Jazilul Desak PDIP Tegas jadi Partai Oposisi atau Koalisi, Deddy Sitorus: Memangnya Dia Siapa?

Bella, Bagaskara Isdiansyah

Kamis, 18 Juni 2026 | 14:47 WIB
Jazilul Desak PDIP Tegas jadi Partai Oposisi atau Koalisi, Deddy Sitorus: Memangnya Dia Siapa?
Deddy Sitorus (e media DPR)
baca 10 detik
  • Deddy Sitorus meminta Jazilul Fawaid berhenti mencampuri urusan internal PDIP terkait sikap politik partai pada Kamis (18/6/2026).
  • Deddy menegaskan posisi PDIP saat ini berada di luar pemerintahan sebagai penyeimbang kekuasaan untuk menjaga sistem demokrasi.
  • Jazilul Fawaid sebelumnya mendesak PDIP bersikap tegas agar tidak mengganggu jalannya program kerja pemerintahan Presiden di Jakarta.

Suara.com - Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP), Deddy Yevri Sitorus, bereaksi keras terhadap pernyataan Ketua Fraksi PKB DPR RI, Jazilul Fawaid, yang menyentil posisi politik PDIP.

Deddy meminta Jazilul untuk fokus mengurusi internal partainya sendiri ketimbang mencampuri urusan rumah tangga partai lain.

"Lebih baik Jazilul urus partainya sendiri daripada ngurusi orang lain," ujar Deddy saat dihubungi Suara.com, Kamis (18/6/2026).

Deddy menegaskan bahwa arah kebijakan dan posisi politik PDIP bukanlah konsumsi publik yang bisa didorong-dorong oleh pihak luar.

Menurutnya, segala keputusan strategis partai merupakan hasil dari mekanisme organisasi yang baku, yakni melalui Kongres, Rakernas, serta mandat prerogatif Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.

"Sikap dan posisi PDI Perjuangan itu merupakan keputusan organisasi. Jadi tidak bisa seenaknya kader partai lain mendesak kami untuk melakukan apa pun. Memangnya dia siapa?" tegas Deddy.

Tak hanya itu, Deddy juga melontarkan kritik tajam terhadap pemahaman politik Jazilul.

Ia menyarankan agar Wakil Ketua Umum PKB tersebut memperdalam literasi mengenai perbedaan sistem pemerintahan, khususnya terkait terminologi "oposisi".

Deddy menjelaskan bahwa istilah oposisi secara formal hanya dikenal dalam sistem parlementer, di mana dua kubu partai dominan memiliki garis ideologi yang bertentangan secara diametral—seperti kutub ekonomi Milton Friedman (konservatif) melawan Keynesian.

baca juga

"Di Indonesia, kita menganut sistem presidensial di mana basis ideologinya seragam, yaitu Pancasila. Perbedaan kebijakan biasanya hanya bersifat derivatif. Fungsi 'oposisi' dalam konteks parlementer berpindah menjadi fungsi checks and balances oleh DPR," jelasnya.

Ia menyamakan sistem di Indonesia dengan Amerika Serikat yang tidak mengenal terminologi oposisi formal, berbeda dengan sistem murni parlementer seperti di Inggris yang memiliki "kabinet bayangan".

"Apakah Jazilul paham urusan ini atau tidak? Kalau paham, dia mestinya tidak ngomong begitu," tambah Deddy.

Lebih lanjut, Deddy memastikan bahwa masyarakat tidak perlu meragukan komitmen PDIP dalam menjaga demokrasi.

Ia menyatakan posisi partai berlambang banteng moncong putih tersebut sudah cukup jelas bagi mereka yang memahami tata negara.

"Posisi PDI Perjuangan sudah tegas: berada di luar pemerintahan dan menjadi penyeimbang kekuasaan," pungkasnya.

Ketua Fraksi PKB Jazilul Fawaid . (Suara.com)
Ketua Fraksi PKB Jazilul Fawaid . (Suara.com)

Sebelumnya, Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPR RI, Jazilul Fawaid, memberikan sentilan keras terkait dinamika posisi partai politik terhadap pemerintahan, terutama untuk PDI Perjuangan (PDIP).

Ia meminta pihak-pihak yang tidak berada di barisan koalisi seperti PDIP untuk menunjukkan sikap yang tegas dan tidak bersikap "abu-abu".

Jazilul menekankan bahwa kejelasan posisi politik sangat penting agar program-program yang telah dicanangkan oleh Presiden dapat berjalan tanpa gangguan.

Hal itu disampaikan Jazilul menyusul adanya tudingan dari aliansi BEM Bersatu soal dugaan intervensi di balik demo tolak MBG. Orang dekat PDIP yakni Andi Widjajanto disebut BEM Bersatu turut terlihat hadir di lokasi aksi.

"Saya harap (PDIP) mengambil sikap yang tegas saja. Kalau di oposisi, oposisi. Jangan abu-abu. Karena kami semua sedang berjuang keras untuk mewujudkan apa yang menjadi janji Pak Presiden," ujar Jazilul di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (18/6/2026).

Menurut Jazilul, saat ini seluruh instrumen pemerintah tengah bergerak cepat menata dan menjalankan program agar mencapai target. Keberhasilan program-program tersebut, lanjutnya, sangat bergantung pada persatuan dan soliditas antar elemen politik.

"Kita tahu kita semua membutuhkan persatuan, soliditas untuk menjalankan semua program Presiden. Tanpa itu juga tidak bisa jalan. Tapi jangan juga kemudian bersikap abu-abu," tegasnya.

Saat dikonfirmasi apakah pernyataan tersebut ditujukan khusus kepada PDI Perjuangan (PDIP), Jazilul tidak menampik dan meminta agar setiap partai menunjukkan sikap yang ksatria. Ia menilai sikap yang tidak jelas hanya akan mengganggu jalannya pemerintahan.

"Selama ini kan kita, ataupun yang ada di barisan pemerintah ini, menghormati semua pendapat dari yang lain. Tapi kalau ada kesan mengganggu, itu tidak baik untuk menjalankan program. Jadi posisinya supaya gentle saja," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lawan Politik Uang! PKB Bidik Ambang Batas hingga E-Voting di Revisi UU Pemilu

Lawan Politik Uang! PKB Bidik Ambang Batas hingga E-Voting di Revisi UU Pemilu

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 14:07 WIB

PKB Singgung Sikap PDIP soal Aksi Tolak MBG: Jangan Bilang A, yang Dikerjakan B

PKB Singgung Sikap PDIP soal Aksi Tolak MBG: Jangan Bilang A, yang Dikerjakan B

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 13:33 WIB

PKB Sentil PDIP, Minta Sikap Politik Tegas Tak Abu-abu:  Kalau Oposisi Ya Oposisi

PKB Sentil PDIP, Minta Sikap Politik Tegas Tak Abu-abu: Kalau Oposisi Ya Oposisi

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 13:04 WIB

Dituding Jadi Aktor Intelektual Demo Tolak MBG, PDIP Buka Suara: Mahasiswa Nggak Bisa Diperintah!

Dituding Jadi Aktor Intelektual Demo Tolak MBG, PDIP Buka Suara: Mahasiswa Nggak Bisa Diperintah!

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 15:05 WIB

Guntur Romli Cium Motif Lain BEM Bersatu: Dari Mana Dana Bikin Konferensi Pers?

Guntur Romli Cium Motif Lain BEM Bersatu: Dari Mana Dana Bikin Konferensi Pers?

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 21:35 WIB

BEM Bersatu Tuding Ada Intervensi Politik di Balik Aksi Tolak MBG, Guntur Romli: Cocokologi

BEM Bersatu Tuding Ada Intervensi Politik di Balik Aksi Tolak MBG, Guntur Romli: Cocokologi

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:15 WIB

PDIP Tuding PSI Bajak Kader, Isyana Jawab Begini

PDIP Tuding PSI Bajak Kader, Isyana Jawab Begini

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 18:54 WIB

Jokowi Resmi Berjaket PSI? Pengamat Sebut Bisa Jadi Ancaman Elektoral bagi PDIP

Jokowi Resmi Berjaket PSI? Pengamat Sebut Bisa Jadi Ancaman Elektoral bagi PDIP

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:07 WIB

PDIP Bongkar Taktik PSI: Bajak Kader demi Besar Instan, Urusan Jokowi Selesai!

PDIP Bongkar Taktik PSI: Bajak Kader demi Besar Instan, Urusan Jokowi Selesai!

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:48 WIB

PDIP Tegaskan Tutup Buku dengan Jokowi: Mau Pakai Jaket PSI, Itu Urusannya

PDIP Tegaskan Tutup Buku dengan Jokowi: Mau Pakai Jaket PSI, Itu Urusannya

News | Senin, 15 Juni 2026 | 16:17 WIB

Terkini

Gaji Pas-pasan, Pajak Macam-macam: Menghitung Sisa Napas Finansial Pekerja

Gaji Pas-pasan, Pajak Macam-macam: Menghitung Sisa Napas Finansial Pekerja

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 15:00 WIB

Tak Cuma Menyedapkan Masakan, Minyak Wijen Juga Punya Manfaat untuk Penderita Hipertensi

Tak Cuma Menyedapkan Masakan, Minyak Wijen Juga Punya Manfaat untuk Penderita Hipertensi

Health | Senin, 02 November 2026 | 14:55 WIB

RANS Carnival Kena Cancel Culture, Pakar Komunikasi Sebut Ini Bukan Sekadar Retorika

RANS Carnival Kena Cancel Culture, Pakar Komunikasi Sebut Ini Bukan Sekadar Retorika

Jogja | Senin, 02 November 2026 | 14:55 WIB

Sukses Negara Bukan Cuma Perut Kenyang, Pakar UGM: Kasih Kailnya, Bukan Ikan

Sukses Negara Bukan Cuma Perut Kenyang, Pakar UGM: Kasih Kailnya, Bukan Ikan

News | Senin, 02 November 2026 | 14:52 WIB

Popularitas Kuliner Bali Mendunia, Ikan Tilapia Ini Berpeluang Jadi Menu Andalan Restoran

Popularitas Kuliner Bali Mendunia, Ikan Tilapia Ini Berpeluang Jadi Menu Andalan Restoran

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 14:51 WIB

Gema Stop the Wedding: Seni Berhenti Sebelum Terjebak Hubungan Salah

Gema Stop the Wedding: Seni Berhenti Sebelum Terjebak Hubungan Salah

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 14:50 WIB

Bagaimana Cara Cek Battery Health HP Samsung? Begini Langkah-Langkah Mudahnya

Bagaimana Cara Cek Battery Health HP Samsung? Begini Langkah-Langkah Mudahnya

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 14:50 WIB

Febrie Adriansyah Minta Rp 50 Miliar ke Tan Kian agar Tak Jadi Tersangka Kasus Jiwasraya

Febrie Adriansyah Minta Rp 50 Miliar ke Tan Kian agar Tak Jadi Tersangka Kasus Jiwasraya

News | Senin, 02 November 2026 | 14:49 WIB

Demi Ingat Aksi Sadisnya! Dwi Bagus Simpan Foto Lokasi Pembakaran Korban hingga Mesin Penggiling

Demi Ingat Aksi Sadisnya! Dwi Bagus Simpan Foto Lokasi Pembakaran Korban hingga Mesin Penggiling

News | Senin, 02 November 2026 | 14:48 WIB

Darya-Varia Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis dengan DiVi Lab di Self-Care AMRUN 5K 2026, Bali

Darya-Varia Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis dengan DiVi Lab di Self-Care AMRUN 5K 2026, Bali

Bali | Senin, 02 November 2026 | 14:45 WIB

×