Selamat Ginting Nilai Prabowo Masih Konsolidasi Hadapi Pengaruh Jokowi

Bella | Suara.com

Rabu, 29 April 2026 | 18:38 WIB
Selamat Ginting Nilai Prabowo Masih Konsolidasi Hadapi Pengaruh Jokowi
Kemesraan Presiden Prabowo dengan Joko Widodo.
  • Analis Selamat Ginting menyatakan Presiden Prabowo menerapkan strategi konsolidasi hati-hati dengan mengakomodasi loyalis Jokowi demi menjaga stabilitas pemerintahan.
  • Keberadaan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka berisiko memicu kompetisi internal yang dapat mengganggu soliditas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
  • Momentum reshuffle kabinet di masa mendatang diprediksi menjadi pembuktian kendali politik Prabowo setelah dua tahun menjalankan roda pemerintahan.

Suara.com - Analis Politik dan Militer dari Universitas Nasional, Selamat Ginting, memberikan analisis mendalam terkait dinamika pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang dinilai masih berada di bawah bayang-bayang pengaruh Joko Widodo.

Menurut Selamat Ginting, langkah politik yang diambil Prabowo saat ini, termasuk dalam penyusunan kabinet dan reshuffle, merupakan strategi konsolidasi yang sangat hati-hati. Prabowo sadar bahwa ia sedang berhadapan dengan kekuatan besar yang telah mengakar selama satu dekade.

"Pemerintahan Prabowo ini sedang dalam fase konsolidasi. Jadi karena dalam konsolidasi dia tidak bicara tentang dominasi. Ini masih satu setengah tahun. Orang yang memerintah satu setengah tahun melawan orang yang berkuasa 10 tahun. Prabowo menghitung itu," ujar Selamat Ginting di podcast Madilog, kanal YouTube Forum Keadilan TV, dikutip Rabu (29/4/2026).

Akomodasi Bukan Singkirkan

Selamat menilai bahwa alih-alih melakukan pembersihan total terhadap loyalis Jokowi, Prabowo justru memilih untuk merangkul demi menjaga stabilitas politik dan ekonomi di awal masa jabatannya.

"Prabowo menghitung itu. Maka dia lebih memilih akan merangkul daripada kemudian memutus jaringan lama, tapi dia lebih mengakomodasi daripada menyingkirkan. Jadi pelan-pelan itu. Kapan waktunya untuk putus ya kita tunggu saja," lanjutnya.

Namun, strategi ini bukan tanpa risiko. Selamat memperingatkan bahwa keberadaan putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, sebagai Wakil Presiden bisa memicu "kompetisi diam-diam" di dalam internal pemerintahan.

"Jika tidak dikelola dengan cermat, maka harmoni antara dua kekuatan yaitu kekuatan Jokowi dan kekuatan dirinya akan bisa berubah menjadi kompetisi diam-diam dan ingat loh karena orang Jokowi, Wapres kan anaknya. Itu bisa mengganggu soliditas di dalam pemerintahan Presiden Prabowo," tegasnya.

Menanti Titik Balik

Meski saat ini terlihat kompromistis, Selamat Ginting memprediksi bahwa wajah asli pemerintahan Prabowo akan terlihat lebih jelas setelah dua tahun berjalan. Ia menyebut momentum reshuffle di masa mendatang akan menjadi pembuktian siapa yang benar-benar memegang kendali.

"Kunci dari efektivitas untuk menjaga pemerintahannya sejauh mana Presiden Prabowo bersedia untuk memberikan dukungan politik yang nyata kepada figur-figur yang memang diandalkan untuk menghadapi kemungkinan berbeloknya partai politik di separo pemerintahannya," pungkas Selamat.

Kini, publik tinggal menunggu apakah strategi "pelan-pelan" Prabowo ini akan membuahkan hasil atau justru berujung pada kekecewaan masyarakat yang menginginkan perubahan cepat.

"Publik sekarang tentu saja akan menunggu apakah reshuffle kali ini adalah sebuah babak baru dalam perang politik atau hanya sekadar episode mewujudkan janji kepada publik yang tidak pernah ditepati," tutup Ginting.

Reporter: Dinda Pramesti K

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Tunjuk Jumhur Jadi Menteri, Analis: Sinyal Perang ke Oligarki Hitam Lingkungan

Prabowo Tunjuk Jumhur Jadi Menteri, Analis: Sinyal Perang ke Oligarki Hitam Lingkungan

News | Rabu, 29 April 2026 | 18:24 WIB

Prabowo Tunjuk Pengusaha Tambang-Sawit: Cari Makan di Sini, Simpan Uang di Luar Negeri!

Prabowo Tunjuk Pengusaha Tambang-Sawit: Cari Makan di Sini, Simpan Uang di Luar Negeri!

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 18:16 WIB

Prabowo Gebrak Hilirisasi Fase II Senilai Rp116 Triliun: Jalan Tunggal Menuju Kemakmuran!

Prabowo Gebrak Hilirisasi Fase II Senilai Rp116 Triliun: Jalan Tunggal Menuju Kemakmuran!

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 17:59 WIB

Analis Bongkar Misi Reshuffle Prabowo Hapus Bayang-bayang Jokowi dan Jadikan Dudung 'The New Luhut'

Analis Bongkar Misi Reshuffle Prabowo Hapus Bayang-bayang Jokowi dan Jadikan Dudung 'The New Luhut'

News | Rabu, 29 April 2026 | 16:18 WIB

El Rumi Langgar Protokol Istana Demi Satukan Ahmad Dhani dan Maia Estianty, Berakhir Canggung

El Rumi Langgar Protokol Istana Demi Satukan Ahmad Dhani dan Maia Estianty, Berakhir Canggung

Entertainment | Rabu, 29 April 2026 | 16:13 WIB

Vietnam Sampaikan Duka atas Kecelakaan KRL di Bekasi, Presiden To Lam Kirim Pesan ke Prabowo

Vietnam Sampaikan Duka atas Kecelakaan KRL di Bekasi, Presiden To Lam Kirim Pesan ke Prabowo

News | Rabu, 29 April 2026 | 16:10 WIB

Bantah Indonesia Gelap, Prabowo Sindir Pihak yang Ingin Kabur: Silakan...

Bantah Indonesia Gelap, Prabowo Sindir Pihak yang Ingin Kabur: Silakan...

News | Rabu, 29 April 2026 | 12:48 WIB

Prabowo Targetkan Swasembada Energi 2029: Kalau Bisa Lebih Dulu, Kita Kerja Cepat

Prabowo Targetkan Swasembada Energi 2029: Kalau Bisa Lebih Dulu, Kita Kerja Cepat

News | Rabu, 29 April 2026 | 12:08 WIB

Prabowo Dijadwalkan Hadir di Puncak Peringatan Hari Buruh, Ini yang Bakal Ditegaskan

Prabowo Dijadwalkan Hadir di Puncak Peringatan Hari Buruh, Ini yang Bakal Ditegaskan

News | Rabu, 29 April 2026 | 12:02 WIB

Jenguk Korban Tragedi Maut Kereta Bekasi, Prabowo Pastikan Jaminan Kompensasi

Jenguk Korban Tragedi Maut Kereta Bekasi, Prabowo Pastikan Jaminan Kompensasi

Video | Selasa, 28 April 2026 | 20:15 WIB

Terkini

Kemenhan Bahas Akses Langit RI, Connie Bakrie: Harga Diri Bangsa Lebih Mahal dari Bantuan Keamanan

Kemenhan Bahas Akses Langit RI, Connie Bakrie: Harga Diri Bangsa Lebih Mahal dari Bantuan Keamanan

News | Rabu, 29 April 2026 | 18:36 WIB

Sadis dan Terencana: 7 Fakta Pengeroyokan Pelajar di Bantul, Motif Geng hingga Ancaman Hukuman Mati

Sadis dan Terencana: 7 Fakta Pengeroyokan Pelajar di Bantul, Motif Geng hingga Ancaman Hukuman Mati

News | Rabu, 29 April 2026 | 18:36 WIB

Kisah Haru Evakuasi Kecelakaan KRL Bekasi, Suami Temani Istri Terjepit 10 Jam Sambil Ngelus Pundak

Kisah Haru Evakuasi Kecelakaan KRL Bekasi, Suami Temani Istri Terjepit 10 Jam Sambil Ngelus Pundak

News | Rabu, 29 April 2026 | 18:30 WIB

May Day di Monas, Andi Gani Pastikan Tanpa Dana Oligarki

May Day di Monas, Andi Gani Pastikan Tanpa Dana Oligarki

News | Rabu, 29 April 2026 | 18:29 WIB

Prabowo Tunjuk Jumhur Jadi Menteri, Analis: Sinyal Perang ke Oligarki Hitam Lingkungan

Prabowo Tunjuk Jumhur Jadi Menteri, Analis: Sinyal Perang ke Oligarki Hitam Lingkungan

News | Rabu, 29 April 2026 | 18:24 WIB

Kecelakaan Maut Bekasi Timur: Mengapa Sistem Keamanan Kereta Gagal Mengadang Tragedi?

Kecelakaan Maut Bekasi Timur: Mengapa Sistem Keamanan Kereta Gagal Mengadang Tragedi?

News | Rabu, 29 April 2026 | 18:00 WIB

Tak Hanya Kekerasan Anak, LPSK Endus Dugaan Penipuan hingga Malapraktik di Daycare Little Aresha

Tak Hanya Kekerasan Anak, LPSK Endus Dugaan Penipuan hingga Malapraktik di Daycare Little Aresha

News | Rabu, 29 April 2026 | 17:58 WIB

Tak Sekadar Jejak Pesawat, Contrails Ternyata Berdampak pada Iklim: Kok Bisa?

Tak Sekadar Jejak Pesawat, Contrails Ternyata Berdampak pada Iklim: Kok Bisa?

News | Rabu, 29 April 2026 | 17:55 WIB

Target 120 Juta Motor Listrik Dinilai Belum Realistis, IESR Soroti Infrastruktur dan Beban Fiskal

Target 120 Juta Motor Listrik Dinilai Belum Realistis, IESR Soroti Infrastruktur dan Beban Fiskal

News | Rabu, 29 April 2026 | 17:50 WIB

KAI Akan Tutup Perlintasan Tak Penuhi Syarat Keselamatan, Termasuk yang Dibuka Warga

KAI Akan Tutup Perlintasan Tak Penuhi Syarat Keselamatan, Termasuk yang Dibuka Warga

News | Rabu, 29 April 2026 | 17:46 WIB