Plastik Makanan Minuman Dominasi Sampah Laut di 112 Negara, Apa Solusinya?

Bimo Aria Fundrika

Selasa, 26 Mei 2026 | 14:30 WIB
Plastik Makanan Minuman Dominasi Sampah Laut di 112 Negara, Apa Solusinya?
Sampah plastik botol minum (Pexels/Xavier Messina)

Suara.com - Plastik kemasan makanan dan minuman masih menjadi penyumbang terbesar sampah laut di berbagai belahan dunia. Temuan ini terungkap dalam penelitian yang dipublikasikan di jurnal One Earth, yang menganalisis lebih dari 5.000 survei sampah pantai di 112 negara yang mencakup sekitar 86 persen populasi global.

Dilansir dari Phys.org, penelitian tersebut menemukan bahwa kemasan makanan plastik, tutup botol, dan botol plastik merupakan jenis sampah yang paling sering ditemukan di wilayah pesisir dunia. Sampah terkait konsumsi makanan dan minuman bahkan masuk tiga besar jenis pencemar pantai di 93 persen negara yang diteliti.

Negara-negara yang tercakup dalam penelitian ini meliputi Inggris serta lima negara berpenduduk terbesar di dunia, yakni India, China, Amerika Serikat, Indonesia, dan Pakistan.

Ilustrasi Sampah plastik di Dasar Laut (freepik/freepik)
Ilustrasi Sampah plastik di Dasar Laut (freepik/freepik)

Studi tersebut dipimpin oleh tim peneliti dari University of Plymouth bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Brunel University of London, dan Plymouth Marine Laboratory. Penelitian ini juga merupakan bagian dari program internasional Plastics in Indonesian Societies (PISCES) yang didukung oleh UK Global Challenges Research Fund.

Penulis utama studi, Max Kelly, mengatakan hasil penelitian menunjukkan bahwa kemasan makanan dan minuman sekali pakai menjadi sumber utama polusi plastik di laut secara global.

“Makalah ini memberikan bukti yang tak terbantahkan bahwa kemasan makanan dan minuman sekali pakai merupakan penyumbang utama polusi plastik di lautan kita secara global dan bahwa tindakan untuk mengurangi konsumsi barang-barang ini akan menjadi langkah kunci untuk mengatasi tantangan lingkungan global ini,” ujarnya.

Penelitian tersebut memperkirakan sekitar 20 juta metrik ton limbah plastik masuk ke lingkungan setiap tahun. Dengan jumlah sebesar itu, para peneliti menilai pendekatan yang hanya berfokus pada pengelolaan sampah tidak lagi cukup untuk mengatasi krisis polusi plastik.

Menurut mereka, pengurangan produksi plastik sejak dari sumbernya perlu menjadi prioritas, termasuk memastikan hanya plastik yang benar-benar memiliki manfaat esensial yang diproduksi dan digunakan.

Salah satu penulis studi, Susan Jobling, menegaskan bahwa pola dominasi sampah plastik makanan dan minuman ditemukan secara konsisten di berbagai negara dengan kondisi sosial dan ekonomi yang berbeda.

baca juga

“Studi ini menunjukkan mengapa polusi plastik tidak dapat diselesaikan hanya dengan pengelolaan sampah. Di berbagai konteks nasional yang sangat berbeda, termasuk Indonesia, plastik makanan dan minuman yang berumur pendek berulang kali mendominasi polusi di garis pantai,” katanya.

Ia menambahkan bahwa hasil penelitian tersebut memperkuat pentingnya solusi hulu, seperti pengurangan penggunaan plastik sekali pakai, sistem guna ulang (reuse), desain kemasan yang lebih berkelanjutan, serta kebijakan yang lebih kuat untuk mencegah sampah plastik sejak awal sebelum memasuki lingkungan dan lautan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dari Rumah ke Rumah, Gerakan Ini Ajak Warga Kurangi Ketergantungan pada Sampah Saset Plastik

Dari Rumah ke Rumah, Gerakan Ini Ajak Warga Kurangi Ketergantungan pada Sampah Saset Plastik

Lifestyle | Senin, 25 Mei 2026 | 11:02 WIB

Pertemanan Tanaman Plastik: Tampak Hidup di Story, Mati di Kehidupan Nyata

Pertemanan Tanaman Plastik: Tampak Hidup di Story, Mati di Kehidupan Nyata

Your Say | Minggu, 24 Mei 2026 | 15:25 WIB

Sudah Empat Hari, Kebakaran Gudang Plastik di Cengkareng Belum Tuntas Dipadamkan

Sudah Empat Hari, Kebakaran Gudang Plastik di Cengkareng Belum Tuntas Dipadamkan

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 10:27 WIB

Terkini

Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur

Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:05 WIB

Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam

Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:04 WIB

Polisi Periksa Taipan Tan Kian Jadi Saksi di Kasus Korupsi Jumbo yang Seret Jampidsus

Polisi Periksa Taipan Tan Kian Jadi Saksi di Kasus Korupsi Jumbo yang Seret Jampidsus

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 00:03 WIB

Polisi Periksa 15 Saksi Korupsi, Sekuriti Rumah Jampidsus Febrie di Sentul Ikut Dicecar

Polisi Periksa 15 Saksi Korupsi, Sekuriti Rumah Jampidsus Febrie di Sentul Ikut Dicecar

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 23:06 WIB

Polda Metro Jaya Pastikan Bakal Periksa Jampidsus Febrie Soal Rumah, Dolar hingga Emas 74 Kg!

Polda Metro Jaya Pastikan Bakal Periksa Jampidsus Febrie Soal Rumah, Dolar hingga Emas 74 Kg!

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 22:36 WIB

816 Titik Bazar Daging Murah Sudah Sambangi Permukiman Warga Jakarta

816 Titik Bazar Daging Murah Sudah Sambangi Permukiman Warga Jakarta

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 22:22 WIB

Kejagung Bantah Datangi Polda Metro Jaya Pasca Penggeledahan Cafe de'Clan Signature

Kejagung Bantah Datangi Polda Metro Jaya Pasca Penggeledahan Cafe de'Clan Signature

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 22:08 WIB

Geledah 13 Lokasi dan Sita 74 Kg Emas Tapi Belum Ada Tersangka, Polda: Masih Pendalaman Paripurna

Geledah 13 Lokasi dan Sita 74 Kg Emas Tapi Belum Ada Tersangka, Polda: Masih Pendalaman Paripurna

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 22:08 WIB

Prabowo: Banyak yang Nyusup ke MBG untuk Jadi Maling!

Prabowo: Banyak yang Nyusup ke MBG untuk Jadi Maling!

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:44 WIB

Open House Sekolah Rakyat di Lombok Barat, Gus Ipul: Siswa Tunjukkan Banyak Perubahan

Open House Sekolah Rakyat di Lombok Barat, Gus Ipul: Siswa Tunjukkan Banyak Perubahan

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:23 WIB

×