Ribuan Siswa Jabar Tak Tertampung di Negeri, Pemerintah Wajib Biayai Sekolah Swasta

Bella, Lilis Varwati

Senin, 15 Juni 2026 | 15:31 WIB
Ribuan Siswa Jabar Tak Tertampung di Negeri, Pemerintah Wajib Biayai Sekolah Swasta
Ilustrasi siswa sekolah (Unsplash/Syahrul Alamsyah Wahid)
baca 10 detik
  • Koordinator Nasional JPPI, Ubaid Matraji, mendesak pemerintah menyiapkan skema pembiayaan sekolah sejak awal pelaksanaan sistem penerimaan murid baru.
  • Pemerintah wajib membiayai pendidikan seluruh anak karena program wajib belajar 13 tahun tidak boleh membebani biaya kepada masyarakat.
  • Jawa Barat dinilai lamban karena belum mengintegrasikan sekolah swasta ke dalam sistem penerimaan murid baru untuk mengatasi keterbatasan tampungan.

Suara.com - Koordinator Nasional Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI), Ubaid Matraji, menilai pemerintah daerah seharusnya sudah menyiapkan skema pembiayaan bagi seluruh calon siswa sejak awal pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).

Kebijakan tersebut seharusnya dilakukan tanpa menunggu munculnya kasus ribuan anak tidak tertampung di sekolah negeri, seperti yang terjadi di Jawa Barat.

Menurut Ubaid, program wajib belajar 13 tahun yang dijalankan pemerintah harus diikuti dengan kewajiban negara menyediakan pembiayaan pendidikan bagi seluruh anak usia sekolah.

"Pemerintah punya program wajib sekolah 13 tahun, jadi ada kewajiban semua anak untuk bersekolah. Tapi saat ini seakan-seakan tidak ada kewajiban pemerintah untuk membiayai, padahal enggak. Wajib sekolah ya wajib membiayai," kata Ubaid kepada Suara.com, Senin (15/6/2026).

Ia menilai skema bantuan pendidikan yang baru disiapkan setelah siswa gagal masuk sekolah negeri menunjukkan adanya kekeliruan dalam cara pandang pemerintah terhadap layanan pendidikan.

"Jadi anak-anak yang tidak tertampung di negeri bukan baru dicarikan skema pembiayaan. Sejak awal harusnya, kalau yang mau masuk sekolah Jabar ada seribu anak, sementara sekolah negeri hanya mampu menampung 300, maka 700 anak harus ditampung di sekolah swasta berikut skema pembiayaannya, tanpa membayar, semuanya akan ditampung APBD plus dana transfer pusat dari APBN," ujarnya.

Menurut Ubaid, tidak tepat apabila masyarakat dibebani biaya pendidikan ketika pemerintah mewajibkan seluruh anak mengikuti pendidikan hingga jenjang menengah.

"Gak mungkin sekolah diwajibkan tapi rakyat disuruh bayar sendiri," tegasnya.

ilustrasi siswa SMP (gemini)
ilustrasi siswa SMP (gemini)

Lebih lanjut, Ubaid mengatakan persoalan siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri sebenarnya terjadi hampir di seluruh daerah. Namun, menurutnya, Jawa Barat menghadapi persoalan yang lebih kompleks karena belum mengintegrasikan sekolah negeri dan swasta dalam sistem penerimaan murid baru.

baca juga

"Ini terjadi diskriminasi tidak hanya terjadi di Jawa Barat, tapi di semua daerah. Bedanya, Jabar parah karena tidak melakukan persiapan dengan baik," katanya.

Sebagai perbandingan, Ubaid mencontohkan sistem penerimaan murid di DKI Jakarta yang menurutnya telah melibatkan sekolah swasta dalam satu sistem yang terintegrasi sejak awal proses pendaftaran.

"Di Jakarta misalnya, sejak awal sistemnya sudah integrasi. Meskipun sekolah swasta yang dilibatkan hanya 103 sekolah. Tetapi anak Jakarta sudah dari awal SPMB sudah bisa memilih sekolah swasta di awal karena masuk dalam satu sistem online yang sudah terintegrasi. Sementara Jawa Barat belum lakukan sistem integrasi, itu masalahnya. Sehingga masalah di Jawa Barat jauh lebih ricuh dibandingkan daerah lain," tuturnya.

Sebelumnya, Dinas Pendidikan Jawa Barat menjamin akan menyalurkan serta memberikan dukungan pembiayaan bagi sekitar 77 ribu calon murid baru yang tidak tertampung di SMA dan SMK negeri pada seleksi Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB) 2026 apabila memilih sekolah swasta.

Langkah tersebut diambil sebagai solusi konkret atas keterbatasan daya tampung sekolah negeri, sekaligus menjawab kecemasan publik pasca gangguan akses massal pada sistem pengumuman digital Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jalur PCMB.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kritik Keras DPR Soal Anggaran Pendidikan 2027: Jangan Cuma Fokus Fisik, Guru Juga Butuh Sejahtera!

Kritik Keras DPR Soal Anggaran Pendidikan 2027: Jangan Cuma Fokus Fisik, Guru Juga Butuh Sejahtera!

News | Senin, 15 Juni 2026 | 14:30 WIB

Dilema Moral: Ketika Pendidikan Harus Menggunakan Tinju demi Keadilan

Dilema Moral: Ketika Pendidikan Harus Menggunakan Tinju demi Keadilan

Your Say | Senin, 15 Juni 2026 | 11:39 WIB

Stop Feodal! Dosen Gaul Tak Akan Kehilangan Harga Diri

Stop Feodal! Dosen Gaul Tak Akan Kehilangan Harga Diri

Your Say | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:40 WIB

Ketika Kampus Negeri Tak Lagi Ramah bagi Kelas Menengah

Ketika Kampus Negeri Tak Lagi Ramah bagi Kelas Menengah

Your Say | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:45 WIB

Prabowo Perintahkan Kaji Ulang Buku Pelajaran, Tak Mau Siswa Indonesia Kalah dari Luar Negeri

Prabowo Perintahkan Kaji Ulang Buku Pelajaran, Tak Mau Siswa Indonesia Kalah dari Luar Negeri

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:15 WIB

Khofifah Bangga Program ADEM Cetak Generasi Papua Berprestasi, 51 Murid Lolos PTN

Khofifah Bangga Program ADEM Cetak Generasi Papua Berprestasi, 51 Murid Lolos PTN

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 21:18 WIB

Polemik Modifikasi Kurikulum, Kenapa Lulusan Masih Sulit Siap Kerja?

Polemik Modifikasi Kurikulum, Kenapa Lulusan Masih Sulit Siap Kerja?

Your Say | Rabu, 10 Juni 2026 | 15:45 WIB

Krisis Otoritas Guru di Pendidikan Modern Dalam Drama 'Teach You a Lesson'

Krisis Otoritas Guru di Pendidikan Modern Dalam Drama 'Teach You a Lesson'

Your Say | Selasa, 09 Juni 2026 | 10:45 WIB

Melihat Sekolah Indonesia Jeddah di Arab Saudi

Melihat Sekolah Indonesia Jeddah di Arab Saudi

Foto | Senin, 08 Juni 2026 | 10:00 WIB

Prabowo Minta Anggaran Dijaga Ketat Demi Sekolah Rakyat: Negara Kaya, Tapi Harus Pandai Mengelola

Prabowo Minta Anggaran Dijaga Ketat Demi Sekolah Rakyat: Negara Kaya, Tapi Harus Pandai Mengelola

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 19:17 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×