Piala Dunia 2026 dan Haji Jadi Jalan Damai AS-Iran? Negosiasi Disebut Hampir Rampung

Galih Prasetyo

Senin, 25 Mei 2026 | 10:49 WIB
Piala Dunia 2026 dan Haji Jadi Jalan Damai AS-Iran? Negosiasi Disebut Hampir Rampung
Logo Piala Dunia 2026 (dok. FIFA)
baca 10 detik
  • Amerika Serikat dan Iran hampir mencapai kesepakatan kerangka kerja baru yang dimediasi oleh Qatar dan Pakistan.
  • Kesepakatan tersebut mencakup gencatan senjata 60 hari, pembukaan jalur pelayaran, serta pencairan dana Iran yang dibekukan.
  • Sejumlah negara seperti Arab Saudi dan Turki menjadi penjamin untuk mendukung keberhasilan proses negosiasi damai tersebut.

Suara.com - Upaya mediasi antara Amerika Serikat dan Iran dikabarkan mendekati titik terang.

Pakistan dan Qatar disebut memainkan peran penting dalam mendorong tercapainya kesepakatan kerangka kerja baru antara kedua negara di tengah ketegangan kawasan Timur Tengah.

Media Iran, Tasnim , melaporkan bahwa pembahasan mengenai perpanjangan gencatan senjata selama 60 hari dan memorandum kesepahaman antara Washington dan Teheran hampir rampung.

Kesepakatan tahap awal itu disebut mencakup pembukaan kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz ke tingkat normal sebelum perang dalam waktu 30 hari.

Selain itu, Amerika Serikat juga diminta menghentikan blokade angkatan laut terhadap pelabuhan Iran dan mencairkan sebagian dana Iran yang dibekukan.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengisyaratkan negosiasi sudah berada di tahap akhir.

“Aspek dan detail akhir dari kesepakatan saat ini sedang dibahas dan akan segera diumumkan,” tulis Trump di Truth Social.

Dukungan terhadap proses mediasi juga datang dari Emir Qatar, Tamim bin Hamad Al Thani, yang secara terbuka mendukung peran Pakistan dalam komunikasi dengan Trump.

Petugas pendorong kursi roda resmi bersiap melayani jamaah calon haji Indonesia di kompleks Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi, Rabu (20/5/2026) waktu setempat. [ANTARA FOTO/Citro Atmoko/sgd]
Petugas pendorong kursi roda resmi bersiap melayani jamaah calon haji Indonesia di kompleks Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi, Rabu (20/5/2026) waktu setempat. [ANTARA FOTO/Citro Atmoko/sgd]

Sementara itu, Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, mengatakan negaranya berharap dapat segera menjadi tuan rumah putaran negosiasi berikutnya.

baca juga

Pengamat politik Bahrain, Mahdi Ghuloom, menilai momentum pembicaraan ini sangat strategis karena bertepatan dengan musim haji dan Piala Dunia 2026.

“Ini waktu yang ideal bagi Arab Saudi karena musim haji, dan waktu yang ideal bagi Amerika Serikat karena Piala Dunia,” ujarnya dilansir dari The Medialine.

Meski begitu, ia menilai negara-negara Teluk belum benar-benar dilibatkan dalam proses negosiasi tersebut.

Ghuloom juga mengingatkan bahwa Iran masih menggunakan Selat Hormuz sebagai alat tekanan geopolitik.

Di sisi lain, kelompok garis keras Iran tetap menunjukkan sikap agresif.

Komandan Basij Tehran yang berada di bawah Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) memperingatkan bahwa Iran akan merespons lebih keras jika mendapat ancaman baru.

Parlemen Iran bahkan tengah membahas rancangan undang-undang baru terkait kedaulatan Selat Hormuz.

Regulasi itu memungkinkan Iran memberlakukan sistem izin dan biaya transit bagi kapal yang melintas.

Ketegangan di kawasan juga membuat operasi pembersihan ranjau laut di Selat Hormuz belum dapat dilakukan sepenuhnya.

Inggris dan Prancis disebut tengah menyiapkan operasi internasional, namun pelaksanaannya menunggu tercapainya perjanjian damai resmi.

Pakistan, Qatar, Arab Saudi, Mesir, dan Turki kini disebut telah sepakat menjadi penjamin kesepakatan AS-Iran.

Namun Uni Emirat Arab belum memberikan dukungan terbuka terhadap proses tersebut.

Di tengah dinamika politik dan keamanan itu, Arab Saudi dan Iran tetap menjaga koordinasi terkait pelaksanaan ibadah haji tahun ini.

Sekitar 30 ribu jemaah Iran dijadwalkan berangkat langsung ke Arab Saudi.

Piala Dunia 2026 juga menjadi salah satu faktor yang disebut mendorong percepatan kesepakatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harry Maguire Tersingkir, Rooney Curiga Ada Alasan Lain di Balik Pilihan Tuchel

Harry Maguire Tersingkir, Rooney Curiga Ada Alasan Lain di Balik Pilihan Tuchel

Bola | Senin, 25 Mei 2026 | 10:42 WIB

Tuchel Tegas: Pemain Egois Tak Pantas Bela Inggris di Piala Dunia, Sindir Siapa?

Tuchel Tegas: Pemain Egois Tak Pantas Bela Inggris di Piala Dunia, Sindir Siapa?

Bola | Senin, 25 Mei 2026 | 10:34 WIB

Timnas Iran Tinggalkan AS Jelang Piala Dunia 2026, Faktor Keamanan Jadi Sorotan

Timnas Iran Tinggalkan AS Jelang Piala Dunia 2026, Faktor Keamanan Jadi Sorotan

Bola | Senin, 25 Mei 2026 | 10:25 WIB

Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026: Pesta Bola 48 Negara Dimulai dari Meksiko hingga Final di New York!

Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026: Pesta Bola 48 Negara Dimulai dari Meksiko hingga Final di New York!

Bola | Senin, 25 Mei 2026 | 10:17 WIB

Harga Minyak Mentah Rekor Terendah dalam 2 Pekan, Mulai Turun di Bawah US$100

Harga Minyak Mentah Rekor Terendah dalam 2 Pekan, Mulai Turun di Bawah US$100

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 10:09 WIB

Harga Minyak Mentah Dunia Anjlok ke Level Terendah Imbas Sinyal Damai AS-Iran

Harga Minyak Mentah Dunia Anjlok ke Level Terendah Imbas Sinyal Damai AS-Iran

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 08:16 WIB

Terkini

BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi

BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 21:06 WIB

Kejagung Tepis Isu TNI Jaga Jampidsus Febrie Adriansyah Karena Ditarget Polri

Kejagung Tepis Isu TNI Jaga Jampidsus Febrie Adriansyah Karena Ditarget Polri

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:49 WIB

TNI Jaga Rumah Jampidsus Febrie Ancam Supremasi Sipil dan Independensi Hukum

TNI Jaga Rumah Jampidsus Febrie Ancam Supremasi Sipil dan Independensi Hukum

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:36 WIB

Kejagung Tegaskan Surat Edaran Jamintel soal Kewaspadaan Tak Terkait Penggeledahan Polri

Kejagung Tegaskan Surat Edaran Jamintel soal Kewaspadaan Tak Terkait Penggeledahan Polri

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:29 WIB

Bukan Balas Dendam dan Politik! Polri Harus Profesional Usut Kasus Korupsi yang Seret Jampidsus

Bukan Balas Dendam dan Politik! Polri Harus Profesional Usut Kasus Korupsi yang Seret Jampidsus

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:08 WIB

Ke Mana Febrie Adriansyah Setelah Penggeledahan Besar-besaran? Kejagung: Jangan Tanya Saya!

Ke Mana Febrie Adriansyah Setelah Penggeledahan Besar-besaran? Kejagung: Jangan Tanya Saya!

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:03 WIB

Prabowo Akan Anugerahkan Bintang Jasa kepada Pejabat yang Berjasa Kembangkan B50

Prabowo Akan Anugerahkan Bintang Jasa kepada Pejabat yang Berjasa Kembangkan B50

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 19:59 WIB

Mengenal Istilah 'Bangsa Kepiting', Analogi yang Dipakai Prabowo untuk Sifat Saling Menjatuhkan

Mengenal Istilah 'Bangsa Kepiting', Analogi yang Dipakai Prabowo untuk Sifat Saling Menjatuhkan

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 19:51 WIB

Bukan Teror Tembakan! BGN Pastikan Kaca Kantor Pecah Akibat Cuaca Panas Ekstrem

Bukan Teror Tembakan! BGN Pastikan Kaca Kantor Pecah Akibat Cuaca Panas Ekstrem

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 19:47 WIB

KPK Ungkap Modus Eks Bupati Kuansing Sunat SHU Petani KUD untuk Suap Menteri Kehutanan

KPK Ungkap Modus Eks Bupati Kuansing Sunat SHU Petani KUD untuk Suap Menteri Kehutanan

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 19:41 WIB

×