BMPAN Soroti Dugaan Keterlibatan PDIP dalam Aksi Mahasiswa, Stabilitas Politik Pemerintahan Prabowo

Bella, Tiara Rosana

Kamis, 18 Juni 2026 | 17:28 WIB
BMPAN Soroti Dugaan Keterlibatan PDIP dalam Aksi Mahasiswa, Stabilitas Politik Pemerintahan Prabowo
Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri. (Dok. PDIP)
  • Sekjen BMPAN Slamet Aryadi menyoroti dugaan keterlibatan PDIP dalam aksi mahasiswa yang mengkritik kebijakan pemerintahan Prabowo-Gibran pada Kamis, 18 Juni 2026.
  • BMPAN menilai keterlibatan tersebut menimbulkan ambiguitas dan mempertanyakan konsistensi sikap politik PDIP terkait dukungannya terhadap pemerintahan saat ini.
  • Organisasi ini mengajak seluruh elemen bangsa menjaga stabilitas nasional dan mengedepankan kepentingan rakyat demi kelancaran pembangunan pemerintahan mendatang.

Suara.com - Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BMPAN) menyoroti dugaan keterlibatan PDIP dalam sejumlah aksi mahasiswa yang belakangan mengkritik kebijakan pemerintah.

Organisasi sayap Partai Amanat Nasional tersebut menilai konsistensi sikap politik seluruh partai diperlukan untuk menjaga stabilitas nasional di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Sekretaris Jenderal BMPAN, Slamet Aryadi, mengatakan munculnya spekulasi mengenai keterlibatan PDIP dalam gerakan mahasiswa memunculkan pertanyaan di ruang publik, terutama karena partai tersebut selama ini menyatakan dukungan terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran.

"BMPAN memandang bahwa adanya dugaan keterlibatan PDIP dalam aksi-aksi mahasiswa tersebut menimbulkan pertanyaan publik mengenai konsistensi sikap politik PDIP," kata Slamet dalam keterangannya, Kamis (18/6/2026).

Menurut dia, PDIP di satu sisi telah menyampaikan dukungan terhadap pemerintahan saat ini. Namun, di sisi lain, apabila benar terdapat keterlibatan dalam mendorong gerakan yang berorientasi pada tekanan politik terhadap pemerintah, kondisi tersebut dinilai berpotensi menimbulkan ambiguitas.

"Di satu sisi, PDIP telah menyampaikan secara terbuka dukungannya terhadap Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka," tuturnya.

"Namun di sisi lain, apabila benar terdapat keterlibatan dalam mendorong gerakan yang berorientasi pada tekanan politik terhadap pemerintah, maka hal tersebut berpotensi menimbulkan ambiguitas di ruang publik," sambung Slamet.

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA (Uhamka) dihadang pihak kepolisian saat menggelar aksi menuju kawasan Bundaran HI di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Senin (15/6/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA (Uhamka) dihadang pihak kepolisian saat menggelar aksi menuju kawasan Bundaran HI di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Senin (15/6/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]

Belakangan, sejumlah aksi mahasiswa digelar di berbagai daerah sebagai respons terhadap sejumlah kebijakan pemerintah. Dalam keterangannya, BMPAN tidak menjelaskan aksi mahasiswa mana yang dimaksud maupun dasar dugaan keterlibatan PDIP dalam gerakan tersebut.

Meski demikian, BMPAN menegaskan bahwa konsistensi sikap politik seluruh kekuatan politik menjadi faktor penting untuk menjaga iklim nasional tetap kondusif.

"Bagi BMPAN, konsistensi sikap politik merupakan faktor penting dalam menjaga stabilitas nasional. Kepastian dan stabilitas politik menjadi prasyarat utama bagi keberhasilan pembangunan serta pencapaian target kesejahteraan rakyat pada era pemerintahan Presiden Prabowo-Gibran," ucap Slamet.

BMPAN juga menilai berbagai tuntutan mahasiswa terkait kondisi ekonomi dan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah mendapat respons dari pemerintah.

Menurut mereka, langkah yang ditempuh otoritas ekonomi berkontribusi terhadap penguatan nilai tukar rupiah dan perbaikan sentimen pasar, sementara pelaksanaan MBG terus dievaluasi, termasuk melalui penertiban Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dinilai tidak menjalankan tugas sesuai ketentuan.

Atas dasar itu, BMPAN mengajak seluruh elemen bangsa, termasuk partai politik, baik yang berada di dalam maupun di luar parlemen, untuk mengedepankan kepentingan nasional dan menjaga kepastian politik.

"BMPAN mengajak seluruh elemen bangsa, termasuk partai politik baik yang berada di dalam maupun di luar parlemen, untuk turut menciptakan iklim politik yang kondusif, menjaga kepastian politik nasional, serta mengedepankan kepentingan bangsa di atas kepentingan kelompok," tutur Slamet.

Menurut BMPAN, stabilitas politik yang terjaga akan menjadi fondasi penting bagi kelancaran pembangunan dan percepatan terwujudnya kesejahteraan masyarakat di bawah pemerintahan Prabowo-Gibran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Klaim Rupiah Menguat dan MBG Sudah Dievaluasi, BMPAN: Tuntutan Mahasiswa Sudah Direspons

Klaim Rupiah Menguat dan MBG Sudah Dievaluasi, BMPAN: Tuntutan Mahasiswa Sudah Direspons

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 17:07 WIB

Dua Kubu Massa Berhadapan di Patung Kuda, Saling Adu Argumen soal Program MBG

Dua Kubu Massa Berhadapan di Patung Kuda, Saling Adu Argumen soal Program MBG

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 16:21 WIB

PDIP Sindir Balik Jazilul PKB: Apa Anda Galau Ingin Adu Domba Kami dengan Pemerintah?

PDIP Sindir Balik Jazilul PKB: Apa Anda Galau Ingin Adu Domba Kami dengan Pemerintah?

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:02 WIB

Jazilul Desak PDIP Tegas jadi Partai Oposisi atau Koalisi, Deddy Sitorus: Memangnya Dia Siapa?

Jazilul Desak PDIP Tegas jadi Partai Oposisi atau Koalisi, Deddy Sitorus: Memangnya Dia Siapa?

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 14:47 WIB

Adu Dorong Polwan dan Massa Demo Terekam Video: Polisi Bantah Halangi Aksi

Adu Dorong Polwan dan Massa Demo Terekam Video: Polisi Bantah Halangi Aksi

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 14:47 WIB

PKB Singgung Sikap PDIP soal Aksi Tolak MBG: Jangan Bilang A, yang Dikerjakan B

PKB Singgung Sikap PDIP soal Aksi Tolak MBG: Jangan Bilang A, yang Dikerjakan B

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 13:33 WIB

PKB Sentil PDIP, Minta Sikap Politik Tegas Tak Abu-abu:  Kalau Oposisi Ya Oposisi

PKB Sentil PDIP, Minta Sikap Politik Tegas Tak Abu-abu: Kalau Oposisi Ya Oposisi

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 13:04 WIB

Siapa di Balik BEM Bersatu? Mengaku Kelompok Mahasiswa, Tapi Dicap Gaib Oleh Kampus

Siapa di Balik BEM Bersatu? Mengaku Kelompok Mahasiswa, Tapi Dicap Gaib Oleh Kampus

Liks | Rabu, 17 Juni 2026 | 20:38 WIB

Tak Ada Kesepakatan, Momen Gibran Temui 15 Perwakilan Mahasiswa yang Serahkan Tuntutan

Tak Ada Kesepakatan, Momen Gibran Temui 15 Perwakilan Mahasiswa yang Serahkan Tuntutan

Video | Rabu, 17 Juni 2026 | 16:15 WIB

Sikapi Demo Mahasiswa, Said PDIP Minta Pemerintah Jadi Pendengar yang Baik

Sikapi Demo Mahasiswa, Said PDIP Minta Pemerintah Jadi Pendengar yang Baik

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 15:16 WIB

Terkini

Ritual Buka Aura Jadi Kedok! Penipu di Kalideres Gasak Emas Rp33 Juta dari Lansia 67 Tahun

Ritual Buka Aura Jadi Kedok! Penipu di Kalideres Gasak Emas Rp33 Juta dari Lansia 67 Tahun

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 17:27 WIB

Klaim Rupiah Menguat dan MBG Sudah Dievaluasi, BMPAN: Tuntutan Mahasiswa Sudah Direspons

Klaim Rupiah Menguat dan MBG Sudah Dievaluasi, BMPAN: Tuntutan Mahasiswa Sudah Direspons

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 17:07 WIB

Ditanya Soal Aliran Uang ke Eks Menag Yaqut, Dirut Maktour: Saya Tak Berani...

Ditanya Soal Aliran Uang ke Eks Menag Yaqut, Dirut Maktour: Saya Tak Berani...

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 17:00 WIB

Curhat Korban Hanania Travel di DPR: Banyak Orang Tua Jatuh Sakit karena Gagal Berangkat Umrah

Curhat Korban Hanania Travel di DPR: Banyak Orang Tua Jatuh Sakit karena Gagal Berangkat Umrah

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 16:52 WIB

Heboh Kereta Kuda Turis Central Park New York Mengamuk, Turis India Tewas Mengenaskan

Heboh Kereta Kuda Turis Central Park New York Mengamuk, Turis India Tewas Mengenaskan

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 16:32 WIB

Dua Kubu Massa Berhadapan di Patung Kuda, Saling Adu Argumen soal Program MBG

Dua Kubu Massa Berhadapan di Patung Kuda, Saling Adu Argumen soal Program MBG

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 16:21 WIB

Korban Travel Haji Hanania Group Diperkirakan Tembus 3.000 Orang, Kerugian Capai Rp 95 Miliar

Korban Travel Haji Hanania Group Diperkirakan Tembus 3.000 Orang, Kerugian Capai Rp 95 Miliar

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 16:13 WIB

Diperiksa KPK 7 Jam! Bos Maktour Fuad Hasan Cuma Ketawa Ditanya Soal Illegal Gain Rp27,8 M

Diperiksa KPK 7 Jam! Bos Maktour Fuad Hasan Cuma Ketawa Ditanya Soal Illegal Gain Rp27,8 M

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:56 WIB

Bos Maktour Bantah Ada Transaksi untuk Dapat Kuota Haji Tambahan

Bos Maktour Bantah Ada Transaksi untuk Dapat Kuota Haji Tambahan

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:46 WIB

Komisi X DPR Dukung Gibran Libatkan Mahasiswa dalam Kunker Pantau Program MBG

Komisi X DPR Dukung Gibran Libatkan Mahasiswa dalam Kunker Pantau Program MBG

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:40 WIB