Perubahan Iklim Masuk ke Ruang Kelas: Ketika Suhu Sekolah Mulai Mengganggu Proses Belajar

Bimo Aria Fundrika

Selasa, 16 Juni 2026 | 18:00 WIB
Perubahan Iklim Masuk ke Ruang Kelas: Ketika Suhu Sekolah Mulai Mengganggu Proses Belajar
Potret Kegiatan Belajar Mengajar di Kelas (Pexels/el jusuf)

Suara.com - Perubahan iklim sering dibicarakan melalui kenaikan suhu global, banjir, atau cuaca ekstrem. Namun, dampaknya juga mulai muncul di ruang yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari: sekolah.

Di berbagai negara, suhu yang terus meningkat mulai mengubah pengalaman belajar anak-anak. Ruang kelas yang semakin panas kini tidak hanya memengaruhi kenyamanan, tetapi juga kesehatan, kemampuan berkonsentrasi, hingga prestasi akademik siswa.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa isu ini bukan persoalan yang berdiri sendiri. Lingkungan belajar ternyata ikut menentukan bagaimana anak menerima dan memproses pelajaran.

Saat suhu ruang kelas ikut menentukan hasil belajar

Penelitian Classroom Temperature and Learner Absenteeism in Public Primary Schools in the Eastern Cape, South Africa menemukan bahwa suhu tinggi di ruang kelas dapat mengganggu kemampuan anak untuk berkonsentrasi, mengingat informasi, serta mengendalikan perilaku.

Temuan tersebut menunjukkan bahwa proses belajar bukan hanya dipengaruhi kualitas pengajaran atau kurikulum, tetapi juga kondisi fisik ruang belajar.

Ketika suhu meningkat, tubuh anak perlu bekerja lebih keras untuk menjaga kondisi tetap nyaman. Akibatnya, sebagian energi dan perhatian yang seharusnya digunakan untuk memahami materi pelajaran justru terserap untuk beradaptasi terhadap panas.

Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat menurunkan kualitas pembelajaran dan berpengaruh pada pencapaian akademik.

Dampaknya tidak hanya pada belajar, tetapi juga kesehatan anak

baca juga

Paparan panas ekstrem juga membawa konsekuensi yang lebih luas. Anak-anak yang belajar di ruang dengan ventilasi buruk, jumlah siswa yang padat, serta akses air minum yang terbatas memiliki risiko lebih tinggi mengalami gangguan kesehatan fisik maupun mental.

Bagi sebagian kelompok, terutama anak dari komunitas berpenghasilan rendah, sekolah bahkan dapat menjadi salah satu tempat dengan paparan panas tertinggi yang mereka alami sepanjang hari.

Penelitian Mitigating the Effects of Climate Change in Children’s Outdoor Play Environments menunjukkan bahwa banyak bangunan sekolah dan area bermain belum dirancang untuk menghadapi suhu tinggi yang kini semakin sering terjadi akibat perubahan iklim.

Artinya, tantangan yang dihadapi bukan hanya soal cuaca yang berubah, tetapi juga kesiapan infrastruktur pendidikan dalam melindungi anak.

Ketimpangan kondisi sekolah memperbesar dampak panas

Pengaruh suhu terhadap proses belajar juga tidak dirasakan secara merata.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BGN Mendadak Setop MBG Selama Libur Sekolah, Seluruh Dapur Bakal Diaudit

BGN Mendadak Setop MBG Selama Libur Sekolah, Seluruh Dapur Bakal Diaudit

News | Senin, 15 Juni 2026 | 20:15 WIB

Open House SRMP 2 Medan, Gus Ipul Ajak Masyarakat Lihat Gambaran Utuh Sekolah Rakyat

Open House SRMP 2 Medan, Gus Ipul Ajak Masyarakat Lihat Gambaran Utuh Sekolah Rakyat

News | Senin, 15 Juni 2026 | 18:31 WIB

Ribuan Siswa Jabar Tak Tertampung di Negeri, Pemerintah Wajib Biayai Sekolah Swasta

Ribuan Siswa Jabar Tak Tertampung di Negeri, Pemerintah Wajib Biayai Sekolah Swasta

News | Senin, 15 Juni 2026 | 15:31 WIB

Terkini

Daftar Tersangka dan Pihak yang Diperiksa KPK Terkait Kasus Korupsi Bupati Pemalang

Daftar Tersangka dan Pihak yang Diperiksa KPK Terkait Kasus Korupsi Bupati Pemalang

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 14:11 WIB

Kembangkan Kemandirian Ekonomi, BRI Peduli Latih PMI Taiwan Rancang Usaha Berkelanjutan

Kembangkan Kemandirian Ekonomi, BRI Peduli Latih PMI Taiwan Rancang Usaha Berkelanjutan

Bri | Jum'at, 31 Juli 2026 | 14:10 WIB

Salman Khan Diduga Melakukan Prosedur Perawatan Rambut Ilegal

Salman Khan Diduga Melakukan Prosedur Perawatan Rambut Ilegal

Entertainment | Jum'at, 31 Juli 2026 | 14:10 WIB

Usut Dugaan Jual Beli Jabatan ASN, Inspektorat Kabupaten Bogor Pasrahkan Kasus ke Kepolisian

Usut Dugaan Jual Beli Jabatan ASN, Inspektorat Kabupaten Bogor Pasrahkan Kasus ke Kepolisian

Bogor | Jum'at, 31 Juli 2026 | 14:07 WIB

Perbatasan Ceuta Jebol, Migran Maroko Berenang ke Spanyol

Perbatasan Ceuta Jebol, Migran Maroko Berenang ke Spanyol

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 14:06 WIB

Kapolri Mutasi 146 Perwira, Kadivhubinter hingga Karoprovos Divpropam Berganti

Kapolri Mutasi 146 Perwira, Kadivhubinter hingga Karoprovos Divpropam Berganti

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 14:00 WIB

iCAR V27 Solusi Mobil Listrik Anti Cemas dengan Jarak Tempuh 1200 Km

iCAR V27 Solusi Mobil Listrik Anti Cemas dengan Jarak Tempuh 1200 Km

Otomotif | Jum'at, 31 Juli 2026 | 14:00 WIB

Ulasan Novel 23:59, Keberanian Ami dalam Mengikhlaskan Luka Masa Lalu

Ulasan Novel 23:59, Keberanian Ami dalam Mengikhlaskan Luka Masa Lalu

Your Say | Jum'at, 31 Juli 2026 | 14:00 WIB

Tanah Abang Masih Jadi Sarang Obat Keras, Polisi Tangkap 2-3 Pengedar Setiap Hari

Tanah Abang Masih Jadi Sarang Obat Keras, Polisi Tangkap 2-3 Pengedar Setiap Hari

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 13:58 WIB

Kondisi Ekonomi Tidak Pasti, Industri Pilih Tahan Barang di Gudang

Kondisi Ekonomi Tidak Pasti, Industri Pilih Tahan Barang di Gudang

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 13:58 WIB

×