Gegana Tak Sanggup? Ahli Nuklir UGM Turun Tangan Selidiki Api Misterius di Sleman

Bangun Santoso, Hiskia Andika Weadcaksana

Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:44 WIB
Gegana Tak Sanggup? Ahli Nuklir UGM Turun Tangan Selidiki Api Misterius di Sleman
Beberapa titik rumah dan barang milik warga di Padukuhan Mriyan X, Margomulyo, Seyegan, Sleman, DIY, yang terbakar secara misterius, Kamis (28/5/2026). (Suara.com/Hiskia)
  • Tim lintas disiplin UGM akan mengobservasi penyebab kebakaran misterius di rumah warga Padukuhan Mriyan, Sleman pada 30 Mei 2026.
  • Para akademisi melakukan peninjauan lokasi untuk menganalisis sumber api dan kondisi lingkungan secara ilmiah serta komprehensif.
  • Keterlibatan tim ahli bertujuan memberikan penjelasan objektif atas fenomena kebakaran yang hingga kini belum diketahui penyebab pastinya.

Suara.com - Pengusutan penyebab kebakaran misterius yang berulang kali terjadi di sebuah rumah warga Padukuhan Mriyan X, Margomulyo, Seyegan, Sleman, DIY, terus dilakukan.

Setelah penanganan oleh tim Gegana dan berbagai instansi terkait belum mampu menghentikan kemunculan api, kalangan akademisi kini turut turun tangan untuk mencari penjelasan ilmiah atas fenomena tersebut.

Koordinator Tim Pusat Kajian Pelambatan Entropi (PKPE) Fakultas Teknik UGM, Alva Edy Tontowi, mengatakan tim lintas disiplin dari UGM dijadwalkan melakukan observasi langsung ke lokasi pada Sabtu (30/5/2026) besok.

Tim tersebut terdiri dari tujuh orang yang berasal dari Departemen Teknik Mesin dan Industri, Departemen Teknik Nuklir dan Fisika, Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan, serta Departemen Geologi.

"Ya, besok observasi dulu," kata Alva saat dihubungi, Jumat (29/5/2026).

Disampaikan Alva, observasi awal akan difokuskan pada penelusuran sumber kejadian, titik-titik yang terbakar, serta kondisi lingkungan sekitar rumah.

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai langkah awal sebelum tim melakukan analisis lebih mendalam terkait penyebab kebakaran yang hingga kini masih membingungkan warga maupun aparat.

"Observasinya nanti melihat sumbernya, terus tempat yang kebakaran, terus lingkungannya," ujarnya.

Alva menuturkan keterlibatan tim UGM ini bukan berdasarkan permintaan resmi pemerintah daerah, melainkan sebagai bentuk kepedulian akademisi terhadap persoalan yang sedang dihadapi masyarakat.

Ia menilai fenomena tersebut perlu ditinjau dari berbagai sudut keilmuan agar diperoleh penjelasan yang lebih komprehensif.

"Ini hanya empati aja, yang pada punya ilmu itu loh. Karena itu ada problem di masyarakat, ada yang bingung. Lah, ini kami membawa teman-teman yang punya ilmu itu soalnya bisa memberikan pencerah, gitu tujuannya," tuturnya.

Ia mengungkapkan kasus serupa sebenarnya pernah ditemukan di sejumlah daerah lain. Berdasarkan pengalaman dan kajian yang pernah dilakukan, beberapa kasus dipicu oleh gas metana, biogas, hingga kebocoran instalasi tertentu.

Namun, Alva menegaskan timnya belum dapat menyimpulkan penyebab kejadian di Seyegan, Sleman sebelum observasi dilakukan.

"Ya ada yang gas metana, ada yang gas biogas. Macam-macam. Ada yang kebocoran SPBU, ada yang macam-macam," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Kabupaten Gowa, Diduga Berasal dari Ruang Radiologi

Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Kabupaten Gowa, Diduga Berasal dari Ruang Radiologi

Video | Jum'at, 29 Mei 2026 | 16:00 WIB

Api Misterius di Sleman Masih Muncul, Pemilik Rumah Ngaku Sudah Sempat Didatangi Dukun

Api Misterius di Sleman Masih Muncul, Pemilik Rumah Ngaku Sudah Sempat Didatangi Dukun

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 13:09 WIB

Rumah di Sleman 39 Kali Terbakar, Misteri Teror Api Belum Terpecahkan Meski Gegana Turun Tangan

Rumah di Sleman 39 Kali Terbakar, Misteri Teror Api Belum Terpecahkan Meski Gegana Turun Tangan

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:33 WIB

Kebakaran di Warakas Hanguskan Dua Rumah, 9 Penghuni Selamat

Kebakaran di Warakas Hanguskan Dua Rumah, 9 Penghuni Selamat

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 08:52 WIB

Rugi Setengah Miliar! Titik Api Kebakaran Showroom BYD BSD Berasal dari Gudang Sparepart

Rugi Setengah Miliar! Titik Api Kebakaran Showroom BYD BSD Berasal dari Gudang Sparepart

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 18:53 WIB

Geger! Kafe AfterHour di Poins Square Hangus Dilalap Sijago Merah, Satu Karyawan Jadi Korban

Geger! Kafe AfterHour di Poins Square Hangus Dilalap Sijago Merah, Satu Karyawan Jadi Korban

News | Senin, 25 Mei 2026 | 21:20 WIB

Menagih Janji di Atas Puing: Sepuluh Bulan Pedagang Taman Puring Menunggu

Menagih Janji di Atas Puing: Sepuluh Bulan Pedagang Taman Puring Menunggu

News | Senin, 25 Mei 2026 | 15:56 WIB

Terkini

MAKI Desak Jaksa Tak Gentar Usut Dugaan Tambang Ilegal Kaltara yang Seret Nama Karuna Murdaya

MAKI Desak Jaksa Tak Gentar Usut Dugaan Tambang Ilegal Kaltara yang Seret Nama Karuna Murdaya

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:58 WIB

Misteri Belasan Luka Tusuk Balita di Bekasi Terungkap, Paman Sendiri Jadi Tersangka

Misteri Belasan Luka Tusuk Balita di Bekasi Terungkap, Paman Sendiri Jadi Tersangka

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:37 WIB

Bawa Bukti ke Kejagung, PT PMM Bantah Tuduhan Penyelundupan: Itu Fitnah, Kasum TNI Salah Info

Bawa Bukti ke Kejagung, PT PMM Bantah Tuduhan Penyelundupan: Itu Fitnah, Kasum TNI Salah Info

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:16 WIB

Sahroni Geram WNA Brunei Bikin Onar di Blok M: Segerakan Deportasi dan Blacklist

Sahroni Geram WNA Brunei Bikin Onar di Blok M: Segerakan Deportasi dan Blacklist

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:06 WIB

KPK Disebut Tak Lagi 'Sakti' Sejak Jadi ASN, Independensinya Hilang

KPK Disebut Tak Lagi 'Sakti' Sejak Jadi ASN, Independensinya Hilang

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:00 WIB

Prabowo Mau Bahasa Prancis Masuk Sekolah, Kebijakan Pendidikan Ikut Selera Penguasa?

Prabowo Mau Bahasa Prancis Masuk Sekolah, Kebijakan Pendidikan Ikut Selera Penguasa?

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:51 WIB

Ditemukan Putri Kandung Dalam Kondisi Mengenaskan, Pembunuh WN Korsel di Tambun Akhirnya Tertangkap

Ditemukan Putri Kandung Dalam Kondisi Mengenaskan, Pembunuh WN Korsel di Tambun Akhirnya Tertangkap

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:50 WIB

Perubahan Iklim Diprediksi Perparah Polusi Udara di Musim Kemarau, Kenapa?

Perubahan Iklim Diprediksi Perparah Polusi Udara di Musim Kemarau, Kenapa?

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:35 WIB

Investasi Asing dan Dampak Lingkungan: Apa yang Terjadi di Balik Pertumbuhan Industri?

Investasi Asing dan Dampak Lingkungan: Apa yang Terjadi di Balik Pertumbuhan Industri?

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:20 WIB

Inisial N dan R Dibongkar Anggota DPR, Diduga Cukong Besar Tambang Emas Ilegal di Sumbar

Inisial N dan R Dibongkar Anggota DPR, Diduga Cukong Besar Tambang Emas Ilegal di Sumbar

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:07 WIB