Tambora Masuk Daftar RW Kumuh Jakarta, Pramono Akan Siapkan Pembenahan Besar-Besaran

Vania Rossa, Adiyoga Priyambodo

Senin, 11 Mei 2026 | 07:43 WIB
Tambora Masuk Daftar RW Kumuh Jakarta, Pramono Akan Siapkan Pembenahan Besar-Besaran
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. [Suara.com/Adiyoga]
baca 10 detik
  • Gubernur Pramono Anung berkomitmen membenahi kawasan kumuh dan menekan risiko kebakaran tinggi di Tambora, Jakarta Barat, pada Mei 2026.
  • Pemprov DKI Jakarta dan Pemkot Jakarta Barat bersinergi melakukan penataan kawasan secara menyeluruh agar Tambora lebih layak huni.
  • Upaya tersebut menjadi bagian dari target pemerintah untuk menurunkan jumlah RW kumuh demi mencapai standar ideal kota global.

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan komitmennya untuk membenahi kawasan Tambora, Jakarta Barat.

Tambora bakal menjadi perhatian serius Pemprov DKI lantaran kawasan tersebut masih menyumbang sejumlah RW dalam daftar kawasan kumuh Ibu Kota.

"Tambora memang salah satu kawasan yang RW-nya masih masuk dalam kawasan RW kumuh," ujar Pramono di kawasan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (10/5/2026).

Selain persoalan permukiman yang tidak layak, Tambora juga dikenal sebagai salah satu titik paling rentan kebakaran di Jakarta akibat tingginya tingkat kepadatan penduduk.

"Kami akan melakukan pembenahan secara prinsip di Tambora, karena salah satu kebakaran tertinggi di Jakarta itu di Tambora dan tingkat kepadatannya yang cukup tinggi," lanjut Pramono.

Pemprov DKI Jakarta bersama Pemkot Jakarta Barat akan bersinergi dalam menangani persoalan Tambora secara menyeluruh dan berkelanjutan.

"Tambora akan menjadi perhatian Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan juga Wali Kota Jakarta Barat. Mudah-mudahan ke depan, Tambora akan keluar dari RW yang dianggap kumuh," ucap Pramono.

Keberhasilan membenahi Tambora tentu akan menjadi salah satu tolok ukur penting bagi kepemimpinan Pramono dalam mewujudkan Jakarta sebagai kota yang layak huni bagi seluruh warganya.

Di mana Pemprov DKI saat ini memang sedang gencar menjalankan program penataan kawasan kumuh guna mewujudkan standar ideal kota global saat perayaan 500 tahun Jakarta nanti.

baca juga

Menurut laporan hingga Mei 2026 ini, jumlah RW kumuh di Jakarta menurun drastis dari 445 ke 211 kawasan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ngeri! Calon Saksi di PN Jakarta Barat Dikejar dan Dianiaya, Videonya Viral di Medsos!

Ngeri! Calon Saksi di PN Jakarta Barat Dikejar dan Dianiaya, Videonya Viral di Medsos!

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 21:35 WIB

Hapus Jejak Tiang Monorel, Pramono Anung Buka Perdana CFD Rasuna Said sebagai Ikon Baru Jakarta

Hapus Jejak Tiang Monorel, Pramono Anung Buka Perdana CFD Rasuna Said sebagai Ikon Baru Jakarta

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 12:41 WIB

Usut Jaringan Internasional! 321 WNA Operator Judol Jakbar Dipindahkan ke Imigrasi

Usut Jaringan Internasional! 321 WNA Operator Judol Jakbar Dipindahkan ke Imigrasi

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 12:13 WIB

Terkini

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:08 WIB

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:58 WIB

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:53 WIB

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:50 WIB

Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan

Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:16 WIB

Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai

Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:13 WIB

Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi

Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:05 WIB

×