- Kebakaran melanda rumah Anggota IV BPK RI Haerul Saleh di Tanjung Barat, Jakarta Selatan, pada Jumat pagi.
- Insiden di Jagakarsa tersebut menelan satu korban jiwa, yakni Haerul Saleh yang meninggal dunia saat kebakaran.
- Penyelidikan sementara menyatakan api diduga berasal dari tiner sisa renovasi rumah yang memicu munculnya api besar.
Untuk memadamkan api agar tidak merambat ke pemukiman padat di sekitarnya, sebanyak 12 unit mobil pemadam kebakaran beserta 48 personel dikerahkan ke lokasi. Petugas tiba di lokasi pada pukul 08.05 WIB dan langsung melakukan operasi pemadaman.
Api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 08.46 WIB hingga 08.49 WIB. Setelah proses pendinginan dilakukan, operasi pemadaman dinyatakan selesai.
“Api berhasil dipadamkan dan pemadaman dinyatakan selesai,” kata petugas Damkar.
5. Evakuasi Jenazah ke RSUD Pasar Minggu
Setelah api berhasil dipadamkan, petugas langsung mengevakuasi jenazah korban dari lokasi kejadian.
"Korban meninggal dunia sudah dievakuasi oleh petugas di lapangan, dan langsung dibawa menggunakan ambulans ke RSUD Pasar Minggu untuk penanganan lebih lanjut," jelas Asril Rizal.
6. Duka Mendalam dari Rekan Kerja dan Sahabat Politik
Menteri pertanian (Mentan) menjadi salah satu pelayat pertama yang juga mengantar jenazah ke ambulans Haerul Saleh dari RSUD Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (8/5/2026). Ia segera ke rumah sakit setelah mendapatkan kabar duka meninggalnya Haerul Saleh.
Meninggalnya Haerul Saleh juga membawa duka mendalam bagi Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, mengenang almarhum sebagai sahabat karib.
"Saya sangat berduka cita. Beliau adalah sahabat saya. Sebelum Pemilu 2014, kami satu kamar sewaktu pelatihan kaderisasi Partai Gerindra," ucapnya. (Dinda Pramesti K)