Bolivia Lumpuh Akibat Mogok Nasional, Buruh dan Petani Tuntut Presiden Rodrigo Paz Mundur

Arif Budi | Suara.com

Rabu, 13 Mei 2026 | 16:00 WIB
Bolivia Lumpuh Akibat Mogok Nasional, Buruh dan Petani Tuntut Presiden Rodrigo Paz Mundur
Aksi di Bolivia tuntut presiden mundur. (resumenlatinoamericano)
  • Serikat buruh dan petani di Bolivia menggelar mogok nasional tanpa batas waktu akibat krisis ekonomi terburuk dalam empat dekade.
  • Demonstrasi masif memicu blokade transportasi di berbagai kota besar setelah pemerintah mencabut subsidi bahan bakar yang memicu lonjakan harga.
  • Sepuluh organisasi nasional menuntut kenaikan upah serta perbaikan kebijakan publik dengan komitmen bersama menggulingkan pemerintahan Presiden Rodrigo Paz.

Suara.com - Bolivia mengalami kelumpuhan nasional setelah dua organisasi terbesar negara itu, serikat buruh Central Obrera Boliviana (COB) dan serikat petani Confederación Sindical Unica de Trabajadores Campesinos de Bolivia (CSUTCB), menggelar mogok umum tanpa batas waktu.

Aksi besar-besaran tersebut dilakukan di tengah krisis ekonomi yang disebut-sebut sebagai yang terburuk dalam empat dekade terakhir.

Puluhan ribu buruh, petani, sopir angkutan, hingga kelompok masyarakat adat turun ke jalan di berbagai kota utama Bolivia.

Gelombang demonstrasi memicu sekitar 70 blokade jalan yang membuat aktivitas transportasi lumpuh di sejumlah wilayah penting seperti La Paz, El Alto, Cochabamba, Oruro, hingga Sucre.

Situasi semakin memanas setelah perwakilan dari sepuluh organisasi nasional menandatangani 'Perjanjian Persatuan dan Loyalitas' yang berisi komitmen bersama untuk menggulingkan pemerintahan Presiden Rodrigo Paz.

Sekretaris Jenderal COB, Mario Argollo menegaskan aksi mogok akan terus berlangsung sampai pemerintah memenuhi tuntutan rakyat.

"Mulai hari ini, pemogokan umum, tak terbatas, dan aktif dideklarasikan, hingga pemerintah memahami tuntutan rakyat," ujar Argollo di hadapan massa aksi di El Alto dikutip dari Al Jazeera.

Demonstrasi yang telah memasuki hari ketiga itu dipicu oleh sejumlah persoalan utama, mulai dari kebijakan pertanian, pendidikan, hingga ketenagakerjaan.

Sebelumnya, COB sudah menyerukan aksi mogok sejak pekan lalu bertepatan dengan peringatan Hari Buruh Internasional.

Pada Selasa, serikat buruh bergabung dengan pekerja sektor transportasi dan pendidikan dalam aksi turun ke jalan.

Bentrokan dengan aparat keamanan pun pecah di sekitar istana kepresidenan di La Paz setelah polisi menembakkan gas air mata ke arah demonstran.

Sementara di El Alto, para pekerja sektor publik memblokade jalan menggunakan bus, truk, dan mobil.

Salah satu pemicu utama kemarahan publik adalah keputusan pemerintah mencabut subsidi bahan bakar yang selama puluhan tahun menjaga harga bensin tetap stabil sejak 2006.

Setelah subsidi dicabut, harga solar melonjak tajam dari 3,72 boliviano (sekitar Rp9.422) menjadi 9,80 boliviano (sekitar Rp24.823) per liter.

Harga bensin premium juga naik hampir dua kali lipat menjadi 6,96 boliviano (sekitar Rp17.629) per liter.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ekonom Ingatkan Aturan Nikotin-Tar Bisa Ancam Nasib Jutaan Petani dan Buruh

Ekonom Ingatkan Aturan Nikotin-Tar Bisa Ancam Nasib Jutaan Petani dan Buruh

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 16:45 WIB

Krakatau Osaka Steel Tutup Pabrik, 200 Buruh Terkena PHK

Krakatau Osaka Steel Tutup Pabrik, 200 Buruh Terkena PHK

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:32 WIB

Kisah Petani di Klaten Menghidupkan Kembali Tanah demi Bertahan dari Krisis Iklim

Kisah Petani di Klaten Menghidupkan Kembali Tanah demi Bertahan dari Krisis Iklim

Lifestyle | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:54 WIB

Hari Buruh Internasional, Serikat Pekerja Pegadaian Makassar Gelar Pekan Olahraga dan Seni

Hari Buruh Internasional, Serikat Pekerja Pegadaian Makassar Gelar Pekan Olahraga dan Seni

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:02 WIB

33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!

33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:42 WIB

Terkini

Dua Tahun 'Main Cantik' di Kantor Camat, Pegawai PPPK di Bogor Ketahuan Pakai Sabu Sejak 2024

Dua Tahun 'Main Cantik' di Kantor Camat, Pegawai PPPK di Bogor Ketahuan Pakai Sabu Sejak 2024

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 15:57 WIB

Investigasi Kereta Bekasi Tak Kunjung Kelar, DPR ke KNKT: Kok Lama? Ini kan Bukan Pesawat Meledak!

Investigasi Kereta Bekasi Tak Kunjung Kelar, DPR ke KNKT: Kok Lama? Ini kan Bukan Pesawat Meledak!

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 15:38 WIB

Polda Metro Jaya Mulai Usut Laporan Dugaan Gelar Palsu Menkes Budi Gunadi Sadikin

Polda Metro Jaya Mulai Usut Laporan Dugaan Gelar Palsu Menkes Budi Gunadi Sadikin

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 15:30 WIB

Satgas PKH Setor Rp10,2 Triliun ke Kas Negara, Kejagung Klaim Selamatkan Jutaan Hektar Hutan

Satgas PKH Setor Rp10,2 Triliun ke Kas Negara, Kejagung Klaim Selamatkan Jutaan Hektar Hutan

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 15:27 WIB

Geledah Rumah Heri Black, KPK Temukan Bukti Dugaan Perintangan Penyidikan dalam Kasus Bea Cukai

Geledah Rumah Heri Black, KPK Temukan Bukti Dugaan Perintangan Penyidikan dalam Kasus Bea Cukai

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 15:20 WIB

Iran Gelar Latihan Anti-Helikopter, Siaga Hadapi Serangan AS-Israel

Iran Gelar Latihan Anti-Helikopter, Siaga Hadapi Serangan AS-Israel

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 15:06 WIB

WNI Tertangkap pada Kasus Jaringan Distributor Konten Asusila Anak di Kapal Pesiar Disney

WNI Tertangkap pada Kasus Jaringan Distributor Konten Asusila Anak di Kapal Pesiar Disney

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 14:54 WIB

Kesaksian Penumpang Kapal MV Hondius Karantina Massal 42 Hari karena Hantavirus

Kesaksian Penumpang Kapal MV Hondius Karantina Massal 42 Hari karena Hantavirus

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 14:53 WIB

Legislator PDIP Soroti Kelangkaan Solar Subsidi: Petani Bisa Gagal Panen

Legislator PDIP Soroti Kelangkaan Solar Subsidi: Petani Bisa Gagal Panen

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 14:49 WIB

Soal Pembubaran Nobar 'Pesta Babi', TB Hasanuddin: Tidak Ada Bukti Film Itu Melanggar UU

Soal Pembubaran Nobar 'Pesta Babi', TB Hasanuddin: Tidak Ada Bukti Film Itu Melanggar UU

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 14:42 WIB