Evaluasi MBG dan Krisis Regenerasi Petani Jadi Sorotan, Dudung Akui Program Perlu Ditata Ulang

Budi Arista Romadhoni

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:20 WIB
Evaluasi MBG dan Krisis Regenerasi Petani Jadi Sorotan, Dudung Akui Program Perlu Ditata Ulang
KSP Dudung Abdurachman mengungkap temuan terkait pengadaan motor listrik di BGN. (Suara.com/Novian)
baca 10 detik
  • Mahasiswa Universitas Brawijaya mengkritik efektivitas program Makan Bergizi Gratis, krisis regenerasi petani, serta hilirisasi riset kampus kepada Dudung Abdurachman.
  • Dudung Abdurachman mengakui adanya masalah implementasi dan berkomitmen melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program makan bergizi serta modernisasi sektor pertanian.
  • Hasil diskusi mengenai hambatan hilirisasi riset dan keberlanjutan ekonomi akan dilaporkan kepada Presiden sebagai bahan perumusan kebijakan nasional.

Suara.com - Dialog antara Kepala Staf Kepresidenan (Kastaf) Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman dan mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) berubah menjadi forum kritik terhadap sejumlah program strategis pemerintah.

Mulai dari efektivitas Program Makan Bergizi Gratis (MBG), krisis regenerasi petani, hingga mandeknya hilirisasi riset kampus menjadi sorotan utama.

Di hadapan Dudung, mahasiswa mempertanyakan kesiapan pemerintah mewujudkan swasembada pangan dan Indonesia Emas 2045 di tengah realitas mayoritas petani Indonesia yang telah berusia lanjut serta minimnya minat generasi muda terjun ke sektor pertanian.

Kritik paling tajam muncul ketika mahasiswa menyoroti bahwa pembangunan infrastruktur dan teknologi pertanian tidak akan berarti jika pemerintah gagal menyelesaikan persoalan regenerasi petani.

Mereka mengingatkan bahwa mencetak petani yang mandiri, adaptif, dan mampu mengelola teknologi modern membutuhkan waktu hingga belasan tahun, sementara saat ini sektor pertanian masih identik dengan kemiskinan dan rendahnya kesejahteraan.

Menanggapi hal itu, Dudung mengakui mayoritas petani Indonesia memang berusia di atas 40 tahun. Menurutnya, modernisasi pertanian menjadi kunci agar sektor agraria kembali menarik bagi generasi muda.

“Teknologi harus menjadi pintu masuk agar anak muda mau kembali melihat pertanian sebagai profesi yang menjanjikan,” ujarnya.

MBG Diakui Masih Bermasalah

Tak hanya sektor pertanian, mahasiswa juga menyoroti pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai belum sepenuhnya tepat sasaran.

baca juga

Berdasarkan temuan di lapangan, terdapat perbedaan kualitas pelaksanaan antarwilayah, bahkan ditemukan makanan yang tidak habis dikonsumsi oleh penerima manfaat.

Dudung secara terbuka mengakui pemerintah menemukan berbagai persoalan dalam implementasi program unggulan tersebut dan memastikan evaluasi besar-besaran segera dilakukan.

“Pemerintah dalam waktu dekat akan melakukan evaluasi menyeluruh dan penataan ulang MBG,” kata Dudung.

Menurutnya, pemerintah telah menemukan disparitas kualitas pelaksanaan program di berbagai daerah sehingga membutuhkan pembenahan agar tujuan peningkatan gizi benar-benar tercapai.

Ia menegaskan, penataan ulang akan difokuskan pada tiga aspek utama, yakni standar mutu gizi makanan, kualitas bahan pangan yang digunakan, dan ketepatan sasaran penerima manfaat, terutama di wilayah rawan stunting dan daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar).

“Hal-hal seperti ini akan ditata ulang agar program benar-benar mencapai tujuannya, yaitu memastikan penerima manfaat memperoleh makanan yang bergizi, layak, dan benar-benar dikonsumsi,” tegasnya.

Riset Kampus Dinilai Mandek di Rak Perpustakaan

Persoalan lain yang mengemuka dalam diskusi adalah minimnya hilirisasi hasil riset perguruan tinggi.

Mahasiswa menilai banyak inovasi akademik berakhir hanya menjadi jurnal ilmiah tanpa pernah masuk ke dunia industri atau menghasilkan nilai ekonomi nyata.

Mereka mendesak pemerintah membangun ekosistem yang mampu menjembatani hasil penelitian kampus dengan kebutuhan pasar melalui dukungan pendanaan, inkubasi bisnis, hingga pembentukan perusahaan rintisan berbasis teknologi.

Dudung mengakui persoalan tersebut masih menjadi pekerjaan rumah besar pemerintah.

“Masalah utama kita sekarang adalah hilirisasi sumber daya manusia. Banyak ide bagus, tetapi berhenti sebagai dokumen tanpa implementasi,” katanya.

Hasil diskusi tersebut, lanjut Dudung, akan dilaporkan langsung kepada Presiden sebagai bahan evaluasi dan perumusan kebijakan lanjutan.

Ekonomi Ekstraktif Dipertanyakan

Mahasiswa juga mempertanyakan komitmen pemerintah dalam menggeser pembangunan dari pola ekonomi ekstraktif menuju ekonomi yang lebih ramah lingkungan.

Menjawab kritik tersebut, Dudung menegaskan pemerintah mulai mengarahkan pembangunan ke konsep ekonomi restoratif yang menempatkan keberlanjutan lingkungan sebagai fondasi ketahanan pangan jangka panjang.

“Kalau persoalan ekologis tidak diselesaikan, itu akan menjadi hambatan besar bagi ketahanan pangan nasional,” ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis

Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:01 WIB

BGN Tegaskan Tuduhan Pembagian Dana MBG kepada Presiden adalah Hoaks

BGN Tegaskan Tuduhan Pembagian Dana MBG kepada Presiden adalah Hoaks

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:58 WIB

Connie Bakrie Sebut IKN Sekarang Kalah Tenar Sama Program MBG Rp1 Triliun Per Hari

Connie Bakrie Sebut IKN Sekarang Kalah Tenar Sama Program MBG Rp1 Triliun Per Hari

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 12:06 WIB

Terkini

5 Pilihan HP Murah 5G Mulai Rp 2 Jutaan, Performa Stabil Fitur Melimpah

5 Pilihan HP Murah 5G Mulai Rp 2 Jutaan, Performa Stabil Fitur Melimpah

Tekno | Senin, 14 September 2026 | 07:38 WIB

Pertamina Patra Niaga dan Pemprov Sulsel Bersinergi, Antrean BBM di SPBU Makassar Mulai Melandai

Pertamina Patra Niaga dan Pemprov Sulsel Bersinergi, Antrean BBM di SPBU Makassar Mulai Melandai

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 07:37 WIB

Pertamina Patra Niaga Pastikan Kebijakan Harga BBM Berjalan Sesuai Kebijakan Pemerintah

Pertamina Patra Niaga Pastikan Kebijakan Harga BBM Berjalan Sesuai Kebijakan Pemerintah

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 07:30 WIB

4 Shio Beruntung Dapat Bayaran Tambahan Minggu Ini, Ada Rezeki Tak Terduga?

4 Shio Beruntung Dapat Bayaran Tambahan Minggu Ini, Ada Rezeki Tak Terduga?

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 07:30 WIB

Pertamina Janji Dua Hari ke Depan Kondisi SPBU di Makassar Normal

Pertamina Janji Dua Hari ke Depan Kondisi SPBU di Makassar Normal

Sulsel | Senin, 14 September 2026 | 07:30 WIB

PSSI Kerja Sama dengan Ajax Amsterdam Kembangkan Sepak Bola RI

PSSI Kerja Sama dengan Ajax Amsterdam Kembangkan Sepak Bola RI

Video | Senin, 14 September 2026 | 07:30 WIB

69 Korban Selamat Kapal Virgo Tiba di Banjarmasin, Langsung Jalani Pemeriksaan Medis

69 Korban Selamat Kapal Virgo Tiba di Banjarmasin, Langsung Jalani Pemeriksaan Medis

News | Senin, 14 September 2026 | 07:08 WIB

BPH Migas Beberkan Alasan SPBU di Makassar Terus Diserbu Warga

BPH Migas Beberkan Alasan SPBU di Makassar Terus Diserbu Warga

Sulsel | Senin, 14 September 2026 | 07:07 WIB

Belajar dari Kecelakaan Kapal Virgo Transport 8, IABI Ingatkan Risiko Arus dan Cuaca di Laut

Belajar dari Kecelakaan Kapal Virgo Transport 8, IABI Ingatkan Risiko Arus dan Cuaca di Laut

News | Senin, 14 September 2026 | 07:00 WIB

Posko Kesehatan Pelabuhan Trisakti Tangani Korban Virgo Transport 8

Posko Kesehatan Pelabuhan Trisakti Tangani Korban Virgo Transport 8

Foto | Senin, 14 September 2026 | 07:00 WIB

×