- Anies Baswedan menghadiri wisuda UGM pada 20 Mei 2026 untuk memotivasi lulusan menghadapi situasi ekonomi yang penuh tantangan.
- Kondisi ekonomi sulit dinilai dapat membentuk karakter lulusan menjadi pribadi lebih tangguh serta ulet dalam dunia kerja.
- Lulusan diminta menjaga nama baik almamater serta senantiasa memberikan kontribusi nyata dan bermanfaat bagi lingkungan masyarakat sekitar.
Suara.com - Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri prosesi wisuda Universitas Gadjah Mada (UGM), Rabu (20/5/2026).
Dalam kesempatan itu, Anies mengingatkan para lulusan bahwa mereka sedang memasuki dunia kerja di tengah situasi ekonomi yang menantang.
Meski demikian, ia menilai situasi tersebut justru bisa membentuk karakter para lulusan menjadi lebih kuat dan tangguh menghadapi tantangan.
"Jadi saya tadi berpesan ya ke teman-teman (wisudawan) mungkin ada rekamannya juga bahwa anda lulus di masa sulit. Lulus di masa cari pekerjaan sedang menantang, ekonomi sedang melambat," kata Anies ditemui di UGM.
Menurut salah satu Dewan Pakar Kagama itu sejarah menunjukkan banyak orang yang lulus kuliah di tengah masa sulit justru mampu berkembang menjadi pribadi yang ulet.
Kondisi penuh tantangan disebutnya dapat melatih kemampuan seseorang dalam menghadapi persoalan kehidupan maupun pekerjaan.
"Tapi dalam perjalanan sejarah kita menunjukkan mereka-mereka yang lulus di masa sulit justru tumbuh dengan keuletan, dengan ketangguhan, dengan kemampuan untuk menghadapi masalah," ujarnya.
Selain menekankan pentingnya ketangguhan, Anies turut berpesan kepada para wisudawan agar menjaga nama baik diri sendiri maupun almamater.
Ia menilai reputasi pribadi dan institusi akan sangat berpengaruh dalam perjalanan karier ke depan.
"Yang kedua, jaga nama baik. Jaga nama baik pribadi, jaga nama baik Gadjah Mada, sehingga dalam perjalanan nanti anda akan dimudahkan," ucapnya.
Anies turut mengingatkan para lulusan untuk memberi manfaat bagi masyarakat di mana pun mereka berada.
Ia menyebut keberhasilan seseorang tidak hanya diukur dari pencapaian pribadi, tetapi juga dari kontribusi yang diberikan kepada lingkungan sekitar.
"Yang ketiga, beri manfaat pada semua. Itu kira-kira pesannya untuk para wisudawan," ujarnya.