- Presiden Donald Trump menghentikan operasi militer di Selat Hormuz untuk membuka peluang negosiasi damai dengan pihak Iran.
- Keputusan tersebut diambil guna meredam lonjakan harga energi dunia akibat gangguan pada jalur distribusi minyak internasional.
- Korps Garda Revolusi Islam Iran tetap memperketat pengawasan jalur pelayaran strategis meskipun operasi militer AS dihentikan sementara.
Sementara itu, Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, menegaskan bahwa pihaknya tidak mencari konflik terbuka, namun tetap siaga terhadap perkembangan di lapangan.
“Kami akan terus memantau situasi dengan sangat ketat,” katanya.