan Kantor Polisi

Irlandia Diteror Bom Mobil di Depan Kantor Polisi

News | Senin, 27 April 2026 | 14:36 WIB

Terkini

Kasus Andrie Yunus, Mahfud MD Soroti Peradilan Koneksitas dan Mandeknya Reformasi

Kasus Andrie Yunus, Mahfud MD Soroti Peradilan Koneksitas dan Mandeknya Reformasi

News | Rabu, 29 April 2026 | 11:52 WIB

Ngopi Bareng Jadi Awal Rencana Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus, Ternyata Ini Motifnya!

Ngopi Bareng Jadi Awal Rencana Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus, Ternyata Ini Motifnya!

News | Rabu, 29 April 2026 | 11:44 WIB

Kunker ke Tiga Negara, Gubernur Pramono Perkuat Kemitraan Strategis Menuju Top 50 Global City 2030

Kunker ke Tiga Negara, Gubernur Pramono Perkuat Kemitraan Strategis Menuju Top 50 Global City 2030

News | Rabu, 29 April 2026 | 11:42 WIB

Trauma Usai Tabrakan KRLArgo Bromo, Penumpang Perempuan Kini Pilih Hindari Gerbong Ujung

Trauma Usai Tabrakan KRLArgo Bromo, Penumpang Perempuan Kini Pilih Hindari Gerbong Ujung

News | Rabu, 29 April 2026 | 11:40 WIB

Mobil Lexus Rp1,3 M Dibeli Cash Tapi Mau Ditarik Debt Collector, DPR Endus Praktik Nakal Leasing

Mobil Lexus Rp1,3 M Dibeli Cash Tapi Mau Ditarik Debt Collector, DPR Endus Praktik Nakal Leasing

News | Rabu, 29 April 2026 | 11:38 WIB

Kakek-kakek Lepaskan Tembakan Brutal di Pengadilan Athena, Banyak Orang Kena Peluru Nyasar

Kakek-kakek Lepaskan Tembakan Brutal di Pengadilan Athena, Banyak Orang Kena Peluru Nyasar

News | Rabu, 29 April 2026 | 11:29 WIB

Periksa Sekda Madiun Dkk, KPK Telusuri Pemberian Fee Proyek ke Wali Kota Maidi

Periksa Sekda Madiun Dkk, KPK Telusuri Pemberian Fee Proyek ke Wali Kota Maidi

News | Rabu, 29 April 2026 | 11:19 WIB

Tragedi Kereta di Bekasi, Legislator Gerindra Desak Pemerintah Cabut Izin Taksi Green SM

Tragedi Kereta di Bekasi, Legislator Gerindra Desak Pemerintah Cabut Izin Taksi Green SM

News | Rabu, 29 April 2026 | 11:16 WIB

DPR Kritik Usulan Menteri PPPA Soal Pemindahan Gerbong Wanita KRL: Perbaiki Sistem!

DPR Kritik Usulan Menteri PPPA Soal Pemindahan Gerbong Wanita KRL: Perbaiki Sistem!

News | Rabu, 29 April 2026 | 11:11 WIB

Iran di Ambang Kronis, Kemiskinan dan Pengangguran Mendarah Daging

Iran di Ambang Kronis, Kemiskinan dan Pengangguran Mendarah Daging

News | Rabu, 29 April 2026 | 11:07 WIB