'Pengadilan Jadi Dagelan', Kritik Keras Mahfud MD di 28 Tahun Reformasi

Vania Rossa

Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:20 WIB
'Pengadilan Jadi Dagelan', Kritik Keras Mahfud MD di 28 Tahun Reformasi
Mahfud MD. (tangkap layar)
baca 10 detik
  • Mahfud MD menyatakan bahwa proses pembentukan dan pelaksanaan hukum di Indonesia saat ini mengalami kerusakan serius akibat prosedur tertutup.
  • Praktik hukum yang dianggap seperti dagelan serta rekayasa aspirasi publik dapat memicu hilangnya kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan negara.
  • Tahapan runtuhnya negara dimulai dari disorientasi hingga disintegrasi, sehingga penting menjaga demokrasi dan nilai reformasi agar tidak terjadi perpecahan.

Suara.com - Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan periode 2019–2024, Mahfud MD, menyoroti kondisi hukum di Indonesia yang dinilainya mengalami kerusakan, baik dalam proses pembentukan aturan maupun pelaksanaannya.

Menurut Mahfud, proses pembuatan hukum saat ini kerap dilakukan secara tertutup dan diwarnai persaingan yang tidak sehat. Akibatnya, sejumlah aturan lahir secara tiba-tiba dan mengejutkan publik.

“Pembuatan hukum dilakukan secara tersembunyi dan persaingan tidak sehat,” kata Mahfud dalam acara Terus Terang Goes to Campus UII Yogyakarta #1, dikutip dari Youtube Mahfud MD Official, Jumat (22/5/2026).

Tak hanya itu, Mahfud juga menilai pelaksanaan hukum di pengadilan kini kerap terasa seperti 'dagelan' karena prosedur hukum yang semestinya berjalan normal justru sulit diwujudkan.

Ia mencontohkan situasi tersebut melalui mekanisme pemilu yang menurutnya sering direkayasa namun tetap mengatasnamakan suara rakyat.

“Aspirasi yang sebenarnya dari masyarakat tidak terserap dalam proses-proses kita berhukum. Sehingga terjadi masalah seperti yang kita rasakan sekarang ini,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Mahfud juga memaparkan empat tahapan runtuhnya sebuah pemerintahan atau negara. Tahapan tersebut dimulai dari disorientasi atau kehilangan arah, distrust atau hilangnya kepercayaan publik, disobedience atau pembangkangan sipil, hingga disintegrasi atau perpecahan dalam sistem kekuasaan.

Ia menjelaskan, ketika pemerintah tidak lagi peduli terhadap konstitusi dan hukum, maka akan muncul distrust atau ketidakpercayaan masyarakat terhadap negara.

Jika kondisi tersebut terus dibiarkan, masyarakat dapat masuk pada fase disobedience, yakni pembangkangan sipil akibat hilangnya kepercayaan kepada pemerintah.

baca juga

Menurut Mahfud, situasi akan semakin berbahaya apabila perlawanan masyarakat terus terjadi namun pemerintah tetap mengabaikannya. Kondisi itu dapat memicu disintegrasi yang sulit dipulihkan.

“Hati-hati. Kalau sudah disintegrasi, itu sulit dikembalikan lagi. Padahal kita dulu menyatukan itu susah payah, dengan berdarah-darah,” tegasnya.

Karena itu, Mahfud mengingatkan pentingnya menjaga Indonesia dan merawat demokrasi serta nilai-nilai reformasi yang telah diperjuangkan sejak 1998.

“Masih ada waktu untuk merawat, untuk menjaga anugerah Tuhan Yang Maha Kuasa ini terhadap kita Bangsa Indonesia,” pungkasnya.

Reporter: Cornelius Juan Prawira

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sinopsis The Evil Lawyer, Netflix Sajikan Pertarungan Hukum dan Manipulasi

Sinopsis The Evil Lawyer, Netflix Sajikan Pertarungan Hukum dan Manipulasi

Your Say | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:15 WIB

Bolehkah Muslimah Tindik Hidung seperti Ria Ricis? Ini Penjelasan Islam dan Pendapat Ulama

Bolehkah Muslimah Tindik Hidung seperti Ria Ricis? Ini Penjelasan Islam dan Pendapat Ulama

Lifestyle | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:49 WIB

28 Tahun Reformasi: Demokrasi Surut, Ekonomi Dihantui Krisis Kepercayaan

28 Tahun Reformasi: Demokrasi Surut, Ekonomi Dihantui Krisis Kepercayaan

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 09:25 WIB

Terkini

Tak Sanggup Bayar Kontrakan, Janda di Tangsel Terpaksa Tinggal di Tenda Kebun Bersama Anak-Cucu

Tak Sanggup Bayar Kontrakan, Janda di Tangsel Terpaksa Tinggal di Tenda Kebun Bersama Anak-Cucu

Banten | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:52 WIB

Gugatan Karhutla Kalbar Masuk Pengadilan, Warga Soroti Data dan Penanganan Asap

Gugatan Karhutla Kalbar Masuk Pengadilan, Warga Soroti Data dan Penanganan Asap

Kalbar | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:38 WIB

Jualan Pakai QRIS Makin Untung, Biaya Admin Dipangkas Habis oleh BRI!

Jualan Pakai QRIS Makin Untung, Biaya Admin Dipangkas Habis oleh BRI!

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:33 WIB

Pembangunan PSEL di Kota Tangsel Mandek, DLH Ungkap Masih Ada Warga Tolak Pembebasan Lahan

Pembangunan PSEL di Kota Tangsel Mandek, DLH Ungkap Masih Ada Warga Tolak Pembebasan Lahan

Banten | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:19 WIB

Promo Tiket Bioskop The Premiere Buy 1 Get 2 Khusus Nasabah BRI, Begini Caranya!

Promo Tiket Bioskop The Premiere Buy 1 Get 2 Khusus Nasabah BRI, Begini Caranya!

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:11 WIB

33 Tahun Kayuh Becak, Kini Acep Beralih ke Becak Listrik Bantuan Prabowo

33 Tahun Kayuh Becak, Kini Acep Beralih ke Becak Listrik Bantuan Prabowo

Bogor | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Dari Subuh hingga Sore, Begini Perubahan Udara Palembang yang Masih Dikepung Asap

Dari Subuh hingga Sore, Begini Perubahan Udara Palembang yang Masih Dikepung Asap

Sumsel | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:05 WIB

BRI Beri Karpet Merah dan Cashback Fantastis di Event Burberry

BRI Beri Karpet Merah dan Cashback Fantastis di Event Burberry

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Meski Tak Temukan Bukti Gibran Lulus Setara SMA, MK Tak Berwenang Copot Wapres

Meski Tak Temukan Bukti Gibran Lulus Setara SMA, MK Tak Berwenang Copot Wapres

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:51 WIB

Kapolda Jateng Tegaskan Tiga Fokus: Berantas Kejahatan, Layani Warga, Respons Cepat

Kapolda Jateng Tegaskan Tiga Fokus: Berantas Kejahatan, Layani Warga, Respons Cepat

Jawa Tengah | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:32 WIB

×