Gunung Mayon Meletus, Ribuan Warga Filipina Dievakuasi dan 52 Desa Terdampak Abu

Arif Budi | Suara.com

Senin, 04 Mei 2026 | 09:56 WIB
Gunung Mayon Meletus, Ribuan Warga Filipina Dievakuasi dan 52 Desa Terdampak Abu
Gunung Mayon. [Wikipedia]
  • Gunung Mayon di Provinsi Albay, Filipina, meletus pada 2 Mei 2026 dan berdampak pada 52 desa sekitar.
  • Pemerintah menaikkan status menjadi Level 3 serta menetapkan zona bahaya enam kilometer akibat ancaman arus piroklastik.
  • Sebanyak 1.500 keluarga telah mengungsi karena hujan abu tebal mengganggu aktivitas warga dan jarak pandang di lokasi.

Suara.com - Letusan Gunung Mayon pada Sabtu (2/5/2026) memaksa ribuan warga di Provinsi Albay mengungsi. Otoritas setempat melaporkan sedikitnya 52 desa terdampak hujan abu tebal akibat aktivitas vulkanik tersebut.

Wilayah terdampak berada di selatan Manila, dengan sebaran abu vulkanik yang cukup luas dan mengganggu aktivitas masyarakat.

Pemerintah menetapkan zona berbahaya dalam radius enam kilometer dari kawah, menyusul potensi ancaman arus piroklastik.

Menurut laporan Asiaone, Philippine Institute of Volcanology and Seismology (PHIVOLCS) memperkirakan aliran piroklastik dapat menjangkau hingga empat kilometer dari puncak gunung.

Fenomena ini dikenal sebagai campuran gas panas dan material vulkanik yang bergerak cepat dan berbahaya.

Lembaga tersebut juga menaikkan status aktivitas menjadi Level 3 dari skala lima tingkat setelah terdeteksi aktivitas strombolian dan semburan lava sementara.

Sementara itu, Biro Pemadam Kebakaran Filipina menyatakan tim tanggap darurat telah dikerahkan ke berbagai lokasi terdampak untuk membantu proses evakuasi dan penanganan warga.

Laporan menyebut sekitar 1.500 keluarga kini berada di pusat evakuasi. Data PHIVOLCS juga mencatat Filipina memiliki 24 gunung berapi aktif, termasuk Gunung Mayon yang dikenal paling sering menunjukkan aktivitas.

Menukil laporan Gulf News, aliran material vulkanik mengarah ke jalur Mi-isi di sektor barat daya gunung, area yang dikenal rawan saat terjadi erupsi.

Asap abu tebal terlihat membumbung tinggi, menyebabkan jarak pandang menurun drastis dan sempat menghentikan lalu lintas di Jalan Lingkar Camalig.

Rekaman warga menunjukkan hujan abu menyelimuti wilayah Camalig, memicu gangguan visibilitas dan jatuhan material vulkanik di permukiman.

Pihak berwenang memperingatkan bahwa arus piroklastik dapat bergerak sangat cepat dan membahayakan keselamatan warga di sekitar lereng gunung.

Personel dari Palang Merah Filipina turut dikerahkan untuk membantu koordinasi penanganan bencana serta memantau dampak kesehatan akibat abu vulkanik.

“Kami sangat menyarankan seluruh warga di komunitas terdampak untuk tetap siaga tinggi. Hindari memasuki zona bahaya yang telah ditetapkan, terutama di dekat lembah dan aliran sungai tempat gas panas dan material dapat bergerak cepat," ujar organisasi tersebut

"Jika terjadi hujan abu, tetaplah di dalam rumah, gunakan masker pelindung. Pastikan persediaan makanan serta air tertutup dengan baik untuk mencegah kontaminasi,” imbuhnya.

Aktivitas terbaru ini terjadi setelah adanya letusan ringan sehari sebelumnya, yang mengindikasikan tekanan geologis masih berlangsung di dalam gunung.

Hingga kini, Gunung Mayon masih berada dalam pengawasan ketat dengan status siaga Level 3.

Otoritas terus melarang aktivitas di zona berbahaya karena risiko erupsi lanjutan dan potensi aliran piroklastik tambahan masih tinggi.

Warga di sekitar kawasan gunung diminta tetap waspada terhadap kemungkinan hujan abu susulan serta potensi evakuasi lanjutan jika situasi memburuk.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Telusuri 'Jalur Panas' Uang di Perusahaan Keluarga

Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Telusuri 'Jalur Panas' Uang di Perusahaan Keluarga

News | Rabu, 29 April 2026 | 22:04 WIB

KPK Bidik Peran Suami Fadia Arafiq di Pusaran Korupsi Proyek Outsourcing Pekalongan

KPK Bidik Peran Suami Fadia Arafiq di Pusaran Korupsi Proyek Outsourcing Pekalongan

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:20 WIB

Temui Jusuf Kalla, Ormas Islam Akan Laporkan Ade Armando, Abu Janda dan Grace Natalie

Temui Jusuf Kalla, Ormas Islam Akan Laporkan Ade Armando, Abu Janda dan Grace Natalie

Video | Rabu, 29 April 2026 | 14:35 WIB

Viral Gerakan Solidaritas ke Sopir Angkot Filipina, Korban Kenaikan Harga BBM Buntut Perang Iran

Viral Gerakan Solidaritas ke Sopir Angkot Filipina, Korban Kenaikan Harga BBM Buntut Perang Iran

News | Selasa, 28 April 2026 | 14:13 WIB

Pengadilan Kriminal Internasional Adili Rodrigo Duterte Atas Tuduhan Pembunuhan Massal di Filipina

Pengadilan Kriminal Internasional Adili Rodrigo Duterte Atas Tuduhan Pembunuhan Massal di Filipina

News | Sabtu, 25 April 2026 | 06:34 WIB

Terkini

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:19 WIB

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:11 WIB

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:09 WIB

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:18 WIB

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:16 WIB

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:10 WIB

Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara

Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:08 WIB

Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau

Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau

News | Senin, 18 Mei 2026 | 20:40 WIB