Mendagri Usulkan Tambahan Anggaran Rp 6,27 Triliun, Pagu Kemendagri 2027 Jadi Rp 10,93 Triliun

Vania Rossa, Bagaskara Isdiansyah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:50 WIB
Mendagri Usulkan Tambahan Anggaran Rp 6,27 Triliun, Pagu Kemendagri 2027 Jadi Rp 10,93 Triliun
Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian (tangkap layar)
baca 10 detik
  • Mendagri Tito Karnavian mengusulkan tambahan anggaran Rp6,27 triliun kepada Komisi II DPR RI di Jakarta, Kamis (11/6).
  • Tambahan dana tersebut ditujukan untuk mendukung program strategis seperti insentif fiskal daerah, layanan Dukcapil, serta pengelolaan aset negara.
  • Total pagu anggaran Kemendagri tahun 2027 diharapkan mencapai Rp10,93 triliun untuk meningkatkan efektivitas kinerja dan kualitas pelayanan publik nasional.

Suara.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengusulkan tambahan pagu anggaran Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tahun 2027 sebesar Rp6,27 triliun. Jika disetujui, total pagu anggaran Kemendagri pada 2027 akan mencapai Rp10,93 triliun, meningkat dari pagu indikatif awal sebesar Rp4,65 triliun.

Usulan tersebut disampaikan Tito dalam rapat kerja bersama Komisi II DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (11/6).

Menurut Tito, tambahan anggaran dibutuhkan untuk mendukung berbagai program strategis Kemendagri, termasuk penguatan tata kelola pemerintahan daerah dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Salah satu komponen utama yang diusulkan adalah insentif fiskal daerah sebesar Rp1 triliun. Dana tersebut direncanakan untuk memberikan penghargaan kepada pemerintah daerah yang menunjukkan kinerja terbaik.

“Tahun ini kita memang sudah bekerja untuk melaksanakan kegiatan pemberian award kepada daerah yang berprestasi, dibagi dalam enam region dengan alokasi anggaran Rp1 triliun. Namun kemarin kami mengalami realokasi anggaran dari Kementerian Keuangan sehingga anggarannya berkurang,” kata Tito.

Ia menilai skema insentif tersebut penting untuk memperkuat mekanisme reward and punishment sekaligus menciptakan iklim kompetitif antardaerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Oleh karena itu, tahun depan kami tetap mengusulkan anggaran Rp1 triliun dalam rangka insentif fiskal daerah,” ujarnya.

Selain itu, Kemendagri mengusulkan Rp398,5 miliar untuk dukungan manajemen, termasuk layanan administrasi, operasional, dan kebutuhan organisasi pada 12 komponen serta 37 satuan kerja.

Kemudian, Rp72,8 miliar diusulkan untuk pembangunan dan pemeliharaan sarana-prasarana kantor serta penggantian Barang Milik Negara (BMN).

baca juga

Tito juga menekankan pentingnya pengamanan aset milik Kemendagri, termasuk sertifikasi aset tanah yang tersebar di berbagai daerah.

“Pengelolaan keuangan dan aset perlu diperkuat karena cukup banyak aset Kemendagri yang harus diamankan, termasuk tanah yang perlu disertifikasi satu per satu,” katanya.

Untuk kebutuhan tersebut, Kemendagri mengusulkan alokasi Rp27,1 miliar yang juga mencakup pengelolaan sistem keuangan dan perbendaharaan.

Di bidang lingkungan, Kemendagri juga mengusulkan anggaran Rp444,5 miliar melalui kerja sama dengan Bank Dunia (World Bank) dalam program Local Service Delivery Improvement Project untuk penanganan sampah di berbagai daerah.

Program tersebut akan difokuskan pada wilayah di luar 34 kawasan aglomerasi yang saat ini telah masuk dalam program penanganan pemerintah.

Sementara itu, Tito juga mengusulkan agar Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang berasal dari pemanfaatan data kependudukan dan catatan sipil (Dukcapil) sebesar Rp651,7 miliar dapat dikembalikan untuk mendukung program Kemendagri.

Menurutnya, penguatan layanan Dukcapil menjadi sangat penting karena pemerintah tengah menyiapkan sistem pemerintahan berbasis elektronik (e-government) yang bergantung pada kualitas dan akurasi data kependudukan nasional.

“Kami mengusulkan agar PNBP tersebut dapat digunakan kembali oleh Kemendagri untuk penguatan layanan publik, terutama Dukcapil, karena pemerintah akan meluncurkan e-government yang platform utamanya berbasis data Dukcapil,” ujar Tito.

Ia berharap Komisi II DPR RI dapat mendukung usulan tambahan anggaran tersebut agar Kemendagri mampu menjalankan tugas dan program yang semakin kompleks pada tahun mendatang.

“Dari kebutuhan program dan kegiatan yang akan diselenggarakan Kemendagri, kami memerlukan dukungan tambahan sebesar Rp6,27 triliun sehingga total pagu anggaran Kemendagri tahun 2027 menjadi Rp10,93 triliun,” kata Tito.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wamendagri Ribka Tegaskan Komitmen Kawal Percepatan Pembangunan KSPEAN Papua Selatan

Wamendagri Ribka Tegaskan Komitmen Kawal Percepatan Pembangunan KSPEAN Papua Selatan

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 11:41 WIB

Hadiri Perayaan Ulang Tahun Raja Charles III, Mendagri Tito Apresiasi Kemitraan Indonesia - Inggris

Hadiri Perayaan Ulang Tahun Raja Charles III, Mendagri Tito Apresiasi Kemitraan Indonesia - Inggris

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 10:29 WIB

Satgas PRR Minta Optimalisasi TKD dan Hibah Antardaerah Tak Terhambat Birokrasi

Satgas PRR Minta Optimalisasi TKD dan Hibah Antardaerah Tak Terhambat Birokrasi

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 21:08 WIB

Terkini

Review Cherophobia: Takut Bahagia Justru Menjauhkan Kita dari Kebahagiaan

Review Cherophobia: Takut Bahagia Justru Menjauhkan Kita dari Kebahagiaan

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 08:00 WIB

Tembus Pelosok! 90 Dapur Makan Bergizi Gratis Resmi Berdiri di Wilayah 3T Lampung

Tembus Pelosok! 90 Dapur Makan Bergizi Gratis Resmi Berdiri di Wilayah 3T Lampung

Lampung | Kamis, 17 September 2026 | 07:58 WIB

Aturan Saham Gocap Berakhir! BEI Hapus Batas Bawah Harga Menjadi Rp1

Aturan Saham Gocap Berakhir! BEI Hapus Batas Bawah Harga Menjadi Rp1

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 07:51 WIB

Influencer Promosikan Investasi Ilegal Dipanggil OJK, Kode Referral Berhadiah Jadi Sorotan

Influencer Promosikan Investasi Ilegal Dipanggil OJK, Kode Referral Berhadiah Jadi Sorotan

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 07:51 WIB

Berujung Maut! Tertangkap Basah Curi Jeruk, Pria di Banyuwangi Tewas Dihajar Warga

Berujung Maut! Tertangkap Basah Curi Jeruk, Pria di Banyuwangi Tewas Dihajar Warga

Jatim | Kamis, 17 September 2026 | 07:50 WIB

Siswa SMA-SMK di Pekanbaru Diliburkan Gegara Kabut Asap Karhutla

Siswa SMA-SMK di Pekanbaru Diliburkan Gegara Kabut Asap Karhutla

Riau | Kamis, 17 September 2026 | 07:46 WIB

3 Shio yang Menarik Keberuntungan 17 September 2026, Lagi Kebagian Hoki

3 Shio yang Menarik Keberuntungan 17 September 2026, Lagi Kebagian Hoki

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 07:44 WIB

7 Tips Mengemas Bekal di Lunch Box agar Tidak Cepat Basi dan Tetap Enak

7 Tips Mengemas Bekal di Lunch Box agar Tidak Cepat Basi dan Tetap Enak

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 07:42 WIB

Sudah Jadi Cagar Budaya, Eks Stasiun Banjarnegara Dibongkar, KAI Segera Turun Cek Kondisi

Sudah Jadi Cagar Budaya, Eks Stasiun Banjarnegara Dibongkar, KAI Segera Turun Cek Kondisi

Jawa Tengah | Kamis, 17 September 2026 | 07:37 WIB

3 Oven Mini Kompor untuk Rumah Tangga, Lebih Hemat Listrik

3 Oven Mini Kompor untuk Rumah Tangga, Lebih Hemat Listrik

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 07:35 WIB

×