Mahasiswa UI, IPB, hingga Pancasila Bersatu di Depok, Susun Tuntutan untuk Pemerintah

Dwi Bowo Raharjo

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:40 WIB
Mahasiswa UI, IPB, hingga Pancasila Bersatu di Depok, Susun Tuntutan untuk Pemerintah
Pengurus Pusat Forum Mahasiswa Nasional (FMN), Symphati Dimas Rafi'i, berpendapat dalam Konsolidasi Nasional di Aula Pusat Kegiatan Mahasiswa Lama, Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, Rabu petang (10/6/2026). (Suara.com/Juan)
  • Serikat Mahasiswa Progresif UI menggelar Konsolidasi Nasional di Depok pada 10 Juni 2026 untuk menyusun tuntutan kepada pemerintah.
  • Perwakilan mahasiswa dan aliansi sipil dari berbagai universitas mengevaluasi kebijakan ekonomi, kelembagaan, serta program strategis pemerintahan Prabowo saat ini.
  • Para peserta menuntut penghentian program Makan Bergizi Gratis dan mengkritisi rencana pembangunan batalion teritorial TNI di setiap daerah.

Suara.com - Serikat Mahasiswa Progresif UI (SemarUI) menggelar aksi solidaritas Konsolidasi Nasional di Aula Pusat Kegiatan Mahasiswa Lama, Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, Rabu (10/6/2026).

Aksi solidaritas ini merupakan respons atas berbagai tantangan dan krisis yang timbul dari pengelolaan ekonomi, kelembagaan, program kerja, dan komunikasi pemerintahan Prabowo Subianto.

Perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum UI, Mora Siahaan, mengatakan konsolidasi ini akan menjadi basis aksi mahasiswa dan sipil yang dilaksanakan sekitar minggu ini.

Diskusi ini menyusun tuntutan yang kelak dilayangkan ke pemerintah dalam aksi.

Ia mengatakan garis besar konsolidasi ini adalah ada konsern kebijakan fiskal serta nilai rupiah yang tidak mengarah ke pemulihan dalam kehidupan masyarakat.

Pengurus Pusat Forum Mahasiswa Nasional (FMN), Symphati Dimas Rafi'i, mengatakan melalui konsolidasi ini tuntutan yang disampaikan memang menjadi program prioritas dari pemerintahan Prabowo.

"Seperti MBG (Makan Bergizi Gratis), tidak ada bedanya dengan Koperasi Desa Merah Putih sudah merugikan rakyat dari berbagai aspek. Tidak ada harga lain selain dihentikan. Semisal diganti dengan program lain, silakan," ujar Dimas.

Dalam diskusi ini, Dimas turut mengusulkan dalam tuntutan, yaitu pembangunan batalion teritorial pembangunan TNI AD di setiap kabupaten atau kota.

"Pemerintahan Prabowo bukanlah pemerintahan yang berdaulat. Mesin utama yang paling mematikan diperluas adalah militer," ucapnya.

Aksi konsilidasi ini memperdalam setiap poin melalui penyampain gagasan dari berbagai BEM, perwakilan mahasiswa, dan aliansi masyarakat sipil.

Konsolidasi ini diikuti fakultas di UI, Universitas Gunadarma, Institut Pertanian Bogor, dan Universitas Pancasila.

Reporter: Cornelius Juan Prawira

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

MBG Watch Segel Kantor BGN, Tuntut Evaluasi Total Program Makan Bergizi Gratis

MBG Watch Segel Kantor BGN, Tuntut Evaluasi Total Program Makan Bergizi Gratis

Foto | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:18 WIB

Program Dokter Spesialis Keliling Kawal Sukses CKG di Jateng

Program Dokter Spesialis Keliling Kawal Sukses CKG di Jateng

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:31 WIB

Pemerintah Diminta Tidak Perkeruh Ekonomi dengan Regulasi yang Membingungkan

Pemerintah Diminta Tidak Perkeruh Ekonomi dengan Regulasi yang Membingungkan

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 16:50 WIB

Usai Isu Reshuffle Menkeu, Purbaya Kini Janji Lakukan Penghematan Belanja Besar-besaran

Usai Isu Reshuffle Menkeu, Purbaya Kini Janji Lakukan Penghematan Belanja Besar-besaran

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 15:24 WIB

Terkini

Tangkis Isu Anti-Asing, Prabowo: Investor Antre Masuk, Hanya yang 'Liar' Tak Suka Aturan!

Tangkis Isu Anti-Asing, Prabowo: Investor Antre Masuk, Hanya yang 'Liar' Tak Suka Aturan!

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:32 WIB

Mimpi Jadi Nyata! UU Polri Baru Buka Pintu bagi Disabilitas Masuk Polisi

Mimpi Jadi Nyata! UU Polri Baru Buka Pintu bagi Disabilitas Masuk Polisi

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:04 WIB

Bocah 6 Tahun Diduga Dibully hingga Kesetrum Tiang Listrik di Taman Kramat Pulo

Bocah 6 Tahun Diduga Dibully hingga Kesetrum Tiang Listrik di Taman Kramat Pulo

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:47 WIB

Jangan Cuma Naikkan Harga! Publik Tagih Transparansi Komponen Pembentuk Harga Pertamax

Jangan Cuma Naikkan Harga! Publik Tagih Transparansi Komponen Pembentuk Harga Pertamax

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:47 WIB

MBG Watch 'Segel' Kantor Badan Gizi Nasional, Tuntut Moratorium dan Audit Total

MBG Watch 'Segel' Kantor Badan Gizi Nasional, Tuntut Moratorium dan Audit Total

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41 WIB

Harga Pertamax Meroket, Media Asing: Tekanan Makin Berat Buat Rakyat Indonesia

Harga Pertamax Meroket, Media Asing: Tekanan Makin Berat Buat Rakyat Indonesia

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:36 WIB

Program Dokter Spesialis Keliling Kawal Sukses CKG di Jateng

Program Dokter Spesialis Keliling Kawal Sukses CKG di Jateng

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:31 WIB

Main Mata Audit Smart TV! KPK OTT 5 ASN BPK Pengembangan Kasus Bupati Muara Enim

Main Mata Audit Smart TV! KPK OTT 5 ASN BPK Pengembangan Kasus Bupati Muara Enim

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:30 WIB

Kenaikan Pertamax Jadi Sinyal Ada Kondisi Mendesak di Pemerintah

Kenaikan Pertamax Jadi Sinyal Ada Kondisi Mendesak di Pemerintah

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:27 WIB

Sony Sonjaya Ajukan JC, LPSK Masih Tunggu Permohonan Perlindungan

Sony Sonjaya Ajukan JC, LPSK Masih Tunggu Permohonan Perlindungan

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:25 WIB