Penantian 25 Tahun Terjawab, Pipanisasi TMMD Buka Peluang Petani Cilegon Panen 3 Kali Setahun

Hairul Alwan | Suara.com

Kamis, 07 Mei 2026 | 07:35 WIB
Penantian 25 Tahun Terjawab, Pipanisasi TMMD Buka Peluang Petani Cilegon Panen 3 Kali Setahun
Dandim 0623 Cilegon, Letkol Inf. Imam Buchori dan Wali Kota Cilegon menuju lokasi pipanisasi di Sukalila, Kelurahan Panggungrawi, Cilegon. [Hairul Alwan/Suara.com]
  • Kodim 0623 Cilegon meresmikan program pipanisasi TMMD ke-128 untuk mengairi lahan pertanian petani di Panggungrawi, Kota Cilegon.
  • Pipanisasi sepanjang satu kilometer ini mengakhiri beban biaya pembelian air yang ditanggung petani selama 25 tahun terakhir.
  • Penyediaan air gratis ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas panen petani menjadi tiga kali dalam satu tahun ke depan.

Suara.com - Sebuah penantian panjang selama seperempat abad akhirnya berakhir bagi ratusan petani di Sukalila, Kelurahan Panggungrawi, Kota Cilegon akhirnya mendapat bantuan akses air lewat pipanisasi program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0623 Cilegon.

Selama 25 tahun, mereka terpaksa harus membeli air untuk mengairi sawah. Namun, berkat program pipanisasi yang dikomandoi Kodim 0623 Cilegon penderitaan itu kini resmi berakhir, petani sekitar berpotensi bisa tiga kali panen dalam satu tahun.

Dandim 0623 Cilegon, Letkol Inf. Imam Buchori mengungkapkan, momen peresmian ini merupakan jawaban atas penantian panjang para petani selama puluhan tahun.

"Akhirnya, 25 tahun itu sudah terbayar hari ini. Jadi musim kemarau dan lain sebagainya, kita tidak perlu khawatir lagi," kata Dandim 0623 Cilegon.

Sebelum adanya proyek ini, tiga kelompok tani (poktan) di wilayah tersebut Adem Ayem, Adem Pikir, dan Samandaran selalu berada dalam posisi yang sulit.

"Dahulu, ketiga poktan ini terkendala dengan air." Mereka tidak punya pilihan selain membeli air dari pihak swasta, sebuah praktik yang menggerus keuntungan hasil panen mereka.

Bagi Dandim Imam Buchori, tujuan akhir dari program ini adalah kesejahteraan. Dengan menghilangkan biaya pembelian air, beban operasional petani akan berkurang drastis, yang secara langsung akan meningkatkan pendapatan mereka.

"Dengan adanya pipanisasi ini, alhamdulillah, kita bisa membantu petani untuk meningkatkan hasil panen. Dan yang paling penting, dengan tidak membeli air, itu akan mereduksi operasional dari petani dan otomatis akan meningkatkan kesejahteraan para petani," ujar Dandim.

Sementara itu, perwakilan Poktan Adem Ayem, Wasturi, membenarkan kondisi pahit yang dialaminya dan para petani di sekitar lokasi.

"Petani selama 25 tahun mengandalkan air dengan membeli dari pengusaha air. Pembelian itu dibayar lewat kompensasi hasil garapan," paparnya.

Kini, dengan pipa sepanjang 1 kilometer yang mengaliri air dari Pamarayan, para petani tidak hanya mendapatkan air, tetapi juga harapan baru. Air yang mereka dapatkan kini sepenuhnya gratis.

"Alhamdulilah dengan pipanisasi yang diprakarsai Pak Kodim, kita petani merasakan manfaatnya. Khususnya bagi kelompok tani Adem Tani, Adem Pikir dan Samandaran," tutur Wasturi.

Harapan terbesar mereka kini adalah peningkatan produktivitas. Jika sebelumnya mereka hanya bisa panen dua kali setahun karena keterbatasan dan mahalnya air, kini mereka optimistis bisa melakukannya tiga kali.

"Yang tadinya petani 2 kali (Panen-red), mudah-mudahan untuk meningkatkan ketahapan pangan, bisa tiga kali. Karena sekarang air gratis sudah dialiri dari Pamarayan," ucapnya.

Turut hadir dalam agenda tersebut, Wali Kota Cilegon berterima kasih kepada Kodim 0623 Cilegon yang telah menjalankan program pipanisasi untuk petani Panggung Rawi. Sekarang, petani sudah tidak lagi pusing karena mendapatkan air secara gratis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dukung Asta Cita Prabowo, TNI dan Masyarakat Tanami Jagung Lahan 2 Hektare di Cibeber

Dukung Asta Cita Prabowo, TNI dan Masyarakat Tanami Jagung Lahan 2 Hektare di Cibeber

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 14:45 WIB

Penampilan Denny Caknan Sukses Tutup HUT ke-27 Cilegon, Alun-Alun Dipadati Ribuan Masyarakat

Penampilan Denny Caknan Sukses Tutup HUT ke-27 Cilegon, Alun-Alun Dipadati Ribuan Masyarakat

Entertainment | Selasa, 28 April 2026 | 08:35 WIB

10 Tahun Memprihatinkan, Prajurit TNI Kodim 0623 Cilegon dan Warga Perbaiki Musala di Langon

10 Tahun Memprihatinkan, Prajurit TNI Kodim 0623 Cilegon dan Warga Perbaiki Musala di Langon

News | Senin, 27 April 2026 | 23:40 WIB

49 Siswa di Cilegon Diduga Keracunan MBG, Polisi Telusuri Sisa Makanan Hingga Darah Korban

49 Siswa di Cilegon Diduga Keracunan MBG, Polisi Telusuri Sisa Makanan Hingga Darah Korban

News | Jum'at, 17 April 2026 | 21:35 WIB

Gaji Rp3,5 Juta Jadi Umpan: Perempuan Dijebak Sindikat Prostitusi Online di Cilegon

Gaji Rp3,5 Juta Jadi Umpan: Perempuan Dijebak Sindikat Prostitusi Online di Cilegon

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 14:50 WIB

Pelabuhan Merak Padat, 75 Ribu Pemudik Menyeberang ke Sumatera

Pelabuhan Merak Padat, 75 Ribu Pemudik Menyeberang ke Sumatera

Foto | Rabu, 18 Maret 2026 | 22:44 WIB

Terkini

Penembak Acara Gedung Putih Ternyata Marah soal Iran, Donald Trump Jadi Target Utama

Penembak Acara Gedung Putih Ternyata Marah soal Iran, Donald Trump Jadi Target Utama

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:39 WIB

Nama Djaka Budi Utama Masuk Surat Dakwaan Kasus Bea Cukai, KPK Akan Telusuri Keterlibatannya?

Nama Djaka Budi Utama Masuk Surat Dakwaan Kasus Bea Cukai, KPK Akan Telusuri Keterlibatannya?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:29 WIB

Di Balik Ledakan Belanja Online, Mengapa Transisi Kemasan Ramah Lingkungan Masih Berliku?

Di Balik Ledakan Belanja Online, Mengapa Transisi Kemasan Ramah Lingkungan Masih Berliku?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:23 WIB

Gus Ipul Wanti-wanti Pengelola Sekolah Rakyat: Jangan Sampai Aset Negara Jadi Masalah

Gus Ipul Wanti-wanti Pengelola Sekolah Rakyat: Jangan Sampai Aset Negara Jadi Masalah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:14 WIB

Harga Minyak Dunia Anjlok 6 Persen Usai Ketegangan AS-Iran di Selat Hormuz Mereda

Harga Minyak Dunia Anjlok 6 Persen Usai Ketegangan AS-Iran di Selat Hormuz Mereda

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:46 WIB

Studi Ungkap Gunung Berapi yang Tidur Ribuan Tahun Ternyata Bisa Tetap Aktif: Mengapa?

Studi Ungkap Gunung Berapi yang Tidur Ribuan Tahun Ternyata Bisa Tetap Aktif: Mengapa?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:39 WIB

Menaker: Sertifikasi Kompetensi Jadi Bukti Formal Penting Bagi Lulusan Magang

Menaker: Sertifikasi Kompetensi Jadi Bukti Formal Penting Bagi Lulusan Magang

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:26 WIB

6 Fakta di Balik Bebasnya Piche Kota Indonesian Idol dari Tahanan Kasus Dugaan Pemerkosaan

6 Fakta di Balik Bebasnya Piche Kota Indonesian Idol dari Tahanan Kasus Dugaan Pemerkosaan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:20 WIB

Wabah Hantavirus di Kapal MV Hondius Memaksa Spanyol Ambil Tindakan Darurat Evakuasi Penumpang

Wabah Hantavirus di Kapal MV Hondius Memaksa Spanyol Ambil Tindakan Darurat Evakuasi Penumpang

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:15 WIB

Muatan Penumpang Disorot! Bus ALS Maut yang Tewaskan 16 Orang Angkut Tabung Gas hinga Sepeda Motor

Muatan Penumpang Disorot! Bus ALS Maut yang Tewaskan 16 Orang Angkut Tabung Gas hinga Sepeda Motor

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:03 WIB