PKB Singgung Sikap PDIP soal Aksi Tolak MBG: Jangan Bilang A, yang Dikerjakan B

Vania Rossa, Bagaskara Isdiansyah

Kamis, 18 Juni 2026 | 13:33 WIB
PKB Singgung Sikap PDIP soal Aksi Tolak MBG: Jangan Bilang A, yang Dikerjakan B
Ketua Fraksi PKB Jazilul Fawaid . (Suara.com)
baca 10 detik
  • Jazilul Fawaid menyoroti ketidakjelasan posisi politik PDIP sebagai partai penyeimbang dalam menanggapi berbagai dinamika kebijakan pemerintah saat ini.
  • PDIP membantah keterlibatan institusi dalam aksi demonstrasi mahasiswa yang menolak program Makan Bergizi Gratis di Jakarta.
  • Said Abdullah menyatakan kehadiran Andi Widjajanto dalam demonstrasi mahasiswa tidak merepresentasikan sikap resmi atau instruksi PDI Perjuangan.

Suara.com - Ketua Fraksi PKB DPR RI Jazilul Fawaid menyoroti ketidakjelasan sikap PDI Perjuangan (PDIP) menyusul munculnya tudingan dari Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Bersatu terkait kehadiran Andi Widjajanto dalam aksi demonstrasi mahasiswa yang menolak sejumlah kebijakan pemerintah, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Jazilul menilai status PDIP sebagai "partai penyeimbang" hingga kini masih terlihat abu-abu dan membingungkan. Menurutnya, publik menangkap kesan bahwa posisi PDIP tidak tegas karena terdapat perbedaan antara pernyataan partai dan realitas di lapangan.

"Belum (jelas), karena selama ini memang ada kesan gitu, di sana dan di sini, belum tegas posisinya. Menyeimbangkan kayak apa, itu nggak paham," ujar Jazilul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (18/6/2026).

Menanggapi penjelasan PDIP yang menyatakan kehadiran Andi Widjajanto tidak merepresentasikan instruksi partai, Jazilul menegaskan tidak ingin mencampuri urusan internal PDIP. Namun, ia menilai integritas politik harus ditunjukkan melalui sikap yang konsisten.

"Ya tentu itu kita tidak ikut pada urusan rumah tangga PDIP. Tetap apa pun posisi kerja sama tentu ada. Namun, sikap yang tegas lebih kita hargai daripada bilang A yang dikerjakan B," tegasnya.

Jazilul berharap PDIP segera memberikan kepastian mengenai posisi politiknya. Menurut dia, ketegasan sikap diperlukan agar roda pemerintahan dan dinamika politik nasional berjalan secara transparan dan terukur.

PDIP Bantah Terlibat Aksi Mahasiswa

Sebelumnya, Ketua DPP PDIP Said Abdullah membantah tudingan Aliansi BEM Bersatu yang menyebut adanya keterlibatan aktor politik senior di balik rangkaian aksi penolakan program MBG.

BEM Bersatu sebelumnya menyebut adanya dugaan intervensi politik dengan menyeret nama Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso—besan Jenderal TNI (Purn) Andika Perkasa—serta kehadiran politisi PDIP Andi Widjajanto di tengah massa aksi.

baca juga

Menanggapi hal tersebut, Said menegaskan PDIP secara institusi tidak terlibat dalam gerakan mahasiswa tersebut.

"Dipastikan, PDI Perjuangan, sesuai dengan perintah Ibu Ketua Umum, terhadap berbagai demonstrasi, baik akhir Agustus yang lalu maupun turunnya adik-adik mahasiswa, tidak ada sama sekali keterlibatan dari PDI Perjuangan. Baik itu sebagai kader maupun sebagai anggota," ujar Said di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (17/6/2026).

Said menjelaskan bahwa menggerakkan demonstrasi mahasiswa bukan merupakan pola perjuangan yang dianut PDIP.

Terkait keberadaan Andi Widjajanto yang terpantau di lokasi aksi, Said meminta agar hal itu tidak dikaitkan dengan sikap resmi partai.

"Tegas yang disampaikan Ibu, karena itu bukan cara-cara PDI Perjuangan. Termasuk ketika termonitor oleh berbagai pihak, keikutsertaan atau jalan-jalan yang terlihat seperti Andi Widjajanto, itu sama sekali tidak boleh ditafsirkan bahwa itu adalah PDI Perjuangan," tegasnya.

Mengenai dugaan keterlibatan Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang dikaitkan karena hubungan kekeluargaan dengan tokoh tim pemenangan Ganjar Pranowo, Said menilai anggapan tersebut terlalu dipaksakan.

"Kalau dia ada besanan, ada famili, itu bukan pada tempatnya kita mempermasalahkan kedekatan kekeluargaan. Akan tetapi kalau itu dikait-kaitkan, menurut hemat saya, sangat tidak make sense sama sekali," ujarnya.

Said menegaskan PDIP menghormati kebebasan berpendapat sebagai bagian dari demokrasi. Namun, ia memastikan partainya tidak pernah mengorganisasi mahasiswa untuk melakukan demonstrasi demi kepentingan politik tertentu.

Ia juga menekankan bahwa mahasiswa merupakan kelompok kritis yang memiliki independensi dan integritas dalam menyampaikan aspirasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PKB Sentil PDIP, Minta Sikap Politik Tegas Tak Abu-abu:  Kalau Oposisi Ya Oposisi

PKB Sentil PDIP, Minta Sikap Politik Tegas Tak Abu-abu: Kalau Oposisi Ya Oposisi

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 13:04 WIB

Dituding Jadi Aktor Intelektual Demo Tolak MBG, PDIP Buka Suara: Mahasiswa Nggak Bisa Diperintah!

Dituding Jadi Aktor Intelektual Demo Tolak MBG, PDIP Buka Suara: Mahasiswa Nggak Bisa Diperintah!

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 15:05 WIB

Guntur Romli Cium Motif Lain BEM Bersatu: Dari Mana Dana Bikin Konferensi Pers?

Guntur Romli Cium Motif Lain BEM Bersatu: Dari Mana Dana Bikin Konferensi Pers?

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 21:35 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×