Pangi Syarwi: Kalau Bicara Gibran Lihat Jokowi di Belakangnya, Bisa Jadi Dia Presiden Malam Kan

Dwi Bowo Raharjo

Senin, 15 Juni 2026 | 16:00 WIB
Pangi Syarwi: Kalau Bicara Gibran Lihat Jokowi di Belakangnya, Bisa Jadi Dia Presiden Malam Kan
Joko Widodo atau Jokwoi bersama putra sulungnya Gibran Rakabuming Raka di Kebun Raya Bogor, Jawa Barat. (ANTARA News/Hanni Sofia)
baca 10 detik
  • Founder Voxpol Center, Pangi Syarwi Chaniago, menilai kunjungan daerah Jokowi bertujuan memperkuat pengaruh politik PSI dan Gibran Rakabuming.
  • Pangi mengklaim Jokowi berupaya mempertahankan kekuasaan melalui ambisi politik jangka panjang setelah masa jabatannya sebagai presiden berakhir secara resmi.
  • Diskusi tersebut menyoroti potensi munculnya dua pusat kekuasaan yang dapat mengganggu kenyamanan kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto saat ini.

Suara.com - Pengamat politik sekaligus Founder Voxpol Center, Pangi Syarwi Chaniago, melontarkan pernyataan kontroversial terkait manuver politik Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), pasca tak lagi menjabat sebagai kepala negara.

Dalam perbincangan di kanal YouTube Bambang Widjojanto, Pangi menilai berbagai aktivitas Jokowi di sejumlah daerah tidak bisa dilepaskan dari agenda politik jangka panjang yang berkaitan dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Menurut Pangi, kunjungan-kunjungan Jokowi ke berbagai daerah memiliki tujuan politik yang jelas.

"Ya katanya begitu ke NTT mau ke mana ya silakan, itu hak beliau kok sebagai warga negara. Agenda untuk situ ya cuma dua bagaimana PSI lolos bagaimana Gibran jadi presiden udah itu aja agendanya, enggak ada lagi." kata Pangi, dikutip (15/6/2026).

Ia bahkan mengaitkan agenda tersebut dengan ambisi politik yang lebih besar di masa depan.

"Kalau sudah bicara Gibran jangan bicara Gibran, lihat Jokowi di belakangnya. Bisa jadi dia presiden malam kan. Itu kan mimpi beliau tiga periode terwujud," ujarnya.

Pernyataan itu langsung ditanggapi Bambang Widjojanto yang meminta penjelasan lebih lanjut mengenai istilah "presiden malam" yang dimaksud Pangi.

"Pak Jokowi presiden malam?" tanya Bambang.

Menjawab pertanyaan tersebut, Pangi kembali menegaskan pandangannya.

baca juga

"Ya bisa kan presiden malam, presiden siangnya Gibran kan bisa juga," jawabnya.

Ketika Bambang kembali memastikan apakah yang dimaksud adalah posisi wakil presiden atau presiden, Pangi menjawab singkat.

"Presiden malamnya langsung. Kan ada presiden malam ada presiden siang katanya," ujar Pangi.

Dalam diskusi yang sama, Pangi juga menyoroti relasi antara Presiden Prabowo Subianto dengan Jokowi. Ia menilai tidak ada pemimpin yang nyaman apabila muncul kesan adanya dua pusat kekuasaan dalam pemerintahan.

Presiden Prabowo Subianto (kiri) dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (kanan) memberikan penghormatan terakhir mendiang Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno dalam upacara pemakaman di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta, Senin (2/3/2026). (ANTARA/Youtube Sekretariat Presiden)
Presiden Prabowo Subianto (kiri) dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (kanan) memberikan penghormatan terakhir mendiang Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno dalam upacara pemakaman di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta, Senin (2/3/2026). (ANTARA/Youtube Sekretariat Presiden)

"Kalau mewakili Pak Prabowo saya yakin nggak happy mana ada dua matahari kembar orang senang," katanya.

Pangi juga mengkritik langkah Jokowi yang masih aktif melakukan kunjungan ke berbagai daerah setelah tidak lagi menjabat sebagai presiden.

Menurutnya, publik dapat menafsirkan aktivitas tersebut sebagai upaya menjaga pengaruh politik.

"Nah itu sein kanan belok kiri itu itu yang bilang sudah tapi belum. Jadi sebaliknya gitu akhirnya dia keliling ke Indonesia," ujar Pangi.

Meski demikian, ia mengakui Jokowi memiliki hak sebagai warga negara untuk melakukan perjalanan dan menghadiri berbagai kegiatan di daerah.

Reporter: Dinda Pramesti K

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengamat Soroti Dominasi 'Geng Solo' di Kabinet Prabowo, Singgung Risiko Vacuum of Power

Pengamat Soroti Dominasi 'Geng Solo' di Kabinet Prabowo, Singgung Risiko Vacuum of Power

News | Senin, 15 Juni 2026 | 14:22 WIB

Henri Curiga Kasus Roy Suryo Dikebut, Sebut Ada Upaya Cegah Ijazah Jokowi Diuji di Pengadilan

Henri Curiga Kasus Roy Suryo Dikebut, Sebut Ada Upaya Cegah Ijazah Jokowi Diuji di Pengadilan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 22:05 WIB

Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi

Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 21:15 WIB

Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan

Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:46 WIB

Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini

Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:21 WIB

Terkini

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:06 WIB

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:01 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:38 WIB

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:33 WIB

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:24 WIB

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:16 WIB

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:15 WIB

Kejagung Tetapkan Tersangka Baru TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Kejagung Tetapkan Tersangka Baru TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:10 WIB

×