Florida Gugat Sam Altman dan OpenAI, ChatGPT Dituding Membahayakan Anak-anak

Arief Apriadi

Selasa, 02 Juni 2026 | 15:37 WIB
Florida Gugat Sam Altman dan OpenAI, ChatGPT Dituding Membahayakan Anak-anak
CEO OpenAI dan pencipta ChatGPT, Sam Altman saat mendatangi Indonesia pada Rabu (14/6/2023). [Screenshot/Dicky Prastya]
baca 10 detik
  • Negara Bagian Florida menggugat OpenAI dan Sam Altman karena dianggap gagal melindungi anak-anak pengguna platform ChatGPT.
  • Jaksa Agung Florida menuntut perubahan sistem serta peningkatan fitur kontrol orang tua untuk membatasi akses konten berbahaya.
  • Gugatan ini dipicu dugaan pengabaian risiko keselamatan anak demi komersialisasi produk serta sebagai bentuk regulasi teknologi AI.

Suara.com - Negara Bagian Florida melayangkan gugatan perdata terhadap OpenAI dan CEO-nya, Sam Altman, terkait dugaan kurangnya perlindungan bagi pengguna anak-anak di platform ChatGPT.

Jaksa Agung Florida, James Uthmeier, mengumumkan langkah hukum tersebut dengan menuding perusahaan kecerdasan buatan itu gagal menyediakan sistem kontrol orang tua yang memadai serta memberikan kesan bahwa platformnya aman digunakan oleh anak-anak.

Gugatan ini menjadi salah satu langkah hukum paling menonjol di Amerika Serikat yang secara khusus menyoroti tanggung jawab pengembang kecerdasan buatan terhadap keselamatan pengguna berusia muda.

Tuntutan Perubahan Sistem dan Kontrol Orang Tua

Profil Samuel Altman, Bos ChatGPT. (imigrasi.go.id)
Profil Samuel Altman, Bos ChatGPT. (imigrasi.go.id)

Gugatan terhadap OpenAI diumumkan langsung oleh Uthmeier pada Senin waktu setempat.

“Hari ini kami mengumumkan bahwa kami baru saja mengajukan gugatan perdata terhadap Sam Altman dan ChatGPT karena diduga membahayakan anak-anak serta menyesatkan orang tua dengan meyakinkan bahwa aplikasi ini aman digunakan,” ujar Uthmeier dalam konferensi pers.

Pemerintah Florida menuntut perusahaan tersebut melakukan perubahan pada sistemnya, termasuk memperkuat fitur kontrol orang tua guna membatasi akses anak-anak terhadap konten yang dianggap berisiko.

“Kami akan menjadi negara bagian pertama yang mengajukan gugatan terhadap ChatGPT. Saya berharap negara bagian lain akan mengikuti, dan pada akhirnya mereka harus mengubah pemrogramannya,” tambah Uthmeier.

Tuduhan Mengabaikan Peringatan

baca juga

Dalam dokumen gugatan, kantor Jaksa Agung Florida menuduh OpenAI lebih mengutamakan pengembangan dan komersialisasi produknya dibandingkan mitigasi risiko terhadap pengguna muda.

Pihak penggugat juga menyatakan perusahaan diduga mengabaikan sejumlah peringatan terkait potensi dampak psikologis maupun risiko penyalahgunaan teknologi AI.

Menurut gugatan tersebut, sistem AI yang dikembangkan OpenAI dinilai belum memiliki perlindungan yang cukup untuk mencegah penyalahgunaan atau paparan konten yang berpotensi membahayakan pengguna anak-anak.

OpenAI sendiri belum memberikan tanggapan resmi terkait tuduhan yang diajukan dalam gugatan tersebut.

Latar Belakang Gugatan

Langkah hukum Florida merupakan kelanjutan dari penyelidikan yang telah berlangsung sejak April lalu.

Penyelidikan tersebut antara lain menyoroti penggunaan teknologi kecerdasan buatan oleh pelaku dalam sejumlah kasus kriminal yang mendapat perhatian publik, termasuk insiden penembakan di Florida State University pada 2025.

Meski demikian, keterkaitan langsung antara penggunaan AI dan tindakan kriminal tersebut masih menjadi bagian dari proses penyelidikan serta perdebatan hukum yang berlangsung.

Gugatan ini diperkirakan dapat menjadi preseden penting bagi regulasi kecerdasan buatan di Amerika Serikat, terutama terkait perlindungan anak dan tanggung jawab perusahaan teknologi terhadap dampak produknya, demikian Antara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lingkaran Setan Kekerasan, 70 Persen Ayah yang Memukul Ternyata Pernah Jadi Korban Masa Kecil

Lingkaran Setan Kekerasan, 70 Persen Ayah yang Memukul Ternyata Pernah Jadi Korban Masa Kecil

News | Senin, 25 Mei 2026 | 21:03 WIB

Jangan Diam, Hubungi Nomor Ini Jika Lihat Kekerasan Anak di Sekolah

Jangan Diam, Hubungi Nomor Ini Jika Lihat Kekerasan Anak di Sekolah

News | Senin, 25 Mei 2026 | 20:43 WIB

Miris! Ternyata Cuma 46 Persen Kasus Bullying di Sekolah yang Berhasil Tuntas

Miris! Ternyata Cuma 46 Persen Kasus Bullying di Sekolah yang Berhasil Tuntas

News | Senin, 25 Mei 2026 | 20:36 WIB

Berawal dari Latihan Sepatu Roda, Anak 16 Tahun Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual

Berawal dari Latihan Sepatu Roda, Anak 16 Tahun Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 14:51 WIB

Menko PMK Pratikno Mengaku Selalu Ketakutan Setiap Ditelepon Menteri PPPA, Ada Apa?

Menko PMK Pratikno Mengaku Selalu Ketakutan Setiap Ditelepon Menteri PPPA, Ada Apa?

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 12:58 WIB

Terkini

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

×