Gempar! 326 Kepala Sekolah di Sulsel Mundur Serentak, DPR Cium Adanya Tekanan

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Senin, 15 Juni 2026 | 14:05 WIB
Gempar! 326 Kepala Sekolah di Sulsel Mundur Serentak, DPR Cium Adanya Tekanan
Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani. (Dok. DPR)
baca 10 detik
  • Sebanyak 326 kepala sekolah SMA dan SMK di Sulawesi Selatan mengundurkan diri massal pasca temuan BPK terkait dana BOS.
  • Wakil Ketua Komisi X DPR RI meminta Kemendikdasmen segera melakukan investigasi mendalam serta evaluasi menyeluruh atas tata kelola dana BOS.
  • Pemerintah daerah diminta memperbaiki komunikasi dan sistem pembinaan sekolah guna mengatasi masalah manajemen administratif yang selama ini terjadi.

Suara.com - Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, memberikan respons tegas terkait kabar mundurnya 326 Kepala Sekolah SMA dan SMK di Sulawesi Selatan (Sulsel) secara massal.

Fenomena ini diduga dipicu oleh temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Ia menyayangkan kejadian tersebut dan meminta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) segera turun tangan untuk melakukan investigasi mendalam.

"Kami menyayangkan hal tersebut terjadi. Kami meminta kepada Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah beserta seluruh jajaran untuk segera melakukan evaluasi dan mencari tahu kejadian yang sesungguhnya di Sulawesi Selatan hari ini," ujar Lalu di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (15/6/2026).

Berdasarkan informasi yang berkembang, pengunduran diri ratusan kepala sekolah ini terjadi dalam dua tahap, yakni 128 kepala sekolah pada tahap pertama dan 198 pada tahap kedua. Muncul dugaan bahwa terdapat perintah atau tekanan untuk mengundurkan diri pasca-temuan BPK tersebut.

Lalu menekankan bahwa persoalan penyelewengan dana BOS bukan hanya terjadi di Sulawesi Selatan, melainkan juga di berbagai daerah lain di Indonesia.

Menurutnya, hal ini menjadi sinyal kuat bahwa ada masalah pada sistem pembinaan dan tata kelola.

"Ketika terjadi seperti ini, maka artinya pembinaan, tata kelola, serta juklak-juknis (petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis) penggunaan dana BOS harus kita evaluasi lagi. Kami di Komisi X langsung berkoordinasi dengan kementerian terkait," tegasnya.

Ia menyarankan agar pemerintah lebih mengedepankan pendampingan dan pembinaan kepada pihak sekolah dalam mengelola anggaran, alih-alih hanya melakukan pengawasan administratif yang kaku.

baca juga

Lebih lanjut, Lalu melihat adanya indikasi komunikasi yang buruk antara Dinas Pendidikan setempat dengan para kepala sekolah. Ia mendesak pemerintah daerah, baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, untuk turut bertanggung jawab melakukan evaluasi internal.

"Artinya ada komunikasi yang tidak baik antara dinas dan sekolah, dalam hal ini kepala sekolah. Masalah manajemen ini perlu terus ditingkatkan, tidak hanya oleh pemda tetapi juga oleh kementerian," tambahnya.

Terkait adanya dugaan kebocoran dana atau kerugian negara, Komisi X DPR RI mendukung penuh penegakan hukum guna memberikan efek jera. Namun, Lalu menekankan agar penataan ulang sistem menjadi prioritas utama.

"Tentu kami mendorong agar hal ini ditata ulang kembali. Jika arahnya memang pidana, maka tentu kami serahkan kepada aparat penegak hukum untuk diproses lebih lanjut," pungkasnya.

Untuk diketahui, Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan (Disdik Sulsel) mengungkap latar belakang di balik mundurnya ratusan kepala sekolah dari jabatannya secara massal.

Kebijakan tersebut muncul setelah adanya temuan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait pengelolaan keuangan sekolah, khususnya dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), yang dinilai bermasalah secara administratif.

Persoalan itu memicu dinamika di internal dunia pendidikan Sulsel, mengingat jumlah kepala sekolah yang terdampak mencapai ratusan orang di berbagai jenjang SMA dan SMK.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Rekomendasi Shampo Terbaik untuk Mengatasi Hairline Mundur: Rambut Tebal, Rontok Berkurang

3 Rekomendasi Shampo Terbaik untuk Mengatasi Hairline Mundur: Rambut Tebal, Rontok Berkurang

Lifestyle | Senin, 25 Mei 2026 | 16:36 WIB

Modus 'Fatherless', Kepala Sekolah SMK Pamulang Diduga Lakukan Child Grooming ke Siswi

Modus 'Fatherless', Kepala Sekolah SMK Pamulang Diduga Lakukan Child Grooming ke Siswi

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 14:54 WIB

Ade Armando Resmi Keluar dari PSI, Pengamat Sebut Demi Selamatkan Citra Partai

Ade Armando Resmi Keluar dari PSI, Pengamat Sebut Demi Selamatkan Citra Partai

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:47 WIB

Terungkap Alasan Ade Armando Cabut dari PSI: Jangan Serang Partai Gara-gara Saya

Terungkap Alasan Ade Armando Cabut dari PSI: Jangan Serang Partai Gara-gara Saya

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 17:05 WIB

Terkini

Daftar Developer dan Skema Bunga KPR Murah di BRI x REI Expo Semarang

Daftar Developer dan Skema Bunga KPR Murah di BRI x REI Expo Semarang

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 20:46 WIB

BGN Tegaskan Motor Listrik SPPG Bukan Barang Korupsi, Bakal Dihibahkan ke Lembaga Lain

BGN Tegaskan Motor Listrik SPPG Bukan Barang Korupsi, Bakal Dihibahkan ke Lembaga Lain

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 20:45 WIB

5 Cara Memilih Lipstik yang Cocok untuk Acara Formal dan Casual

5 Cara Memilih Lipstik yang Cocok untuk Acara Formal dan Casual

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 20:45 WIB

Jangan Cuma Blokir Situs, Aktivis Pemuda Dukung Komdigi Sikat Habis Ekosistem Judol

Jangan Cuma Blokir Situs, Aktivis Pemuda Dukung Komdigi Sikat Habis Ekosistem Judol

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 20:39 WIB

Deteksi Dini Pembalakan, Kemenhut Gunakan Drone Canggih Awasi Hutan RI

Deteksi Dini Pembalakan, Kemenhut Gunakan Drone Canggih Awasi Hutan RI

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 20:35 WIB

5 Merek Sepatu Lokal Pria Terbaik untuk Gaya Kasual Pekerja Muda

5 Merek Sepatu Lokal Pria Terbaik untuk Gaya Kasual Pekerja Muda

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 20:35 WIB

Kasus Dugaan Polisi Aniaya 9 Warga, Koalisi Tanyakan Keseriusan Polda Riau

Kasus Dugaan Polisi Aniaya 9 Warga, Koalisi Tanyakan Keseriusan Polda Riau

Riau | Selasa, 21 Juli 2026 | 20:31 WIB

Kontroversi Hotman Paris Bela Febrie Adriansyah: Disemprot Istana hingga Dianggap Tak Paham Hukum

Kontroversi Hotman Paris Bela Febrie Adriansyah: Disemprot Istana hingga Dianggap Tak Paham Hukum

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 20:30 WIB

5 Tips Memilih Eyeliner yang Tepat untuk Pemula: Gampang Dipakai, Hasil Rapi

5 Tips Memilih Eyeliner yang Tepat untuk Pemula: Gampang Dipakai, Hasil Rapi

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 20:30 WIB

Tangki Cinta yang Kosong: Sulitnya Anak Broken Home Mengenal Hubungan Sehat

Tangki Cinta yang Kosong: Sulitnya Anak Broken Home Mengenal Hubungan Sehat

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 20:30 WIB

×