Ditemukan Putri Kandung Dalam Kondisi Mengenaskan, Pembunuh WN Korsel di Tambun Akhirnya Tertangkap

Dwi Bowo Raharjo, Faqih Fathurrahman

Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:50 WIB
Ditemukan Putri Kandung Dalam Kondisi Mengenaskan, Pembunuh WN Korsel di Tambun Akhirnya Tertangkap
Ilustrasi pelaku pembunuhan ditangkap polisi. (Unsplash)
baca 10 detik
  • Seorang warga negara Korea Selatan berinisial S ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya, Tambun, Bekasi, pada Rabu sore.
  • Polisi telah meringkus terduga pelaku pembunuhan yang mengalami luka akibat benda tajam dan tumpul pada Jumat, 29 Mei 2026.
  • Pihak kepolisian saat ini sedang melakukan autopsi serta berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Korea Selatan untuk menyelidiki motif pembunuhan.

Suara.com - Polisi meringkus pelaku pembunuhan terhadap warga negara Korea Selatan. Korban berinisial S (66) sebelumnya ditemukan dengan kondisi bersimbah darah di sebuah rumah di wilayah Tambun, Bekasi, Jawa Barat.

“Benar diamankan terduga pelaku,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Jumat (29/5/2026).

Meski demikian, Budi menyebut pihaknya masih mengusut motif dibalik pembunuhan tersebut.

“Masih dalam pemeriksaan nanti akan kami sampaikan hasilnya,” jelasnya.

Sebelumnya, Warga negara asing (WNA) Korea Selatan berinisial S (66) ditemukan tewas bersimbah darah, di wilayah Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Kapolsek Tambun Selatan Kompol Wuryanti mengatakan, S ditemukan tewas oleh putrinya di rumahnya, pada Rabu (27/5/2026) sore.

"Ya kronologinya kemarin sore jam 03.00, beliau ditemukan oleh putrinya. Sudah dalam kondisi meninggal," kata Wuryanti, saat dikonfirmasi, Kamis (28/5/2026).

"Betul (korban ditemukan) sendiri di rumah. Betul (Kondisi bersimbah darah)," lanjutnya.

Dari hasil penyelidikan sementara, kata Wuryanti, korban mendapat luka bekas senjata tajam maupun tumpul di tubuh korban.

baca juga

"Masih dalam penyelidikan ya, sedang diautopsi. Iya, ada (kekerasan) benda tumpul, diduga ya. Ya, diduga benda tumpul dan benda tajam," jelasnya.

Pihak kepolisian kata dia, sedang melakukan penyelidikan serta berkoordinasi dengan Kedubes Korsel.

"Kemudian polisi melakukan langkah-langkah penyelidikan, karena beliau warga negara asing, kami sudah berkoordinasi memberitahukan ke Kedubes (Korsel). Di Kedubesnya yang ada di Jakarta," jelasnya.

Saat ini jasad korban tengah dilakukan autopsi guna mengetahui penyebab kematian korban.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mr. Queen (2020): Drama Kerajaan Paling Absurd yang Justru Bikin Nagih

Mr. Queen (2020): Drama Kerajaan Paling Absurd yang Justru Bikin Nagih

Your Say | Jum'at, 29 Mei 2026 | 14:00 WIB

Tayang 26 Juni, Drakor Notes from the Last Row Sajikan Suasana Mencekam

Tayang 26 Juni, Drakor Notes from the Last Row Sajikan Suasana Mencekam

Your Say | Jum'at, 29 Mei 2026 | 14:10 WIB

Ending Realistis dari Drama We Are All Trying Here

Ending Realistis dari Drama We Are All Trying Here

Your Say | Jum'at, 29 Mei 2026 | 16:00 WIB

Terkini

Gugatan MBG Watch Dikabulkan Sebagian! MK Batasi Kewenangan Pemerintah Ubah APBN

Gugatan MBG Watch Dikabulkan Sebagian! MK Batasi Kewenangan Pemerintah Ubah APBN

News | Rabu, 16 September 2026 | 21:49 WIB

Temuan Jenazah di Pulau Enggano Belum Terkonfirmasi, DVI Masih Uji DNA Korban KM Arupadhatu 1

Temuan Jenazah di Pulau Enggano Belum Terkonfirmasi, DVI Masih Uji DNA Korban KM Arupadhatu 1

Banten | Rabu, 16 September 2026 | 21:46 WIB

Sebelum Terjaring OTT, Pihak Kementerian ATR/BPN Diduga Terima Rp300 Juta dari Summarecon Agung

Sebelum Terjaring OTT, Pihak Kementerian ATR/BPN Diduga Terima Rp300 Juta dari Summarecon Agung

Bogor | Rabu, 16 September 2026 | 21:36 WIB

9 Cara Bersihkan Panci Gosong Pakai Bahan Rumahan, Nggak Perlu Disikat Kasar!

9 Cara Bersihkan Panci Gosong Pakai Bahan Rumahan, Nggak Perlu Disikat Kasar!

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 21:35 WIB

Respons Krisis Bencana: Pemerintah Percepat Pemulihan 20 Mal Pelayanan Publik Terdampak Parah

Respons Krisis Bencana: Pemerintah Percepat Pemulihan 20 Mal Pelayanan Publik Terdampak Parah

News | Rabu, 16 September 2026 | 21:25 WIB

Jangan Asal Ikut Tren! Ahli Bongkar Cara Cerdas Baca Label Produk Wellness

Jangan Asal Ikut Tren! Ahli Bongkar Cara Cerdas Baca Label Produk Wellness

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 21:10 WIB

Ciri-ciri Larutan Asam dan Basa Beserta Contohnya dalam Kehidupan Sehari-hari

Ciri-ciri Larutan Asam dan Basa Beserta Contohnya dalam Kehidupan Sehari-hari

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 21:00 WIB

Karhutla Sumsel Capai 6.552 Hektar, Kenapa Masih Ada 84 Hektar Belum Padam?

Karhutla Sumsel Capai 6.552 Hektar, Kenapa Masih Ada 84 Hektar Belum Padam?

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 20:59 WIB

Kasih Finger Heart Sembari Senyum Lebar, Bahlil Bungkam soal Fahd A Rafiq dan Nusron Wahid

Kasih Finger Heart Sembari Senyum Lebar, Bahlil Bungkam soal Fahd A Rafiq dan Nusron Wahid

News | Rabu, 16 September 2026 | 20:48 WIB

Bedah MV Penggantine Happy Asmara: Angkat Pesona Kediri Lewat Bus Bagong hingga Jalan Dhoho

Bedah MV Penggantine Happy Asmara: Angkat Pesona Kediri Lewat Bus Bagong hingga Jalan Dhoho

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 20:42 WIB

×