7,36 Persen Warga Indonesia Tanpa Air Bersih, Teknologi Ini Jadi Harapan Baru?

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Kamis, 07 Mei 2026 | 17:55 WIB
7,36 Persen Warga Indonesia Tanpa Air Bersih, Teknologi Ini Jadi Harapan Baru?
Ilustrasi Pembuatan Garam Secara Manual (Pexels/Quang Nguyen Vinh)

Suara.com - Di Indonesia, ketahanan energi dan akses air bersih masih menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat di beberapa wilayah. Data Badan Pusat Statistik (BPS) 2024, mencatat bahwa ada sebanyak 7,36 persen rumah tangga di Indonesia belum memiliki akses terhadap air bersih. 

Dalam sesi “Energy Resilience in the Time of Crisis” yang diadakan pada forum Knowledge and Innovation Exchange (KIE) Jakarta Summit 2026, mengungkap bahwa inovasi teknologi dengan pendekatan langsung di lapangan dapat menjadi kunci untuk menyelesaikan masalah tersebut. 

Inovasi yang Dihasilkan 

Pembuktian itu lahir melalui riset kolaborasi yang dilakukan oleh University of Newcastle berkolaborasi dengan Universitas Trunojoyo Madura, RMIT, dan Kementerian Kelautan dan Perikanan. Inovasi ini terletak pada penggabungan dua teknologi yang digabungkan, yaitu Organic Rankine Cycle (ORC) dan Seawater Reverse Osmosis (SWRO). 

Dilansir dari ormat (7/5/2026), ORC adalah sistem yang memanfaatkan panas bumi untuk memproduksi listrik. Sedangkan, SWRO adalah teknologi pemurnian air yang untuk menghilangkan ion, molekul, dan partikel yang lebih besar dari air laut, sebagaimana dilaporkan oleh Water.co.id (7/5/2026). 

Salah satu peneliti dari Universitas Trunojoyo, Prof. Wahyudi Agustiono, mengatakan bahwa sebelumnya masyarakat harus memisahkan air laut dengan cara manual untuk bisa menghasilkan garam. Kini, teknologi ini memnungkinkan pemanfaatan yang lebih luas. 

“Simultan, teknologi yang kami kembangkan memungkinkan masyarakat untuk mengolah air laut ini menjadi air bersih sekaligus menghasilkan energi dari teknologi solar panel. Jadi ada tiga teknologi yang digunakan,” ujar Prof. Wahyudi. 

Hasil yang Diperoleh serta Harapan Pengaplikasian yang Lebih Luas 

Berdasarkan data operasionalnya, gabungan inovasi ini mampu menghasilkan daya surya sebesar 1.764 hingga 3.106 Watt. Dari sisi pengolahan air, sistem ini mampu memproduksi air layak minum  sebanyak 2 liter per menit. Selain itu, teknologi ini juga membantu masyarakat pesisir dalam memproduksi garam melalui pemanfaatan 7 hingga 8 liter air pekat yang dihasilkan. 

Hingga saat ini, inovasi ini baru diterapkan di Madura. Namun, ke depannya Prof. Wahyudi berharap bahwa teknologi baru ini dapat diaplikasikan di wilayah lain. 

“Ini masih di tahap penelitian awal dan perlu pengembangan untuk membuat desainnya lebih sesuai, tetapi kami harap bisa direplikasi di tempat lain,” ucap Prof. Wahyuni. 

Chief Technology and Sustainability Officer PLN, Evy Haryadi, mengatakan bahwa diperlukan model pendanaan yang berkelanjutan untuk menunjang perluasan skala inovasi tersebut. 

Penulis: Natasha Suhendra

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jaga Alam, Jaga Kehidupan: Festival Raksha Loka Dorong Aksi Kolektif Untuk Masa Depan Hijau

Jaga Alam, Jaga Kehidupan: Festival Raksha Loka Dorong Aksi Kolektif Untuk Masa Depan Hijau

Lifestyle | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:39 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Menjaga Sungai dari Hulu ke Hilir: Cerita Pusur Institute Ajak Anak Muda Rawat DAS Pusur di Klaten

Menjaga Sungai dari Hulu ke Hilir: Cerita Pusur Institute Ajak Anak Muda Rawat DAS Pusur di Klaten

Lifestyle | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:09 WIB

Terkini

Ketua MUI Soal Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN: Sah Secara Syar'i

Ketua MUI Soal Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN: Sah Secara Syar'i

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 19:44 WIB

DPR Murka! Skandal Riset Palsu WNI di Denmark Hancurkan Marwah Akademisi RI

DPR Murka! Skandal Riset Palsu WNI di Denmark Hancurkan Marwah Akademisi RI

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 19:30 WIB

Sapi Kurban Pak Suardi 'Ngambek' Saat Mau Dipotong, Damkar DKI Sampai Turun Tangan

Sapi Kurban Pak Suardi 'Ngambek' Saat Mau Dipotong, Damkar DKI Sampai Turun Tangan

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 18:40 WIB

Tipu-Tipu 'Paranormal Sakti' di Duren Sawit, Motor Korban Raib Usai Ritual Paku

Tipu-Tipu 'Paranormal Sakti' di Duren Sawit, Motor Korban Raib Usai Ritual Paku

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 18:34 WIB

Vila dan Homestay Wajib Punya NIB Mulai 1 Agustus, yang Ilegal Bakal Dicoret dari Aplikasi

Vila dan Homestay Wajib Punya NIB Mulai 1 Agustus, yang Ilegal Bakal Dicoret dari Aplikasi

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 18:27 WIB

Militer AS Bom Kapal Diduga Bermuatan Narkotika di Samudera Pasifik: 1 Tewas 2 Selamat

Militer AS Bom Kapal Diduga Bermuatan Narkotika di Samudera Pasifik: 1 Tewas 2 Selamat

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 17:38 WIB

Si Loreng dan Wirabumi: Sapi Kurban Jumbo Prabowo-Gibran yang Curi Perhatian di Istiqlal

Si Loreng dan Wirabumi: Sapi Kurban Jumbo Prabowo-Gibran yang Curi Perhatian di Istiqlal

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 17:30 WIB

Harga Domba Capai Rp76 Juta! Cerita Miris Idul Adha 2026 Umat Muslim Gaza

Harga Domba Capai Rp76 Juta! Cerita Miris Idul Adha 2026 Umat Muslim Gaza

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 17:29 WIB

Intip Momen Iduladha Prabowo di Paris: Salat Bareng Diaspora hingga Santap Bersama

Intip Momen Iduladha Prabowo di Paris: Salat Bareng Diaspora hingga Santap Bersama

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 17:12 WIB

Idul Adha 2026 di India Utara Mencekam! Salat Id Dibatasi hingga Diintimidasi

Idul Adha 2026 di India Utara Mencekam! Salat Id Dibatasi hingga Diintimidasi

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 17:09 WIB