Rp 1,9 Triliun Digelontorkan, Tapi Jakarta Masih Punya 211 RW Kumuh

Vania Rossa | Adiyoga Priyambodo | Suara.com

Jum'at, 22 Mei 2026 | 10:58 WIB
Rp 1,9 Triliun Digelontorkan, Tapi Jakarta Masih Punya 211 RW Kumuh
Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Kelik Indriyanto. ANTARA/Lifia Mawaddah Putri.
  • Pemprov DKI Jakarta mengalokasikan dana Rp1,9 triliun selama 2018 hingga 2026 untuk menata kawasan kumuh ibu kota.
  • Kendala utama meliputi status legalitas tanah yang tidak jelas, permasalahan tata ruang, serta minimnya ketersediaan lahan relokasi.
  • Program penataan di bawah kepemimpinan Gubernur Pramono Anung berhasil menurunkan jumlah kawasan kumuh dari 445 menjadi 211 RW.

Suara.com - Selama delapan tahun, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah mengucurkan dana hampir dua triliun rupiah untuk menata kawasan kumuh.

“Secara total, anggaran penataan kawasan kumuh yang telah dilaksanakan selama periode tahun 2018 sampai dengan 2025 ±Rp1,9 triliun,” ujar Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Provinsi DKI Jakarta, Kelik Indriyanto, Kamis (21/5/2026).

Rata-rata, Pemprov menggelontorkan sekitar Rp200 miliar setiap tahunnya khusus untuk program peningkatan kualitas permukiman di seluruh penjuru ibu kota.

Namun di balik besarnya anggaran itu, Kelik mengakui bahwa penanganan kawasan kumuh di Jakarta terbentur oleh sejumlah kendala yang bersifat struktural dan tidak mudah diurai dalam waktu singkat.

Dokumentasi - penataan akses salah satu RW di Jakarta Barat. ANTARA/HO-Sudin PRKP Jakarta Barat
Ilustrasi kawasan kumuh di salah satu RW di Jakarta Barat. (ANTARA/HO-Sudin PRKP Jakarta Barat)

Legalitas kepemilikan tanah menjadi salah satu simpul masalah paling pelik, mengingat sebagian besar kawasan kumuh di Jakarta berdiri di atas lahan yang status hukumnya masih kabur, baik milik negara, swasta, maupun tanah adat yang belum tersertifikasi.

Persoalan tata ruang turut memperumit upaya penataan, sebab tidak sedikit kawasan pemukiman padat yang secara regulasi tidak sesuai dengan peruntukan lahan yang telah ditetapkan dalam rencana tata kota.

Minimnya ketersediaan lahan pembangunan prasarana sarana permukiman pun menambah panjang daftar kendala, karena hal itu menghambat alur relokasi bagi mereka yang terdampak penataan kawasan kumuh.

Meski hambatan menggunung, Pemprov DKI menegaskan komitmennya untuk tidak surut dalam menangani persoalan ini, dengan terus mengalokasikan anggaran secara konsisten dari tahun ke tahun.

Mengingat sampai tahun ini, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung masih menggencarkan program penataan kawasan kumuh yang ia nilai menunjukkan hasil signifikan.

Menurut laporan hingga Mei 2026, jumlah RW kumuh di Jakarta menurun drastis dari 445 ke 211 kawasan.

“Pemerintah Provinsi DKI Jakarta secara konsisten mengalokasikan anggaran untuk penataan kawasan kumuh, melalui berbagai program peningkatan kualitas permukiman,” pungkas Kelik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Api Lahap Auditorium Lantai 4 Binus University di Jakarta Barat

Api Lahap Auditorium Lantai 4 Binus University di Jakarta Barat

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 10:36 WIB

Sedang Tidur Pulas, Gunawan Dihujani 9 Bacokan Celurit di Kontrakan Tomang

Sedang Tidur Pulas, Gunawan Dihujani 9 Bacokan Celurit di Kontrakan Tomang

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 21:24 WIB

Geger Dugaan Tender Janggal Kemenkes Rp267 M di RSUD Rodo Fabo, Gugatan PTUN Bergulir

Geger Dugaan Tender Janggal Kemenkes Rp267 M di RSUD Rodo Fabo, Gugatan PTUN Bergulir

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:24 WIB

Terkini

Auditorium Binus Anggrek Terbakar! 70 Personel Damkar Diterjunkan, Penyebab Masih Misteri

Auditorium Binus Anggrek Terbakar! 70 Personel Damkar Diterjunkan, Penyebab Masih Misteri

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 10:51 WIB

Pemerintah Harus Kaji Ulang Susu Formula di MBG: Pangan Lokal Lebih Ampuh

Pemerintah Harus Kaji Ulang Susu Formula di MBG: Pangan Lokal Lebih Ampuh

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 10:46 WIB

Wangi Parfum Beradu Aroma Kandang: Kisah Nayla, Eks SPG Mobil Mewah yang Kini Jadi 'Pramugari' Sapi

Wangi Parfum Beradu Aroma Kandang: Kisah Nayla, Eks SPG Mobil Mewah yang Kini Jadi 'Pramugari' Sapi

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 10:39 WIB

Api Lahap Auditorium Lantai 4 Binus University di Jakarta Barat

Api Lahap Auditorium Lantai 4 Binus University di Jakarta Barat

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 10:36 WIB

Dafta Negara Protes Kekejaman Israel Siksa Aktivis Global Sumud Flotilla, Termasuk 9 WNI

Dafta Negara Protes Kekejaman Israel Siksa Aktivis Global Sumud Flotilla, Termasuk 9 WNI

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 10:31 WIB

BPJS Ketenagakerjaan dan Telkomsel Perkuat Coverage Pekerja Informal melalui Jamsostek Poin"

BPJS Ketenagakerjaan dan Telkomsel Perkuat Coverage Pekerja Informal melalui Jamsostek Poin"

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 10:17 WIB

Daftar Karya Ahmad Bahar: Pernah Tulis Buku Jokowi, Gibran Hingga Anies Baswedan

Daftar Karya Ahmad Bahar: Pernah Tulis Buku Jokowi, Gibran Hingga Anies Baswedan

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 10:09 WIB

28 Tahun Reformasi: Demokrasi Surut, Ekonomi Dihantui Krisis Kepercayaan

28 Tahun Reformasi: Demokrasi Surut, Ekonomi Dihantui Krisis Kepercayaan

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 09:25 WIB

Ketika Peluh TNI Membasuh Dahaga Warga Pulomerak Cilegon

Ketika Peluh TNI Membasuh Dahaga Warga Pulomerak Cilegon

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 09:15 WIB

Operasi Senyap di Blok M: Sehari Diintai, 13 Jukir Liar Tak Berkutik Terjaring Razia Gabungan!

Operasi Senyap di Blok M: Sehari Diintai, 13 Jukir Liar Tak Berkutik Terjaring Razia Gabungan!

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 08:49 WIB