Mengapa Pertamax Naik? Teddy Indra Wijaya Ungkap 3 Alasannya

Bella, Novian Ardiansyah

Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:36 WIB
Mengapa Pertamax Naik? Teddy Indra Wijaya Ungkap 3 Alasannya
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (4/2/2026). [Dok. Biro Pers Istana]
baca 10 detik
  • Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan penyesuaian harga Pertamax dilakukan karena mengikuti fluktuasi harga minyak dunia yang meningkat.
  • Pemerintah memastikan harga BBM bersubsidi jenis Pertalite dan Solar tetap stabil tanpa mengalami penyesuaian harga bagi masyarakat.
  • Harga Pertamax di Indonesia dipastikan tetap jauh lebih murah dibandingkan produk BBM setara di berbagai negara lain.

Suara.com - Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan alasan Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM nonsubsidi.

Melalui penjelasan di akun Instagram @sekretariat.kabinet, ada tiga poin yang disampaikan Teddy terkait kenaikan harga Pertamax.

Pertama, Pertamax merupakan BBM nonsubsidi.

"Artinya, harga Pertamax harus mengikuti harga minyak dunia," kata Teddy.

Sementara itu, BBM bersubsidi, yakni Pertalite dan Solar, tidak mengalami penyesuaian harga. Harga BBM bersubsidi tetap, yakni Pertalite Rp10.000 per liter dan Solar Rp6.800 per liter.

Kedua, Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM nonsubsidi karena harga minyak dunia mengalami kenaikan drastis sejak Maret.

"Tetapi pemerintah sudah menahan kenaikan selama berbulan-bulan," kata Teddy.

Ilustrasi Pertamax. [Ist]
Ilustrasi Pertamax. [Ist]

Ketiga, Teddy menyampaikan harga Pertamax tetap lebih murah dibandingkan BBM RON 92/95 di negara lain meskipun mengalami kenaikan.

"Walaupun naik, Harga Pertamax di Indonesia jauh lebih murah dibanding BBM RON 92/95 di negara lain," kata Teddy.

baca juga

Sebagai perbandingan, Teddy menyampaikan sejumlah harga BBM di negara lain berdasarkan data yang bersumber dari Petrol Price, GasWatch, dan Global Petrol Prices per 11 Juni 2026.

Indonesia: Rp16.260

Filipina: Rp22.158

Laos: Rp31.945

Thailand: Rp28.910

Myanmar: Rp25.085

Singapura: Rp42.971

Sebelumnya diberitakan bahwa Pertamina Patra Niaga resmi menaikkan harga BBM non-subsidi mulai 10 Juni 2026. Harga Pertamax (RON 92) naik dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter, sementara Pertamax Green 95 naik dari Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter.

Sekretaris Perusahaan Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, mengatakan kenaikan harga dilakukan setelah evaluasi sesuai formula yang ditetapkan pemerintah dan mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia serta harga pasar keekonomian.

Pertamina menyebut penyesuaian harga telah dikoordinasikan dengan pemerintah sebagai regulator dan bertujuan menjaga keberlanjutan penyediaan energi serta distribusi BBM berkualitas kepada masyarakat. Meski harga Pertamax dan Pertamax Green naik, pasokan keduanya dipastikan tetap aman di seluruh SPBU Pertamina.

Sementara itu, harga BBM non-subsidi lainnya tidak berubah, yakni Pertamax Turbo tetap Rp20.750 per liter, Dexlite Rp23.000 per liter, dan Pertamina Dex Rp24.800 per liter. Untuk BBM bersubsidi, harga Pertalite tetap Rp10.000 per liter dan Biosolar tetap Rp6.800 per liter.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aksi di Jantung Ibu Kota, Mahasiswa Desak Pemerintah Dengarkan Aspirasi Rakyat

Aksi di Jantung Ibu Kota, Mahasiswa Desak Pemerintah Dengarkan Aspirasi Rakyat

Foto | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:13 WIB

'BBM Kalian Mahal!' Riuh Klakson Pengendara di Sudirman Dukung Demo Mahasiswa

'BBM Kalian Mahal!' Riuh Klakson Pengendara di Sudirman Dukung Demo Mahasiswa

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:01 WIB

Harga BBM Naik, Purbaya Pede Tak Semua Warga Pindah ke Pertalite

Harga BBM Naik, Purbaya Pede Tak Semua Warga Pindah ke Pertalite

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 15:35 WIB

Harga BBM Naik, Gaya Hidup Tetap Jalan: Tanda Pola Konsumtif Sulit Lepas?

Harga BBM Naik, Gaya Hidup Tetap Jalan: Tanda Pola Konsumtif Sulit Lepas?

Your Say | Jum'at, 12 Juni 2026 | 15:45 WIB

Harga Pertamax Naik, Rakyat Kecil Kini 'Dipaksa' Olahraga Gratis di SPBU

Harga Pertamax Naik, Rakyat Kecil Kini 'Dipaksa' Olahraga Gratis di SPBU

Your Say | Jum'at, 12 Juni 2026 | 13:05 WIB

Keterangan Pers Bahlil Terkait Kenaikan Harga Pertamax dan Pemadaman Listrik Bergilir

Keterangan Pers Bahlil Terkait Kenaikan Harga Pertamax dan Pemadaman Listrik Bergilir

Video | Jum'at, 12 Juni 2026 | 11:16 WIB

Pertamax Naik, Anak Buah Mas Bahlil 'Ganteng' Imbau Masyarakat Sadar Tak Pindah

Pertamax Naik, Anak Buah Mas Bahlil 'Ganteng' Imbau Masyarakat Sadar Tak Pindah

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 19:35 WIB

Prabowo dan Jusuf Kalla Bertemu Tertutup di Istana

Prabowo dan Jusuf Kalla Bertemu Tertutup di Istana

Foto | Kamis, 11 Juni 2026 | 18:27 WIB

Harga Pertamax Naik, Anak Buah Mas Bahlil 'Ganteng' Ingatkan Jangan Ambil Untung

Harga Pertamax Naik, Anak Buah Mas Bahlil 'Ganteng' Ingatkan Jangan Ambil Untung

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 17:20 WIB

Harga Pertamax Naik, Buruh Khawatir Kuota Pertalite Tak Mampu Menampung Lonjakan Pengguna

Harga Pertamax Naik, Buruh Khawatir Kuota Pertalite Tak Mampu Menampung Lonjakan Pengguna

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 17:18 WIB

Terkini

DPR Nilai Suahasil Sosok Tepat Jadi Menkeu Baru, Bisa Selesaikan PR Purbaya

DPR Nilai Suahasil Sosok Tepat Jadi Menkeu Baru, Bisa Selesaikan PR Purbaya

News | Senin, 14 September 2026 | 17:26 WIB

Warga Protes MBG di Kudus, SPPG Minim Libatkan UMKM Lokal

Warga Protes MBG di Kudus, SPPG Minim Libatkan UMKM Lokal

News | Senin, 14 September 2026 | 17:23 WIB

Menangkis Label Generasi Sial, Gen Z Impact Fest Bedah Ketahanan Finansial

Menangkis Label Generasi Sial, Gen Z Impact Fest Bedah Ketahanan Finansial

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 17:15 WIB

3 Skincare Buah Merah Papua Maudy Ayunda untuk Mengatasi Penuaan Dini Wanita

3 Skincare Buah Merah Papua Maudy Ayunda untuk Mengatasi Penuaan Dini Wanita

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 17:15 WIB

Karhutla Jambi Capai 2.975 Hektare, Gubernur Sebut 80 Persen Diduga Sengaja Dibakar

Karhutla Jambi Capai 2.975 Hektare, Gubernur Sebut 80 Persen Diduga Sengaja Dibakar

News | Senin, 14 September 2026 | 17:14 WIB

Dicecar 23 Pertanyaan, Korban Dugaan Kekerasan Seksual Betrand Peto Rampung Diperiksa Polisi

Dicecar 23 Pertanyaan, Korban Dugaan Kekerasan Seksual Betrand Peto Rampung Diperiksa Polisi

News | Senin, 14 September 2026 | 17:14 WIB

Persija Harus Angkat Kaki dari Stadion GBK Usai Kalahkan Persib, Ini Kata Erick Thohir

Persija Harus Angkat Kaki dari Stadion GBK Usai Kalahkan Persib, Ini Kata Erick Thohir

Bola | Senin, 14 September 2026 | 17:10 WIB

Menkeu Suahasil Punya Cara Pandang Baru soal Efisiensi APBN

Menkeu Suahasil Punya Cara Pandang Baru soal Efisiensi APBN

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 17:10 WIB

Purbaya Dicopot, Media Singapura Ungkit 'Offside' Wacana Tarif Selat Malaka

Purbaya Dicopot, Media Singapura Ungkit 'Offside' Wacana Tarif Selat Malaka

News | Senin, 14 September 2026 | 17:08 WIB

Laka Maut KM Virgo di Laut Masalembo, Kenapa Kapal Cepat Miring dan Tanpa Alarm Bahaya?

Laka Maut KM Virgo di Laut Masalembo, Kenapa Kapal Cepat Miring dan Tanpa Alarm Bahaya?

News | Senin, 14 September 2026 | 17:07 WIB

×