Maut Tak Kasatmata: Leher Terjerat Benang Misterius, Pemotor di Karawang Tewas Berlumur Darah

Muhammad Yasir

Jum'at, 01 Mei 2026 | 16:15 WIB
Maut Tak Kasatmata: Leher Terjerat Benang Misterius, Pemotor di Karawang Tewas Berlumur Darah
Ilustrasi - Leher terjerat benang. ANTARA/Dokumentasi Pribadi
baca 10 detik
  • Seorang pengendara motor berinisial C tewas akibat luka jeratan benang di lehernya pada Kamis (30/4/2026) di Kecamatan Ciampel, Karawang.
  • Warga menemukan korban dalam kondisi tidak sadarkan diri di atas sepeda motornya dan segera mengevakuasinya ke RSUD Karawang.
  • Polres Karawang sedang melakukan olah TKP, memeriksa saksi, serta berkoordinasi dengan Tim Inafis guna mendalami penyebab pasti kejadian tersebut.

Suara.com - Polres Karawang tengah menyelidiki kasus kematian seorang pengendara sepeda motor yang diduga akibat terjerat benang di bagian leher.

Peristiwa tersebut diketahui terjadi di Jalan Dusun Kedung Waringin, Desa Kutapohaci, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang, pada Kamis (30/4/2026) sore.

Kasie Humas Polres Karawang, Ipda Cep Wildan, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah melakukan langkah-langkah awal penyelidikan setelah menerima laporan dari masyarakat.

"Setelah menerima laporan, petugas langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara)," kata Cep Wildan di Karawang, Jumat (1/5/2026).

Korban diketahui berinisial C, seorang buruh harian lepas yang merupakan warga Desa Mulyasejati, Kecamatan Ciampel.

Berdasarkan laporan kepolisian, peristiwa ini pertama kali diketahui saat korban ditemukan warga dalam kondisi tidak sadarkan diri di atas sepeda motornya dengan luka serius di bagian leher dan mengeluarkan banyak darah.

Saksi di lokasi kejadian, Budianto (54) dan Ramadhan (49), menyatakan sempat mendengar teriakan korban yang meminta pertolongan dan menyebut dirinya terkena benang.

Sementara itu, saksi Gugun Gunawan (36) yang pertama kali mendekati korban melihat darah sudah mengalir deras dari leher korban hingga membasahi pakaian.

Warga setempat bersama petugas dari Polsek Ciampel kemudian mengevakuasi korban ke RSUD Karawang. Namun, setibanya di rumah sakit, korban dinyatakan telah meninggal dunia.

baca juga

Hingga saat ini, pihak kepolisian telah melakukan olah TKP, berkoordinasi dengan Tim Inafis, dan memeriksa saksi-saksi untuk mendalami kasus ini.

Polisi masih membuka berbagai kemungkinan sembari mengumpulkan bukti-bukti di lapangan.

"Kami masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti dari peristiwa ini," pungkas Cep Wildan. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tragedi KRL Maut Bekasi Timur Naik Penyidikan: Polisi Bidik Tersangka!

Tragedi KRL Maut Bekasi Timur Naik Penyidikan: Polisi Bidik Tersangka!

News | Kamis, 30 April 2026 | 20:43 WIB

Modus Rokok Modifikasi: Cara Licik Selundupkan Tembakau Sintetis ke Lapas Karawang Terbongkar

Modus Rokok Modifikasi: Cara Licik Selundupkan Tembakau Sintetis ke Lapas Karawang Terbongkar

News | Jum'at, 17 April 2026 | 18:05 WIB

Sering Lihat Ibu Jadi Sasaran KDRT, Siswa SMA di Karawang Habisi Ayah Sendiri Usai Mimpi Buruk

Sering Lihat Ibu Jadi Sasaran KDRT, Siswa SMA di Karawang Habisi Ayah Sendiri Usai Mimpi Buruk

News | Kamis, 29 Januari 2026 | 12:02 WIB

Terkini

Mitsubishi Eclipse Kapan Meluncur? Kini Bawa Mesin Canggih Ramah Lingkungan

Mitsubishi Eclipse Kapan Meluncur? Kini Bawa Mesin Canggih Ramah Lingkungan

Otomotif | Jum'at, 31 Juli 2026 | 14:34 WIB

Bukan Cuma Razia Absensi, Wali Kota Sukabumi Duduk Lesehan dan Minta Curhat ASN Saat Sidak

Bukan Cuma Razia Absensi, Wali Kota Sukabumi Duduk Lesehan dan Minta Curhat ASN Saat Sidak

Jabar | Jum'at, 31 Juli 2026 | 14:32 WIB

Buron Interpol Pengirim PMI Ilegal ke Kamboja Dibekuk di Soetta

Buron Interpol Pengirim PMI Ilegal ke Kamboja Dibekuk di Soetta

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 14:32 WIB

Gubernur Riau Abdul Wahid Cuma Divonis 2 Tahun Penjara, KPK Belum Putuskan Ajukan Banding

Gubernur Riau Abdul Wahid Cuma Divonis 2 Tahun Penjara, KPK Belum Putuskan Ajukan Banding

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 14:28 WIB

Benarkah Atap Asbes Bisa Bikin Kanker? Dokter Paru Ungkap Fakta dari WHO

Benarkah Atap Asbes Bisa Bikin Kanker? Dokter Paru Ungkap Fakta dari WHO

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 14:27 WIB

2 SPPG di Simeulue Aceh Berhenti Beroperasi

2 SPPG di Simeulue Aceh Berhenti Beroperasi

Sumut | Jum'at, 31 Juli 2026 | 14:26 WIB

Ramai Pagar Tinggi di Mal, APPBI Buka Suara

Ramai Pagar Tinggi di Mal, APPBI Buka Suara

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 14:25 WIB

4 Moisturizer Centella Asiatica untuk Jerawat Terbaik, Redakan Kemerahan Menurut Klaim

4 Moisturizer Centella Asiatica untuk Jerawat Terbaik, Redakan Kemerahan Menurut Klaim

Lifestyle | Jum'at, 31 Juli 2026 | 14:25 WIB

Kenapa Jepang Sering Diguncang Gempa Bumi Besar?

Kenapa Jepang Sering Diguncang Gempa Bumi Besar?

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 14:24 WIB

Perkuat Sinergi Politik, Bupati Bogor dan DPRD Pererat Komunikasi demi Aspirasi Rakyat

Perkuat Sinergi Politik, Bupati Bogor dan DPRD Pererat Komunikasi demi Aspirasi Rakyat

Bogor | Jum'at, 31 Juli 2026 | 14:24 WIB

×