- Sembilan relawan WNI misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla telah dibebaskan otoritas Israel setelah sempat ditahan di Penjara Ktziot.
- Pemerintah Indonesia sedang mengawal proses kepulangan para relawan melalui Turki hingga mereka tiba dengan selamat di Tanah Air.
- DPR meminta pemerintah segera melakukan pemeriksaan kesehatan fisik dan psikologis menyeluruh bagi para relawan setibanya di Indonesia nanti.
Suara.com - Pembebasan sembilan Warga Negara Indonesia (WNI) yang sempat ditahan otoritas Israel bukan akhir dari tanggung jawab negara. DPR meminta pemerintah terus mengawal proses pemulangan para relawan hingga benar-benar tiba di Indonesia.
Kesembilan WNI tersebut merupakan relawan yang tergabung dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla.
Mereka sebelumnya sempat ditahan dan ditempatkan di Penjara Ktziot sebelum akhirnya dibebaskan.
Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PKB, Ahmad Iman Sukri, menegaskan negara tidak boleh melepas begitu saja proses pemulangan setelah para relawan keluar dari tahanan.
"Proses ini jangan dilepas begitu saja setelah dibebaskan. Pemerintah harus terus mengawal sampai mereka benar-benar tiba di Indonesia. Koordinasi dengan seluruh pihak terkait perlu diperkuat agar tidak ada hambatan selama proses transit dan pemulangan,” ujar Iman kepada wartawan, Kamis (21/5/2026).
![Pejabat Israel Ungkap 9 WNI dan Aktivis Global Sumud Flotilla Dibawa ke Penjara Terapung [Istimewa]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/05/19/44390-aktivis-global-sumud-flotilla.jpg)
Berdasarkan informasi yang diterima, para relawan tersebut telah menjalani proses deportasi. Mereka diberangkatkan melalui Bandara Ramon/Eliat menuju Istanbul, Turki, sebelum melanjutkan perjalanan ke Indonesia.
Menurut Iman, perlindungan terhadap warga negara yang berada di wilayah konflik merupakan kewajiban negara yang tidak boleh berhenti hanya pada proses pembebasan.
Ia juga menilai keberhasilan diplomasi Indonesia dalam kasus ini patut diapresiasi, mengingat Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik resmi dengan Israel.
Negara harus selalu hadir menjadi garda terdepan dalam melindungi kepentingan WNI di seluruh dunia.
Selain memastikan keamanan perjalanan, DPR juga menyoroti kondisi kesehatan para relawan setelah menjalani masa penahanan.
Iman meminta pemerintah segera melakukan pemeriksaan kesehatan menyeluruh setibanya mereka di Tanah Air, baik untuk kondisi fisik maupun psikologis.
"Para relawan juga perlu mendapatkan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh setelah tiba di Indonesia. Negara harus memastikan mereka pulang dalam kondisi aman dan sehat,” pungkasnya.