Komunikasi Istana Dinilai Kehilangan Arah, Publik Jenuh dengan Drama Elite

Bangun Santoso, Hiskia Andika Weadcaksana

Rabu, 03 Juni 2026 | 16:50 WIB
Komunikasi Istana Dinilai Kehilangan Arah, Publik Jenuh dengan Drama Elite
Foto sebagai ILUSTRASI: Istana Negara di Jakarta. (Suara.com/Novian)
  • Dosen UMY Fajar Junaedi mengkritik gaya komunikasi reaktif dan emosional pihak Istana terhadap kritik Dino Patti Djalal.
  • Respons defensif Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dinilai menggeser substansi isu diplomasi menjadi polemik tidak produktif.
  • Komunikasi yang cenderung emosional tersebut berisiko mengikis kepercayaan publik serta menutupi capaian kinerja pemerintahan Presiden Prabowo.

Suara.com - Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Fajar Junaedi, menilai gaya komunikasi yang ditunjukkan lingkaran Istana belakangan ini cenderung reaktif dan emosional.

Penilaian itu muncul menyusul polemik antara Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal terkait kritik terhadap frekuensi kunjungan luar negeri Presiden Prabowo Subianto.

Menurut Fajar, respons yang muncul dari Istana justru menggeser fokus publik dari substansi kritik yang disampaikan.

"Saya melihat dinamika komunikasi istana saat ini seperti sebuah pertunjukan yang sedang kehilangan arah. Alih-alih membangun narasi besar yang tenang dan meyakinkan, kita menyaksikan respons yang cepat, emosional, dan defensif," kata Fajar kepada Suara.com, Rabu (3/6/2026).

Fajar menyoroti respons Teddy yang membalas kritik Dino dengan menyinggung masa jabatan diplomat senior tersebut sebagai Wakil Menteri Luar Negeri.

Menurutnya, langkah itu membuat isu utama mengenai efektivitas diplomasi dan prioritas pemerintahan tidak mendapat perhatian yang memadai.

"Substansi kritik tentang efisiensi, prioritas domestik, dan diplomasi yang efektif hampir tak tersentuh," ucapnya.

Ia menilai pola komunikasi semacam itu bukan bagian dari strategi komunikasi politik yang matang.

Sebaliknya, respons yang terlalu cepat terhadap setiap kritik dinilai berpotensi menyeret pemerintah ke dalam polemik yang tidak produktif.

"Tindakan komunikasi ini bukan strategi komunikasi yang terukur, melainkan kebiasaan reaktif yang terjebak dalam api kecil demi api kecil," ujarnya.

Disampaikan Fajar bahwa publik saat ini lebih menginginkan pemerintahan yang fokus menyelesaikan persoalan masyarakat. Dibanding terlibat dalam adu argumen dengan para tokoh politik atau diplomat senior.

Menurutnya, kegaduhan yang terus berulang dapat berdampak pada persepsi masyarakat terhadap pemerintah.

"Kisruh saling sindir yang berulang ini memang berbahaya. Publik Indonesia sebenarnya lelah dengan drama elite," tuturnya.

Ia menambahkan bahwa di era media sosial, setiap perdebatan antarelite dapat dengan cepat membesar dan memengaruhi tingkat kepercayaan publik.

Akumulasi kontroversi komunikasi, kata Fajar, berisiko menutupi capaian pemerintah di bidang ekonomi maupun diplomasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usai Dadan Dicopot, Kejagung Geledah Kantor BGN, Istana: Mari Kita Tunggu Hasil Kerja Jaksa

Usai Dadan Dicopot, Kejagung Geledah Kantor BGN, Istana: Mari Kita Tunggu Hasil Kerja Jaksa

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 15:33 WIB

Viral! Momen Luhut Binsar Panjaitan Cubit Pipi Teddy Indra Wijaya Bikin Gemas Warganet

Viral! Momen Luhut Binsar Panjaitan Cubit Pipi Teddy Indra Wijaya Bikin Gemas Warganet

Entertainment | Rabu, 03 Juni 2026 | 15:18 WIB

Duel Rekam Jejak Teddy Indra Wijaya vs Dino Patti Djalal, Prajurit Kopassus Lawan Diplomat LSE

Duel Rekam Jejak Teddy Indra Wijaya vs Dino Patti Djalal, Prajurit Kopassus Lawan Diplomat LSE

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 12:44 WIB

Nanik Jadi Kepala BGN, Istana: Tak Perlu Tunggu Seremoni, Langsung Kerja!

Nanik Jadi Kepala BGN, Istana: Tak Perlu Tunggu Seremoni, Langsung Kerja!

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 08:13 WIB

Heboh Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG, Istana Turun Tangan Lakukan Audit Internal

Heboh Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG, Istana Turun Tangan Lakukan Audit Internal

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 23:03 WIB

Teddy Klaim Prabowo Pakai Dana Pribadi untuk Kunjungan Luar Negeri, Celios: Buktinya Mana?

Teddy Klaim Prabowo Pakai Dana Pribadi untuk Kunjungan Luar Negeri, Celios: Buktinya Mana?

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:54 WIB

Klaim Investasi Seskab Teddy Dipreteli Guntur Romli: Menyesatkan Publik

Klaim Investasi Seskab Teddy Dipreteli Guntur Romli: Menyesatkan Publik

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:43 WIB

Terkini

Bansos Sarung dan Mukena Dikorupsi, Eks Legislator NTB Cuma Dituntut 2 Tahun Bui

Bansos Sarung dan Mukena Dikorupsi, Eks Legislator NTB Cuma Dituntut 2 Tahun Bui

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:53 WIB

Moratorium MBG Bikin Investor Menjerit, Jupnas Gizi: Ini Rapor Merah

Moratorium MBG Bikin Investor Menjerit, Jupnas Gizi: Ini Rapor Merah

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:52 WIB

Dijuluki 'Banjir Abadi', Genangan di Joglo Kembangan Akhirnya Ditangani Pemkot Jakbar

Dijuluki 'Banjir Abadi', Genangan di Joglo Kembangan Akhirnya Ditangani Pemkot Jakbar

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:51 WIB

Babak Baru Korupsi MBG, Asep Yusuf Somantri Punya Tugas 'Spesial' Atur SPPG

Babak Baru Korupsi MBG, Asep Yusuf Somantri Punya Tugas 'Spesial' Atur SPPG

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:49 WIB

BPK Akan Proses Etik Pegawai yang Terseret Kasus Suap

BPK Akan Proses Etik Pegawai yang Terseret Kasus Suap

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:43 WIB

Kapolda Riau Beri Nama Nona Seroja untuk Anak Gajah di Tesso Nilo, Apa Maknanya?

Kapolda Riau Beri Nama Nona Seroja untuk Anak Gajah di Tesso Nilo, Apa Maknanya?

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:29 WIB

Bak Film Laga! Penipu di Duren Sawit Dikejar-kejar Massa usai COD Motor Pakai Uang Palsu Rp12 Juta

Bak Film Laga! Penipu di Duren Sawit Dikejar-kejar Massa usai COD Motor Pakai Uang Palsu Rp12 Juta

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:28 WIB

Kata Istana Soal Rencana Kantin Sekolah di Wilayah 3T Bakal Diubah Jadi Dapur MBG

Kata Istana Soal Rencana Kantin Sekolah di Wilayah 3T Bakal Diubah Jadi Dapur MBG

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:21 WIB

Prabowo Perintahkan Kaji Ulang Buku Pelajaran, Tak Mau Siswa Indonesia Kalah dari Luar Negeri

Prabowo Perintahkan Kaji Ulang Buku Pelajaran, Tak Mau Siswa Indonesia Kalah dari Luar Negeri

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:15 WIB

Gubernur Ahmad Luthfi Dinobatkan Sebagai Tokoh Penggerak UMKM dan Ekonomi Kreatif

Gubernur Ahmad Luthfi Dinobatkan Sebagai Tokoh Penggerak UMKM dan Ekonomi Kreatif

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:07 WIB