Jangan ke Arab Dulu! Asosiasi: Ribuan Dapur MBG Lokal Disuspensi, Daerah 3T Belum Terurus

Muhammad Yasir, Lilis Varwati

Selasa, 02 Juni 2026 | 10:19 WIB
Jangan ke Arab Dulu! Asosiasi: Ribuan Dapur MBG Lokal Disuspensi, Daerah 3T Belum Terurus
Ilustrasi Dapur MBG (pexels.com/Sony Feo)
baca 10 detik
  • Badan Gizi Nasional berencana memperluas Program Makan Bergizi Gratis bagi siswa Indonesia di Jeddah, Arab Saudi.
  • APPMBGI menilai rencana ekspansi tersebut prematur karena pelaksanaan program di dalam negeri masih menghadapi banyak kendala.
  • Terdapat ribuan dapur yang dibekukan akibat kasus keracunan pangan dan pelanggaran sanitasi, serta belum meratanya distribusi wilayah 3T.

Suara.com - Rencana pemerintah memperluas Program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga ke Arab Saudi menuai catatan kritis dari Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Dapur Makan Bergizi Gratis Indonesia (APPMBGI).

Asosiasi menilai pemerintah sebaiknya lebih dulu menuntaskan berbagai persoalan pelaksanaan MBG di dalam negeri sebelum membawa program unggulan tersebut ke luar negeri.

Ketua Umum DPP APPMBGI Abdul Rivai Ras mengatakan pihaknya pada dasarnya  mendukung upaya pemerintah memperluas manfaat MBG bagi anak-anak Warga Negara Indonesia (WNI) di luar negeri.

Namun, menurut dia, langkah tersebut seharusnya dilakukan setelah program benar-benar berjalan optimal di Indonesia.

"Dengan kondisi saat ini, di mana hampir 30 persen dapur MBG pernah disuspend dan lebih dari 2.200 dapur masih dibekukan, serta cakupan di daerah terpencil yang masih sangat terbatas, ekspansi ke Jeddah terasa prematur," ujar Rivai dalam keterangannya, Selasa (2/6/2026).

Menurut Rivai, keberhasilan MBG seharusnya terlebih dahulu dibuktikan di dalam negeri, terutama di wilayah-wilayah yang selama ini paling membutuhkan intervensi gizi.

"Kita harus membuktikan keberhasilan di Indonesia terlebih dahulu sebelum melangkah ke luar negeri," ujarnya.

Puluhan Siswa Keracunan Usai Santap Makan Bergizi Gratis di Kota Bogor [Ist]
Puluhan Siswa Keracunan Usai Santap Makan Bergizi Gratis di Kota Bogor [Ist]

Pernyataan tersebut merespons rencana Badan Gizi Nasional (BGN) membuka dapur MBG di Jeddah, Arab Saudi.

Program itu nantinya ditujukan bagi siswa Indonesia yang bersekolah di Arab Saudi dan saat ini masih berada dalam tahap kajian.

baca juga

Rivai menyoroti masih besarnya pekerjaan rumah dalam pelaksanaan MBG di Tanah Air.

Berdasarkan data BGN, dari sekitar 27.208 dapur MBG yang beroperasi sejak Januari 2025, sebanyak 8.182 dapur pernah dikenai sanksi penangguhan operasional.

Penangguhan itu terjadi akibat berbagai persoalan, mulai dari kasus keracunan pangan, dugaan markup harga bahan baku, hingga pelanggaran standar sanitasi dan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Tak hanya itu, hingga akhir Mei 2026 tercatat masih ada 2.213 dapur yang berstatus dibekukan.

Di sisi lain, Rivai mengingatkan bahwa masih banyak wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) yang belum menikmati manfaat program secara optimal. Padahal, menurut dia, daerah-daerah tersebut justru menjadi kawasan dengan tingkat kerentanan stunting yang tinggi.

"Di daerah 3T, anak-anak yang paling rentan stunting justru belum mendapatkan akses yang memadai. Bukan hanya soal kuantitas dapur, tapi kualitas gizi, keamanan pangan, dan keberlanjutan distribusi yang masih menjadi tantangan besar," katanya.

Ia menilai keberhasilan MBG di wilayah dengan tantangan logistik berat semestinya menjadi tolok ukur sebelum pemerintah berbicara soal ekspansi internasional.

"Ekspansi internasional sebaiknya dilakukan setelah kita memiliki model percontohan sukses di wilayah terpencil dalam negeri," ujar Rivai.

Sebagai mitra pelaksana program, APPMBGI menyatakan siap membantu pemerintah memperkuat tata kelola MBG, mulai dari peningkatan kapasitas pengelola dapur, pengawasan rantai pasok, hingga pengembangan model dapur yang sesuai dengan karakteristik daerah 3T.

Rivai berharap berbagai masukan tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan pemerintah agar program MBG tidak hanya meluas, tetapi juga benar-benar merata dan berkualitas bagi seluruh anak Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Cuma Siswa, BGN Tegaskan Ibu Hamil dan Balita 'Haram' Terlupakan di Program MBG

Bukan Cuma Siswa, BGN Tegaskan Ibu Hamil dan Balita 'Haram' Terlupakan di Program MBG

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:05 WIB

Dolar Menggila dan Harga Pangan Naik, Pengelola Dapur Khawatir Gizi MBG Tak Optimal

Dolar Menggila dan Harga Pangan Naik, Pengelola Dapur Khawatir Gizi MBG Tak Optimal

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 14:57 WIB

Gus Lilur: MBG Pasti Meroket Jika Tanpa Copet

Gus Lilur: MBG Pasti Meroket Jika Tanpa Copet

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:45 WIB

Terkini

Jokowi Bakal Hadir di Sidang Ijazah Palsu, Budi Arie Beberkan Persiapan Ayah Gibran

Jokowi Bakal Hadir di Sidang Ijazah Palsu, Budi Arie Beberkan Persiapan Ayah Gibran

News | Minggu, 01 November 2026 | 18:00 WIB

Ini Cara Minum Dirty Latte Si Kopi yang Lagi Viral, Jangan Asal Aduk!

Ini Cara Minum Dirty Latte Si Kopi yang Lagi Viral, Jangan Asal Aduk!

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 17:59 WIB

Binance Pulihkan Dana Peretasan Kripto Senilai USD 6,3 Miliar, FBI Tuduh Hacker Korut

Binance Pulihkan Dana Peretasan Kripto Senilai USD 6,3 Miliar, FBI Tuduh Hacker Korut

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 17:54 WIB

Delapan Belas Cerita, Delapan Belas Cara Mempermainkan Pikiran Pembaca

Delapan Belas Cerita, Delapan Belas Cara Mempermainkan Pikiran Pembaca

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 17:50 WIB

Perluas Pasar UMKM, Pertamina Hadirkan SMEXPO 2026 di Bekasi

Perluas Pasar UMKM, Pertamina Hadirkan SMEXPO 2026 di Bekasi

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 17:35 WIB

Kambang Iwak Diterjang Pohon Tumbang, Palembang Hadapi Ancaman Pohon Tua saat Musim Hujan

Kambang Iwak Diterjang Pohon Tumbang, Palembang Hadapi Ancaman Pohon Tua saat Musim Hujan

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 17:30 WIB

Wapres Apresiasi Ibu-Ibu Pengelola Bank Sampah Binaan Pertamina di Cilacap

Wapres Apresiasi Ibu-Ibu Pengelola Bank Sampah Binaan Pertamina di Cilacap

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 17:30 WIB

Siapa Berani Pasang Banner Oligarki Bajingan di BSD? Begini Kesaksian Jukir

Siapa Berani Pasang Banner Oligarki Bajingan di BSD? Begini Kesaksian Jukir

News | Minggu, 01 November 2026 | 17:30 WIB

Hadir di Acara Sumpah Pemuda Berujung Kontroversi, Raffi Ahmad: Ini Jadi Pelajaran!

Hadir di Acara Sumpah Pemuda Berujung Kontroversi, Raffi Ahmad: Ini Jadi Pelajaran!

Video | Minggu, 01 November 2026 | 17:28 WIB

PLN Raih Dua Penghargaan UN Women Indonesia, Perkuat Komitmen Pemberdayaan Perempuan

PLN Raih Dua Penghargaan UN Women Indonesia, Perkuat Komitmen Pemberdayaan Perempuan

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 17:22 WIB

×