- NASA mengembangkan teknologi pembangkit listrik tenaga nuklir di Bulan untuk mendukung misi eksplorasi manusia secara jangka panjang.
- Reaktor nuklir dipilih sebagai solusi energi stabil guna mengatasi keterbatasan panel surya saat menghadapi malam panjang di Bulan.
- Pembangunan infrastruktur pangkalan Bulan dilakukan melalui tiga tahap strategis sebagai persiapan teknis untuk misi eksplorasi menuju planet Mars.
Suara.com - Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) tengah menyiapkan teknologi pembangkit listrik tenaga nuklir di Bulan guna mendukung misi eksplorasi jangka panjang.
Kehadiran reaktor nuklir dinilai menjadi salah satu solusi untuk menyediakan pasokan energi yang stabil bagi pangkalan permanen manusia di Bulan, terutama di wilayah yang minim paparan sinar matahari.
Rencana tersebut menjadi bagian dari upaya NASA membangun infrastruktur yang mampu mendukung kehidupan manusia di luar Bumi secara berkelanjutan.
NASA Cari Solusi untuk Malam Panjang di Bulan
![Logo NASA. [Shutterstock]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2020/07/01/79345-logo-nasa.jpg)
Program Eksekutif NASA untuk Basis Bulan, Carlos Garcia-Galan, mengatakan bahwa sumber energi yang andal menjadi kebutuhan utama dalam pengembangan pangkalan permanen di Bulan.
Menurutnya, ketergantungan penuh pada panel surya memiliki keterbatasan karena sejumlah wilayah di Bulan mengalami periode kegelapan yang panjang.
"Kami ingin mencapai tahap di mana kami menghasilkan puluhan kilowatt listrik, dan reaktor nuklir di permukaan Bulan adalah jalan yang harus ditempuh. Jadi kami akan melakukan eksperimen dan pada akhirnya membangun kemampuan itu," kata Garcia-Galan dikutip dari Antara, Selasa (2/6/2026).
Ia menjelaskan bahwa lingkungan Bulan yang ekstrem, termasuk suhu sangat rendah dan minim cahaya di beberapa wilayah, membuat NASA harus mencari sumber energi alternatif yang dapat beroperasi tanpa gangguan.
"Jadi nuklir adalah langkah berikutnya, dimulai dari unit pemanas radioisotop pada aset awal agar bisa bertahan melewati malam," tambahnya.
Pembangunan Basis Bulan dalam Tiga Tahap
NASA telah menyiapkan peta jalan pembangunan pangkalan permanen di Bulan yang akan dilaksanakan secara bertahap.
Tahap pertama mencakup pengiriman kargo, peralatan berat, serta pembangunan infrastruktur dasar yang mendukung kebutuhan energi, komunikasi, dan penelitian ilmiah.
Pada tahap kedua, NASA akan mulai mengembangkan fasilitas yang memungkinkan manusia tinggal lebih lama di Bulan, termasuk sistem logistik dan pendukung kehidupan.
Fase ini juga direncanakan melibatkan kerja sama dengan berbagai lembaga antariksa internasional guna memperkuat kemampuan teknologi dan sumber daya yang dibutuhkan.
Batu Loncatan Menuju Mars
Tahap ketiga ditargetkan memungkinkan manusia tinggal dalam jangka panjang di permukaan Bulan dengan dukungan sistem yang