Ironi Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Saat Rakyat Meksiko Terhimpit Biaya Hidup

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Rabu, 06 Mei 2026 | 14:16 WIB
Ironi Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Saat Rakyat Meksiko Terhimpit Biaya Hidup
Peta dan Bendera Meksiko.(Unsplash.com/MarkRubens)
  • Harga tiket Piala Dunia 2026 di Meksiko mencapai puluhan ribu dolar sehingga sulit dijangkau warga.

  • Warga lokal memprotes turnamen karena memicu krisis air bersih dan kenaikan harga sewa hunian.

  • Isu keamanan kartel narkoba menjadi tantangan serius bagi Meksiko dalam menjamin keselamatan turis mancanegara.

Suara.com - Ambisi Meksiko mengukir sejarah sebagai negara pertama yang tiga kali menjadi tuan rumah Piala Dunia 2026 kini justru menyisakan kekecewaan mendalam bagi rakyatnya.

Pesta sepak bola kali ini dinilai terlalu eksklusif karena harga tiket yang mustahil dijangkau oleh rata-rata pekerja lokal.

Kesenjangan ekonomi yang lebar membuat turnamen ini dianggap hanya bisa dinikmati oleh kalangan berduit dan wisatawan mancanegara.

Bukan Prancis atau Argentina, Simulasi Matematika Prediksi Negara Ini Juara Piala Dunia 2026 [Istimewa]
Bukan Prancis atau Argentina, Simulasi Matematika Prediksi Negara Ini Juara Piala Dunia 2026 [Istimewa]

“Untuk realitas ekonomi Meksiko, hanya orang-orang yang memiliki sarana paling banyak yang bisa masuk,” ujar Francisco Javier Ferreira, seorang pensiunan berusia 70 tahun dikutip dari CNN.

Meksiko sendiri hanya mendapatkan jatah 13 pertandingan dari total 104 laga yang sebagian besar digelar di Amerika Serikat.

Kekecewaan penggemar memuncak saat FIFA merilis harga tiket babak penyisihan di Mexico City yang menyentuh angka 3.000 hingga 10.000 dolar AS.

Bagi warga seperti Ferreira yang berpenghasilan 1.000 dolar AS per bulan, biaya satu tiket setara dengan beberapa bulan biaya hidup.

Grup A Piala Dunia 2026: Meksiko, Afrika Selatan, Korea Selatan, Ceko. [FIFA]
Grup A Piala Dunia 2026: Meksiko, Afrika Selatan, Korea Selatan, Ceko. [FIFA]

Kondisi ini diperparah dengan skema pasar sekunder FIFA yang membiarkan harga tiket final melambung hingga jutaan dolar.

“Rasanya tidak sama dengan dua Piala Dunia sebelumnya. Piala Dunia ini pada dasarnya milik Amerika Serikat. Rasanya tidak seperti Meksiko. Begitulah rasanya bagi saya karena bahkan harga tiket pun di luar jangkauan semua orang,” keluh Ferreira.

FIFA berdalih bahwa mereka telah menyediakan kategori tiket murah mulai dari 60 dolar AS khusus bagi asosiasi nasional tim yang lolos.

Fasilitas Stadion Banorte yang Belum Siap Sepenuhnya

Stadion Banorte atau yang dulu dikenal sebagai Stadion Azteca kini telah bersolek dengan renovasi besar selama hampir dua tahun.

Meski kapasitasnya bertambah menjadi 86.000 kursi, akses masuk bagi masyarakat umum justru dipersulit dengan pembatasan kendaraan.

Penonton terpaksa berjalan kaki sejauh dua kilometer karena akses utama stadion hanya diprioritaskan bagi tamu-tamu istimewa.

Alan Rea, seorang penggemar yang gagal mendapatkan tiket, terpaksa hanya bisa membawa anaknya melihat stadion saat laga persahabatan.

“Saya pikir kita seharusnya mendapatkan seluruh Piala Dunia dan bukan hanya 13 pertandingan di Meksiko — tapi bagaimanapun, kami akan memanfaatkan setiap pertandingan yang ada,” katanya.

Di luar urusan lapangan, bayang-bayang kekerasan kartel dan blokade jalan di beberapa wilayah Meksiko menjadi kekhawatiran utama para turis.

Penangkapan gembong narkoba baru-baru ini memicu aksi pembakaran kendaraan yang mengancam stabilitas keamanan menjelang turnamen.

Di ibu kota, gelombang protes justru muncul dari warga yang mengeluhkan kelangkaan air bersih akibat pembangunan infrastruktur turnamen.

Proyek Piala Dunia juga dituding sebagai biang kerok kenaikan harga sewa hunian karena banyaknya apartemen yang beralih fungsi menjadi sewa jangka pendek.

Sejumlah pemuda melakukan aksi blokade jalan sambil menyuarakan bahwa ajang internasional ini telah berubah menjadi agenda yang sangat elitis.

Piala Dunia 2026 merupakan kolaborasi tiga negara antara Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, di mana Meksiko menggunakan tiga kota utama yaitu Monterrey, Guadalajara, dan Mexico City.

Stadion Banorte menjadi ikon utama di Meksiko setelah melewati pembaruan teknologi lapangan hybrid dan sistem pemantauan keamanan canggih.

Namun, kemegahan fisik tersebut kontras dengan situasi domestik Meksiko yang sedang berjuang melawan krisis perumahan dan isu keamanan nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil Timnas Jerman: Tenaga Muda Der Panzer Siap Jadi Penantang Gelar Juara Piala Dunia 2026

Profil Timnas Jerman: Tenaga Muda Der Panzer Siap Jadi Penantang Gelar Juara Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:14 WIB

Mark Viduka Sang Mesin Gol: Tolak Naturalisasi Krosia, Pilih Setia Antarkan Australia ke Piala Dunia

Mark Viduka Sang Mesin Gol: Tolak Naturalisasi Krosia, Pilih Setia Antarkan Australia ke Piala Dunia

Bola | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:40 WIB

Rustu Recber Legenda Turki: Kisah Kiper Eksentrik dengan Cat Hitam di Mata Viral di Piala Dunia 2002

Rustu Recber Legenda Turki: Kisah Kiper Eksentrik dengan Cat Hitam di Mata Viral di Piala Dunia 2002

Bola | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:54 WIB

Terkini

Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!

Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:39 WIB

Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia

Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:37 WIB

Tolak SPPG di Dalam Kampus, UMY Usul Fokus Jadi Mitra Kajian Program MBG

Tolak SPPG di Dalam Kampus, UMY Usul Fokus Jadi Mitra Kajian Program MBG

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 16:56 WIB

'Kode Merah' di Balik Room VIP: Bareskrim Bongkar Modus Narkoba di B-Fashion dan The Seven Jakbar

'Kode Merah' di Balik Room VIP: Bareskrim Bongkar Modus Narkoba di B-Fashion dan The Seven Jakbar

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 16:48 WIB

SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!

SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 16:35 WIB

Israel Jadi Negara Paling Tidak Disukai di Dunia Menurut Survei Global 2026

Israel Jadi Negara Paling Tidak Disukai di Dunia Menurut Survei Global 2026

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:52 WIB

Sadis! Hanya Demi Motor, Pemuda di Karawang Nekat Habisi Nyawa Adik Kelas di Bantaran Citarum

Sadis! Hanya Demi Motor, Pemuda di Karawang Nekat Habisi Nyawa Adik Kelas di Bantaran Citarum

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:52 WIB

Mahfud MD Ungkap Isi Obrolan dengan Jokowi di Kondangan Soimah: Gak Ada Bahas Politik

Mahfud MD Ungkap Isi Obrolan dengan Jokowi di Kondangan Soimah: Gak Ada Bahas Politik

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44 WIB

Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan ke MK: Soroti Ancaman Denda Rp500 Juta dan Kontrol Global

Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan ke MK: Soroti Ancaman Denda Rp500 Juta dan Kontrol Global

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:31 WIB

Siswa SMK Karawang Terancam Hukuman Mati Usai Rencanakan Pembunuhan Adik Kelas

Siswa SMK Karawang Terancam Hukuman Mati Usai Rencanakan Pembunuhan Adik Kelas

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:23 WIB