Sekolah Rakyat Brebes Mulai Jalan Juni, Wamensos Minta Penjangkauan Siswa Tepat Sasaran

Fabiola Febrinastri | RR Ukirsari Manggalani | Suara.com

Senin, 18 Mei 2026 | 14:57 WIB
Sekolah Rakyat Brebes Mulai Jalan Juni, Wamensos Minta Penjangkauan Siswa Tepat Sasaran
Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono didampingi Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma, Wakil Bupati Brebes Wurja, Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Wilayah Jawa Tengah Affi Triato, Ketua Tim Pendamping Keluarga Harapan (PKH) Brebes Hendrik Maulana, serta jajaran Kementerian Sosial meninjau progres pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat di Desa Wlahar, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Minggu (17/5/2026). (Dok: Kemensos)

Suara.com - Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono meninjau langsung progres pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat di Desa Wlahar, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Minggu (17/5/2026). Pembangunan ditargetkan sudah selesai Juni dan dapat langsung digunakan untuk proses belajar mengajar.

Sekolah Rakyat di Brebes merupakan bagian dari pembangunan tahap II dan menjadi daerah yang langsung membangun sekolah permanen tanpa melalui sekolah rintisan.

“Yang penting target 20 Juni harus tercapai.” ujar Agus Jabo.

Dalam kunjungan tersebut, Agus Jabo didampingi Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma, Wakil Bupati Brebes Wurja, Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Wilayah Jawa Tengah Affi Triato, Ketua Tim Pendamping Keluarga Harapan (PKH) Brebes Hendrik Maulana, serta jajaran Kementerian Sosial.

Pemerintah menargetkan sebagian bangunan dapat difungsikan pada 20 Juni 2026 dengan kapasitas awal sekitar 300 siswa. Agus Jabo meminta seluruh pihak bekerja sama agar target pembangunan dapat tercapai sesuai jadwal.

Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Wilayah Jawa Tengah Affi Triato menjelaskan progres pembangunan Sekolah Rakyat saat ini mencapai 18 persen.

“Saat ini tenaga kerja sekitar 850 orang dan dalam dua minggu ke depan ditargetkan mencapai 1.300 orang ketika pekerjaan arsitektural mulai berjalan,” ujar Affi.

Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma juga mengucapkan terimakasih atas hadirnya Sekolah Rakyat di Brebes.

"Terimakasih, akhirnya Brebes punya Sekolah Rakyat," ujar Paramitha.

Berdiri di atas lahan seluas 8 hektare, kawasan tersebut nantinya dilengkapi ruang belajar, asrama, lapangan upacara, mini soccer, rumah ibadah, hingga fasilitas penunjang lainnya.

Selain meninjau pembangunan fisik, Agus Jabo juga memastikan proses rekrutmen calon siswa berjalan sesuai ketentuan. Hingga saat ini, tim penjangkauan telah memperoleh 165 calon siswa dari target 270 siswa untuk jenjang SD, SMP, dan SMA.

Ketua Tim PKH Brebes Hendrik Maulana menjelaskan seluruh proses dilakukan melalui penjangkauan langsung kepada masyarakat berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), khususnya keluarga desil 1 dan desil 2.

“Tidak ada titip-titipan. Kami melakukan penjangkauan sesuai prosedur dan kriteria yang sudah ditetapkan,” ujar Hendrik.

Adapun rincian sementara calon siswa yang telah menyatakan bersedia mengikuti Sekolah Rakyat terdiri dari 13 siswa SD, 71 siswa SMP, dan 81 siswa SMA.

“Kawan-kawan pendamping PKH, silakan berkoordinasi dengan dinas sosial dan perangkat desa karena mereka mengetahui warga yang berada di desil 1 atau desil 2. Supaya jangkauannya tepat sasaran berdasarkan DTSEN,” ujar Agus Jabo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemensos Jaring 700 Anak Jalanan dan Putus Sekolah untuk Masuk Sekolah Rakyat

Kemensos Jaring 700 Anak Jalanan dan Putus Sekolah untuk Masuk Sekolah Rakyat

News | Senin, 18 Mei 2026 | 13:02 WIB

Gus Ipul Apresiasi Perkembangan Siswa Sekolah Rakyat yang Semakin Sehat dan Berprestasi

Gus Ipul Apresiasi Perkembangan Siswa Sekolah Rakyat yang Semakin Sehat dan Berprestasi

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:12 WIB

Gus Ipul Pastikan Pendampingan dan Pemulihan Korban Pelecehan Seksual di Pati

Gus Ipul Pastikan Pendampingan dan Pemulihan Korban Pelecehan Seksual di Pati

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:03 WIB

Budisatrio Djiwandono Siap Hadirkan Para Dubes untuk Simak Sinergi Karang Taruna - Sekolah Rakyat

Budisatrio Djiwandono Siap Hadirkan Para Dubes untuk Simak Sinergi Karang Taruna - Sekolah Rakyat

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:15 WIB

Kemensos dan Kementerian PKP Renovasi 10 Ribu Rumah Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos dan Kementerian PKP Renovasi 10 Ribu Rumah Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 11:19 WIB

Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN

Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:06 WIB

Terkini

Pertama Kali, Dompet Dhuafa Hadirkan Program Kurban Unta pada THK 1447 H

Pertama Kali, Dompet Dhuafa Hadirkan Program Kurban Unta pada THK 1447 H

News | Senin, 18 Mei 2026 | 15:20 WIB

Akan Dengar Tuntutan Jaksa, Noel Ebenezer Ngaku Deg-Deg Ser: Ada Rasa Takut

Akan Dengar Tuntutan Jaksa, Noel Ebenezer Ngaku Deg-Deg Ser: Ada Rasa Takut

News | Senin, 18 Mei 2026 | 15:18 WIB

Ngeluh Sakit Gigi Jelang Sidang Tuntutan Kasus Pemerasan K3, Noel: Muka Kayak Digebukin Tahanan!

Ngeluh Sakit Gigi Jelang Sidang Tuntutan Kasus Pemerasan K3, Noel: Muka Kayak Digebukin Tahanan!

News | Senin, 18 Mei 2026 | 15:15 WIB

KPAI Catat 2.144 Korban Keracunan MBG dalam 4 Bulan, Penyebab E. Coli hingga Bahan Tak Segar

KPAI Catat 2.144 Korban Keracunan MBG dalam 4 Bulan, Penyebab E. Coli hingga Bahan Tak Segar

News | Senin, 18 Mei 2026 | 15:11 WIB

Komnas HAM Sebut Kasus Daycare Little Aresha Bukan Pelanggaran HAM Berat

Komnas HAM Sebut Kasus Daycare Little Aresha Bukan Pelanggaran HAM Berat

News | Senin, 18 Mei 2026 | 15:10 WIB

BKT Jadi Incaran! Lampu Jalan Terus Dicuri, Sudin Bina Marga Jaktim Sampai Minta Bantuan Satpol PP

BKT Jadi Incaran! Lampu Jalan Terus Dicuri, Sudin Bina Marga Jaktim Sampai Minta Bantuan Satpol PP

News | Senin, 18 Mei 2026 | 14:54 WIB

Studi Ungkap Polusi Batubara Diam-Diam Kurangi Produksi Energi Surya Global, Mengapa Bisa?

Studi Ungkap Polusi Batubara Diam-Diam Kurangi Produksi Energi Surya Global, Mengapa Bisa?

News | Senin, 18 Mei 2026 | 14:53 WIB

Marak Aksi Begal, Sahroni Minta Semua Polda Harus Tindak Tegas: Tembak di Tempat!

Marak Aksi Begal, Sahroni Minta Semua Polda Harus Tindak Tegas: Tembak di Tempat!

News | Senin, 18 Mei 2026 | 14:53 WIB

Sempat Mangkir, Heri Black Kembali Dipanggil KPK di Kasus Suap Bea Cukai

Sempat Mangkir, Heri Black Kembali Dipanggil KPK di Kasus Suap Bea Cukai

News | Senin, 18 Mei 2026 | 14:39 WIB

Kejagung Lelang 308 Aset Koruptor: Ada Kursi Firaun Asabri hingga Tas Branded Harvey Moeis

Kejagung Lelang 308 Aset Koruptor: Ada Kursi Firaun Asabri hingga Tas Branded Harvey Moeis

News | Senin, 18 Mei 2026 | 14:37 WIB