China dan Rusia Buka Rute Dagang Baru Lewat Kutub Utara, Apa Efeknya di Selat Malaka dan Indonesia?

Cesar Uji Tawakal

Rabu, 20 Mei 2026 | 17:15 WIB
China dan Rusia Buka Rute Dagang Baru Lewat Kutub Utara, Apa Efeknya di Selat Malaka dan Indonesia?
Presiden Xi Jinping dan Presiden Vladimir Putin menggelar pertemuan penting di Beijing, Rabu (20/5) waktu setempat. [Istimewa]
  • Presiden Vladimir Putin bertemu Xi Jinping di Beijing pada 20 Mei 2026 untuk menyepakati pengembangan Jalur Sutra Kutub.
  • Jalur laut baru ini memangkas waktu tempuh pelayaran Asia-Eropa hingga 50 persen guna mengurangi ketergantungan pada Selat Malaka.
  • Pengalihan jalur logistik global tersebut berisiko menurunkan nilai strategis dan daya tawar Selat Malaka bagi ekonomi Indonesia.

Suara.com - Beijing baru saja menjadi pusat panggung diplomasi dunia yang sangat sibuk. Belum lama Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyelesaikan kunjungannya, kini giliran Presiden Rusia Vladimir Putin yang mendarat di ibu kota China tersebut pada Rabu, (20/5/2026).

Pertemuan tingkat tinggi antara Putin dan Xi Jinping ini melahirkan kesepakatan raksasa, termasuk ambisi serius menggarap Polar Silk Road atau Jalur Sutra Kutub melalui Jalur Laut Utara (NSR).

Langkah ini bukan sekadar gaya-gayaan politik. China dan Rusia sedang membangun benteng ekonomi baru di tengah tekanan Barat.

Nilai perdagangan bilateral mereka pada tahun 2025 saja sudah melampaui angka Rp 4.224 triliun.

Menariknya, hampir 100 persen transaksi ini sudah meninggalkan Dolar AS dan beralih ke mata uang lokal, Rubel dan Yuan, demi memperkuat ketahanan finansial mereka..

Jalur Sutra Kutub ini menjadi sangat menggiurkan karena menawarkan efisiensi waktu yang luar biasa.

Jika biasanya kapal kargo harus berlayar 35 hingga 45 hari melewati Terusan Suez dan Selat Malaka, rute Kutub Utara ini bisa memangkas waktu tempuh menjadi hanya 20 hingga 22 hari saja dikutip dari Sputnik Globe.

Jalur ini mampu memperpendek jarak pelayaran Asia ke Eropa sekitar 30 hingga 40 persen, yang otomatis membuat konsumsi bahan bakar jauh lebih irit.

Efeknya untuk Selat Malaka dan Indonesia

Selat Malaka Berada Dimana? (The Shipyard)
Selat Malaka. (The Shipyard)

Lalu, apa pengaruhnya buat Selat Malaka dan Indonesia? Selama ini, China terjebak dalam "Dilema Malaka".

Sekitar 80 persen impor minyak China harus melewati Selat Malaka yang sempit dan rawan blokade.

Jika jalur Kutub Utara ini sukses beroperasi secara komersial dan sepanjang tahun, ketergantungan China pada Selat Malaka diprediksi akan berkurang drastis.

Kondisi ini makin mendesak karena situasi di Timur Tengah sedang membara. Sejak awal Maret 2026, Selat Hormuz efektif tertutup akibat konflik militer, yang menyebabkan pasokan minyak global terpangkas hingga 10,1 juta barel per hari.

Kekacauan ini membuat banyak negara sadar bahwa mengandalkan satu jalur maritim saja sangat berbahaya.

Bagi Indonesia, pergeseran rute ke utara ini adalah tantangan sekaligus peringatan.

Pada April 2026, Menteri Keuangan Indonesia sempat melempar ide revolusioner untuk mengenakan tarif tol bagi kapal-kapal yang melintasi Selat Malaka.

Namun, jika jalur alternatif seperti Kutub Utara makin kompetitif, posisi tawar Selat Malaka bisa tergerus.

Biaya tambahan untuk pengalihan rute kapal secara permanen dari Selat Malaka ke rute alternatif seperti Selat Lombok saja bisa mencapai Rp 3.872 triliun per tahun.

Indonesia harus waspada karena poros baru Beijing-Moskow ini sedang mendesain ulang peta logistik dunia.

Dengan target mengoperasikan lima kapal kontainer khusus pelayaran Arktik pada 2027, dunia sedang bersiap melihat Terusan Suez dan Selat Malaka menjadi kurang laku.

Sebagai negara yang berada di persimpangan jalur maritim, Indonesia perlu segera merumuskan strategi agar tidak hanya menjadi penonton dalam perubahan arus dagang global ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vladimir Putin Sebut Hubungan Rusia-China Capai Level Tertinggi Sepanjang Sejarah

Vladimir Putin Sebut Hubungan Rusia-China Capai Level Tertinggi Sepanjang Sejarah

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 17:44 WIB

AS Keluar, Rusia Masuk: Intip Pertemuan Xi Jinping dan Putin di Beijing, Terusan Suez Bisa Tak Laku

AS Keluar, Rusia Masuk: Intip Pertemuan Xi Jinping dan Putin di Beijing, Terusan Suez Bisa Tak Laku

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 12:44 WIB

Gertakan atau Ancaman Nyata? Klaim Donald Trump Tunda Serangan Bikin Iran Ketar-ketir

Gertakan atau Ancaman Nyata? Klaim Donald Trump Tunda Serangan Bikin Iran Ketar-ketir

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 11:50 WIB

Usai Bertemu Trump, Xi Jinping Langsung Gelar Pertemuan Strategis dengan Putin

Usai Bertemu Trump, Xi Jinping Langsung Gelar Pertemuan Strategis dengan Putin

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 11:18 WIB

Terkini

Keamanan AS Mencekam Jelang Kick Off Piala Dunia 2026, Aksi Penyanderaan 12 Jam Berujung Tragis

Keamanan AS Mencekam Jelang Kick Off Piala Dunia 2026, Aksi Penyanderaan 12 Jam Berujung Tragis

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:11 WIB

'Bela Rakyatmu, Prabowo!': Nasihat Soemitro di Balik Keputusan Pahit Presiden Pecat Dadan Cs

'Bela Rakyatmu, Prabowo!': Nasihat Soemitro di Balik Keputusan Pahit Presiden Pecat Dadan Cs

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:09 WIB

Disebut Orang Gila oleh Trump, Benjamin Netanyahu: Kami Tetap Sahabat

Disebut Orang Gila oleh Trump, Benjamin Netanyahu: Kami Tetap Sahabat

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 07:56 WIB

Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!

Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 00:05 WIB

Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media

Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:11 WIB

Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara

Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:45 WIB

Megawati Bakal Terima Penghargaan dari Timor Leste, PDIP Jajaki Kerja Sama Strategis

Megawati Bakal Terima Penghargaan dari Timor Leste, PDIP Jajaki Kerja Sama Strategis

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:32 WIB

Prabowo ke Petugas MBG: Tak Mau Bekerja Baik, Silakan Minggir!

Prabowo ke Petugas MBG: Tak Mau Bekerja Baik, Silakan Minggir!

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:22 WIB

Dadan Hindayana Ditahan, Irma Suryani Prihatin DPR Tak Punya Alat Sanksi untuk Mitra Kerja

Dadan Hindayana Ditahan, Irma Suryani Prihatin DPR Tak Punya Alat Sanksi untuk Mitra Kerja

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:06 WIB

Jabar Raih Penghargaan Terbaik Dalam Anugerah Kearsipan 2026, Bukti Hormati Setiap Jejak Sejarah

Jabar Raih Penghargaan Terbaik Dalam Anugerah Kearsipan 2026, Bukti Hormati Setiap Jejak Sejarah

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:52 WIB