Gus Lilur Desak Prabowo Libatkan Madura dalam Konversi LPG ke CNG: Jangan Rakyat Jadi Penonton

Galih Prasetyo

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:00 WIB
Gus Lilur Desak Prabowo Libatkan Madura dalam Konversi LPG ke CNG: Jangan Rakyat Jadi Penonton
Pemerintah kini melirik Compressed Natural Gas (CNG) sebagai alternatif pengganti Liquefied Petroleum Gas (LPG). Langkah pengembangan yang tengah digarap oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) ini bertujuan untuk menekan tingginya ketergantungan terhadap impor LPG. Desain Suara.com/AI
baca 10 detik
  • Gus Lilur mendesak pemerintah agar kebijakan konversi energi LPG ke CNG menjadi momentum keadilan bagi masyarakat Madura.
  • Selama ini Madura menjadi sumber gas utama untuk industri Jawa Timur, namun manfaat ekonominya belum dirasakan masyarakat lokal.
  • Pemerintah pusat diminta melibatkan BUMD, koperasi, dan pengusaha lokal dalam pengelolaan ekosistem CNG agar kesejahteraan rakyat Madura meningkat.

Suara.com - Founder dan Owner Bagasmara, HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy atau Gus Lilur, menyoroti rencana konversi energi nasional dari Liquefied Petroleum Gas (LPG) ke Compressed Natural Gas (CNG).

Menurutnya, kebijakan tersebut bukan sekadar perubahan bahan bakar, tetapi momentum penting untuk menghadirkan keadilan energi bagi masyarakat Madura.

Gus Lilur menilai Madura selama ini menjadi daerah kaya sumber daya gas, namun manfaat ekonominya belum dirasakan secara maksimal oleh masyarakat setempat.

Ia menyebut konversi LPG ke CNG harus menjadi koreksi sejarah agar kekayaan alam Madura benar-benar kembali kepada rakyat Madura.

“Bagi Indonesia, ini agenda strategis. Tetapi bagi Madura, ini soal keadilan. Ini soal sejarah panjang sebuah pulau yang kaya sumber daya, tetapi rakyatnya masih bergulat dengan kemiskinan,” ujar Gus Lilur kepada wartawan, Rabu (13/5/2026).

Ia mengatakan gas alam Madura selama bertahun-tahun menjadi penopang kebutuhan industri Jawa Timur, terutama dari wilayah Kangean, Sumenep.

Namun, aliran manfaat ekonomi terbesar justru dinikmati kawasan industri di luar Madura.

“Gas Madura menghidupi pabrik, kawasan industri, pembangkit, hingga petrokimia di Jawa Timur. Tetapi rakyat Madura sendiri belum menjadi pusat manfaat dari kekayaan itu,” katanya.

apa itu cng pengganti lpg (dibuat menggunakan AI)
apa itu cng pengganti lpg (dibuat menggunakan AI)

Menurut Gus Lilur, kondisi tersebut menunjukkan ironi besar.

baca juga

Madura disebut menjadi sumber energi utama, tetapi masih tertinggal dalam pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Ia juga menyinggung keberadaan Jembatan Suramadu yang sebelumnya diharapkan menjadi simbol kebangkitan ekonomi Madura.

Namun dalam sektor gas, jembatan tersebut dinilai belum memberikan dampak signifikan bagi masyarakat lokal.

“Gas Madura tidak mengalir terlebih dahulu ke dapur rakyat Madura. Justru dialirkan lewat pipa laut menuju pusat industri di luar Madura,” tegasnya.

Karena itu, Gus Lilur meminta pemerintah pusat, termasuk Presiden Prabowo Subianto, Kementerian ESDM, SKK Migas, Pertagas, dan PGN agar melibatkan masyarakat Madura dalam pengelolaan industri gas nasional.

Ia menekankan pembangunan ekosistem CNG nasional harus memberi ruang bagi pemerintah daerah, BUMD, koperasi lokal, pesantren, dan pengusaha Madura untuk ikut terlibat secara nyata.

“Jika pemerintah membangun mother station atau induk stasiun CNG, maka Madura harus menjadi salah satu pusatnya. Jangan semuanya dikuasai pihak luar,” ujarnya.

Menurut Gus Lilur, mother station CNG merupakan jantung distribusi energi masa depan. Dari fasilitas itu, gas bumi akan dikompresi lalu disalurkan ke rumah tangga, UMKM, pesantren, transportasi, hingga pusat ekonomi masyarakat.

Ia mengingatkan pemerintah agar konversi energi kedua Indonesia tidak mengulang pola lama, yakni daerah penghasil hanya menjadi pemasok bahan mentah sementara nilai tambah dinikmati kelompok besar di luar daerah.

“Konversi LPG ke CNG jangan sampai hanya melahirkan ketimpangan baru. Rakyat tetap jadi konsumen, daerah penghasil tetap jadi penonton,” katanya.

Gus Lilur juga memperkenalkan konsep AMPERA atau Amanat Penderitaan Rakyat Madura. Menurutnya, AMPERA merupakan seruan agar negara hadir sebagai penjamin keadilan distribusi manfaat sumber daya alam.

“Negara harus memastikan gas Madura tidak lagi menjadi cerita tentang pulau kaya yang rakyatnya tetap miskin,” ujarnya.

Ia menambahkan, konversi energi kedua ini berbeda dengan konversi minyak tanah ke LPG pada masa lalu.

Jika dulu Indonesia masih bergantung pada impor LPG, maka CNG dinilai lebih menjanjikan karena bersumber dari gas bumi domestik.

“Jika dijalankan dengan benar, negara bisa menghemat devisa, subsidi ditekan, dan masyarakat memperoleh energi lebih murah. Tetapi daerah penghasil seperti Madura juga harus ikut menikmati manfaatnya,” pungkas Gus Lilur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perhatian! CNG Bukan Pengganti LPG 3 KG

Perhatian! CNG Bukan Pengganti LPG 3 KG

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:49 WIB

Krisis LPG di NTT, Sejumlah SPPG Hentikan Operasi Sementara

Krisis LPG di NTT, Sejumlah SPPG Hentikan Operasi Sementara

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 15:27 WIB

Siap-siap! Harga BBM, LPG, hingga LNG Kompak Melejit, Ini Pemicunya

Siap-siap! Harga BBM, LPG, hingga LNG Kompak Melejit, Ini Pemicunya

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 08:35 WIB

Bos Barong Grup: Rokok Ilegal Jangan Cuma Ditindak, Ajak Masuk Jalur Legal

Bos Barong Grup: Rokok Ilegal Jangan Cuma Ditindak, Ajak Masuk Jalur Legal

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:55 WIB

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:04 WIB

Terkini

BRI Sabet Indonesia Sports Industry of the Year 2026, Konsisten Dukung Kemajuan Olahraga Indonesia

BRI Sabet Indonesia Sports Industry of the Year 2026, Konsisten Dukung Kemajuan Olahraga Indonesia

Bogor | Rabu, 16 September 2026 | 12:57 WIB

Indonesia Sports Industry of the Year 2026 untuk BRI, Komitmen Majukan Olahraga Indonesia

Indonesia Sports Industry of the Year 2026 untuk BRI, Komitmen Majukan Olahraga Indonesia

Batam | Rabu, 16 September 2026 | 12:56 WIB

Kemenpora Beri Penghargaan Indonesia Sports Industry of the Year 2026 kepada BRI

Kemenpora Beri Penghargaan Indonesia Sports Industry of the Year 2026 kepada BRI

Surakarta | Rabu, 16 September 2026 | 12:54 WIB

BRI Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026, Bukti Nyata Dukung Olahraga Nasional

BRI Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026, Bukti Nyata Dukung Olahraga Nasional

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 12:53 WIB

Bukan Cuma Terusir ke Bali, Persija Jakarta Juga Kehilangan Dukungan Jakmania

Bukan Cuma Terusir ke Bali, Persija Jakarta Juga Kehilangan Dukungan Jakmania

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 12:52 WIB

3 Sunscreen Korea Terbaik untuk Kulit Berminyak, Ini Klaim yang Ditawarkan

3 Sunscreen Korea Terbaik untuk Kulit Berminyak, Ini Klaim yang Ditawarkan

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 12:51 WIB

BRI Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026 dari Kemenpora, Tegaskan Dukungan untuk Olahraga

BRI Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026 dari Kemenpora, Tegaskan Dukungan untuk Olahraga

Sulsel | Rabu, 16 September 2026 | 12:51 WIB

DSI Akan Gunakan 8 Use Case Analitik untuk Pantau Underinvoicing dan Transfer Pricing

DSI Akan Gunakan 8 Use Case Analitik untuk Pantau Underinvoicing dan Transfer Pricing

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 12:44 WIB

Riau Masih Dikepung Asap, Apa Kabar Janji Prabowo Naikkan Pangkat Pangdam dan Kapolda?

Riau Masih Dikepung Asap, Apa Kabar Janji Prabowo Naikkan Pangkat Pangdam dan Kapolda?

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 12:41 WIB

Teror Cicilan Pinjol, Pemuda di Tulungagung Ditemukan Meninggal Usai Pamit ke Kekasih

Teror Cicilan Pinjol, Pemuda di Tulungagung Ditemukan Meninggal Usai Pamit ke Kekasih

Jatim | Rabu, 16 September 2026 | 12:36 WIB

×