Isi 14 Poin Perjanjian Damai AS - Iran Akhiri Perang

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 18 Juni 2026 | 09:01 WIB
Isi 14 Poin Perjanjian Damai AS - Iran Akhiri Perang
Pemerintah Amerika Serikat dan Iran menyepakati nota kesepahaman baru demi memulihkan stabilitas ekonomi global. (AI)
baca 10 detik
  • Amerika Serikat dan Iran menandatangani nota kesepahaman untuk menghentikan operasi militer secara permanen.

  • Kesepakatan mencakup pembukaan blokade Selat Hormuz dan bantuan rekonstruksi ekonomi Iran.

  • Teheran mendapat akses pencairan aset serta izin ekspor minyak mentah ke pasar dunia.

Suara.com - Hubungan bilateral antara Amerika Serikat dan Iran kini berada di ambang transformasi besar setelah tercapainya nota kesepahaman (MOU) perjanjian damai baru. Langkah diplomasi ini dirancang untuk menghentikan operasi militer sekaligus memulihkan arus perdagangan internasional.

Kesepakatan strategis tersebut tidak hanya fokus pada stabilitas keamanan di Selat Hormuz tetapi juga membawa insentif finansial yang sangat besar bagi Teheran. Melalui pelonggaran sanksi, Iran berpeluang mengalirkan kembali minyaknya ke pasar global dan mengakses dana ratusan miliar dolar.

Gebrakan ini menjadi pembeda nyata dari pola diplomasi sebelumnya yang kerap menemui jalan buntu. Pendekatan berbasis insentif ekonomi ini diharapkan mampu meredam ketegangan geopolitik secara permanen di kawasan Timur Tengah.

Presiden Iran Masoud Pezeshkian. Iran dan AS menyepakati pakta damai untuk membuka kembali jalur perdagangan Selat Hormuz. (IRNA)
Presiden Iran Masoud Pezeshkian. Iran dan AS menyepakati pakta damai untuk membuka kembali jalur perdagangan Selat Hormuz. (IRNA)

Dikutip dari CNN Internasional, dokumen setebal 14 poin ini merangkum komitmen awal kedua belah pihak yang saling mengikat. Seorang pejabat senior pemerintahan Trump membacakan langsung draf kesepakatan tersebut dalam saluran komunikasi bersama para jurnalis.

Berikut adalah isi lengkap dari poin-poin kesepakatan yang telah disetujui:

1. Amerika Serikat dan Republik Islam Iran beserta sekutu mereka dalam perang saat ini menandatangani MOU ini untuk menyatakan penghentian segera dan permanen operasi militer di semua lini, termasuk di Lebanon, dan berjanji mulai sekarang tidak akan memulai perang atau operasi militer apa pun terhadap satu sama lain, dan untuk menahan diri dari ancaman atau penggunaan kekerasan terhadap satu sama lain, serta menjamin integritas wilayah dan kedaulatan Lebanon. Kesepakatan akhir akan mengonfirmasi penghentian permanen perang di semua lini, termasuk di Lebanon dan ketentuan lain dari paragraf ini.

2. Amerika Serikat dan Republik Islam Iran berjanji untuk menghormati kedaulatan dan integritas wilayah masing-masing dan menahan diri dari mencampuri urusan dalam negeri satu sama lain.

3. Amerika Serikat dan Republik Islam Iran berkomitmen untuk bernegosiasi dan mencapai kesepakatan akhir dalam waktu maksimal 60 hari, yang dapat diperpanjang dengan persetujuan bersama.

4. Segera setelah penandatanganan MOU ini, Amerika Serikat akan mulai mencabut blokade maritimnya dan segala gangguan atau hambatan terhadap Republik Islam Iran, dan akan sepenuhnya mengakhiri blokade maritim dalam waktu 30 days. Selama periode ini, lalu lintas kapal akan disesuaikan dengan jumlah lalu lintas sebelum perang yang dipulihkan oleh Republik Islam Iran. Amerika Serikat selanjutnya berjanji untuk menarik pasukannya dari kedekatan Republik Islam Iran dalam waktu 30 hari setelah kesepakatan akhir.

baca juga

5. Setelah penandatanganan MOU ini, Republik Islam Iran akan melakukan pengaturan dengan upaya terbaiknya demi jalur aman kapal komersial tanpa biaya, hanya selama 60 hari, dari Teluk Persia ke Laut Oman dan sebaliknya. Lalu lintas kapal komersial akan segera dimulai, dan dengan mempertimbangkan perlunya menghilangkan hambatan teknis dan militer serta pembersihan ranjau oleh Republik Islam Iran akan diberlakukan dalam waktu 30 hari. Republik Islam Iran akan mengadakan dialog dengan Kesultanan Oman untuk menetapkan administrasi masa depan dan layanan maritim di Selat Hormuz dalam diskusi dengan negara-negara pesisir Teluk Persia lainnya sejalan dengan hukum internasional yang berlaku dan hak kedaulatan negara-negara pesisir Selat Hormuz.

6. Amerika Serikat berjanji dengan mitra regional untuk menyusun rencana definitif yang disepakati bersama dengan setidaknya 300 miliar dolar AS untuk rekonstruksi dan pembangunan ekonomi Republik Islam Iran. Mekanisme pelaksanaan rencana ini akan difinalisasi sebagai bagian dari kesepakatan akhir dalam 60 hari. Semua lisensi, pengecualian, dan izin yang diperlukan untuk transaksi keuangan terkait akan diberikan oleh Amerika Serikat.

7. Amerika Serikat berjanji untuk mengakhiri semua jenis sanksi terhadap Republik Islam Iran, termasuk resolusi Dewan Keamanan PBB. Resolusi Dewan Gubernur IAEA, semua sanksi sepihak AS, primer dan sekunder dalam jadwal yang disepakati sebagai bagian dari kesepakatan akhir. Republik Islam Iran dan Amerika Serikat mengakui pentingnya isu penghentian sanksi yang disebutkan di atas, dan menyatakan niat mereka untuk segera membahas isu-isu ini dalam negosiasi guna mencapai kesepakatan bersama.

8. Republik Islam Iran menegaskan kembali bahwa mereka tidak akan mengadakan atau mengembangkan senjata nuklir. Amerika Serikat dan Republik Islam Iran telah sepakat untuk menyelesaikan kepemilikan material stok yang diperkaya berdasarkan mekanisme yang akan disepakati bersama sesuai dengan jadwal yang disebutkan dalam paragraf tujuh dengan metodologi minimum untuk dicampur di lokasi di bawah pengawasan IAEA. Kedua belah pihak juga sepakat untuk membahas isu pengayaan dan hal-hal lain yang disepakati bersama terkait dengan kebutuhan nuklir Republik Islam Iran, berdasarkan kerangka kerja yang memuaskan yang disepakati dalam kesepakatan akhir. Kesepakatan akhir akan mengonfirmasi ketentuan paragraf ini. Amerika Serikat dan Republik Islam Iran mengakui pentingnya isu-isu nuklir yang disebutkan di atas. Mereka menyatakan niat mereka untuk segera membahas isu-isu ini dalam negosiasi guna mencapai kesepakatan bersama.

9. Sembari menunggu kesepakatan akhir, Amerika Serikat dan Republik Islam Iran sepakat untuk mempertahankan status quo. Republik Islam Iran akan mempertahankan status quo program nuklir saat ini, dan Amerika Serikat tidak akan menjatuhkan sanksi baru dan tidak akan menempatkan pasukan tambahan di kawasan tersebut.

10. Amerika Serikat berjanji bahwa segera setelah penandatanganan MOU ini dan hingga penghentian sanksi, Departemen Keuangan AS akan mengeluarkan pengecualian untuk ekspor minyak mentah Iran, produk minyak bumi, dan turunannya, serta semua layanan terkait, termasuk transaksi perbankan, asuransi, transportasi, dan lain-lain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Foto Bersejarah Presiden Masoud Pezeshkian Tanda Tangan Perang AS - Iran Selesai!

Foto Bersejarah Presiden Masoud Pezeshkian Tanda Tangan Perang AS - Iran Selesai!

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 08:49 WIB

Akhirnya! Amerika dan Iran Tanda Tangan Perjanjian Sudahi Perang

Akhirnya! Amerika dan Iran Tanda Tangan Perjanjian Sudahi Perang

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 08:42 WIB

Here We Go! Timnas Iran Dapat Tambahan Amunisi Baru Jelang Lawan Belgia

Here We Go! Timnas Iran Dapat Tambahan Amunisi Baru Jelang Lawan Belgia

Bola | Rabu, 17 Juni 2026 | 16:17 WIB

Terkini

Polres Tasikmalaya Dalami Dugaan Korban Penipuan ASN PPPK, Modus Kenalan via Mobile Legends

Polres Tasikmalaya Dalami Dugaan Korban Penipuan ASN PPPK, Modus Kenalan via Mobile Legends

Jabar | Kamis, 17 September 2026 | 19:30 WIB

5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda

5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 19:30 WIB

Sinergi Kilang Plaju dan R&P Sumatera Dorong Generasi Muda Jadi Agent of Change

Sinergi Kilang Plaju dan R&P Sumatera Dorong Generasi Muda Jadi Agent of Change

Sumsel | Kamis, 17 September 2026 | 19:26 WIB

10 Hari Tanpa Titik Terang, Operasi SAR Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dihentikan

10 Hari Tanpa Titik Terang, Operasi SAR Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dihentikan

News | Kamis, 17 September 2026 | 19:22 WIB

Fahd A Rafiq Hattrick Jadi Tersangka, Bahlil Anggap Musibah dan Akui Tak Bisa Kontrol Semua Kader

Fahd A Rafiq Hattrick Jadi Tersangka, Bahlil Anggap Musibah dan Akui Tak Bisa Kontrol Semua Kader

News | Kamis, 17 September 2026 | 19:20 WIB

bank bjb dan MNC Finance Perkuat Sinergi Bisnis Melalui Kerja Sama Asset Buy

bank bjb dan MNC Finance Perkuat Sinergi Bisnis Melalui Kerja Sama Asset Buy

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 19:18 WIB

Kabupaten-Kota di Riau Diminta Sesuaikan Pembelajaran Imbas Kabut Asap

Kabupaten-Kota di Riau Diminta Sesuaikan Pembelajaran Imbas Kabut Asap

Riau | Kamis, 17 September 2026 | 19:15 WIB

Geledah Kantor ATR/BPN, KPK Temukan Bukti-bukti dari Ruang Kerja Anak Buah Nusron Wahid

Geledah Kantor ATR/BPN, KPK Temukan Bukti-bukti dari Ruang Kerja Anak Buah Nusron Wahid

News | Kamis, 17 September 2026 | 19:12 WIB

Ahmad Ali: Gelombang Besar Menuju Kemenangan PSI 2029 Dimulai dari Sulteng

Ahmad Ali: Gelombang Besar Menuju Kemenangan PSI 2029 Dimulai dari Sulteng

Sulsel | Kamis, 17 September 2026 | 19:06 WIB

IPB University dan BRIN Luncurkan Innobridge, Perkuat Kolaborasi Riset dan Inovasi

IPB University dan BRIN Luncurkan Innobridge, Perkuat Kolaborasi Riset dan Inovasi

Bogor | Kamis, 17 September 2026 | 19:06 WIB

×