Donald Trump Sebut Perjanjian Militer dengan Iran Sebagai Penyerahan Tanpa Syarat

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 19 Juni 2026 | 08:57 WIB
Donald Trump Sebut Perjanjian Militer dengan Iran Sebagai Penyerahan Tanpa Syarat
Donald Trump (White House)
baca 10 detik
  • Donald Trump mengklaim memorandum kesepahaman dengan Iran merupakan bentuk penyerahan tanpa syarat dari musuh.

  • Kebijakan luar negeri tersebut memicu keraguan besar dan kritik tajam dari internal Senat Republik.

  • Trump menegaskan kekuasaan eksekutif presiden tidak memiliki batasan setelah kemenangan total secara militer.

Suara.com - Presiden Donald Trump menegaskan bahwa memorandum kesepahaman terbaru dengan Iran merupakan bentuk penyerahan tanpa syarat dari negara tersebut. Kesepakatan ini sekaligus diklaim menjadi bukti nyata betapa luasnya otoritas absolut yang dimiliki oleh seorang presiden Amerika Serikat.

Langkah diplomasi sepihak ini langsung memicu pergolakan politik internal yang sangat sengit di Washington. Sejumlah politisi senior dari partai pendukung Trump mulai mempertanyakan arah kebijakan luar negeri yang diambil oleh Gedung Putih.

Sikap percaya diri Trump terlihat jelas saat dirinya memaparkan kekuatan angkatan bersenjata Amerika Serikat yang berada di bawah komandonya. Pemimpin bertenaga tersebut merasa berada di atas angin dalam menentukan arah konflik geopolitik ini.

Presiden Iran Masoud Pezeshkian. Iran dan AS menyepakati pakta damai untuk membuka kembali jalur perdagangan Selat Hormuz. (IRNA)
Presiden Iran Masoud Pezeshkian. Iran dan AS menyepakati pakta damai untuk membuka kembali jalur perdagangan Selat Hormuz. (IRNA)

“Kita memiliki militer paling kuat di dunia, sejauh ini,” ujar Trump kepada Marc Caputo dari Axios dalam sebuah rekaman wawancara, dikutip CNN Internasional, Jumat (19/6/2026).

Jurnalis tersebut kemudian menyela pernyataan sang presiden dengan mengingatkan kembali janji kampanye awal terkait penyelesaian konflik komprehensif tersebut. Caputo menilai isi draf memorandum luar negeri yang disepakati saat ini sangat jauh dari ekspektasi publik.

“Nah, ini sebenarnya mungkin adalah penyerahan tanpa syarat,” jawab Trump membela hasil kesepakatannya.

Mendengar respons tersebut, Caputo kembali mengejar kepastian dari argumen sepihak yang dilontarkan oleh sang presiden.

Ketegangan di Selat Hormuz kembali memanas setelah kapal perusak Angkatan Laut AS, USS Spruance (DDG-111), mencegat kapal kargo Iran yang mencoba menembus blokade laut. [NY Post]
Ketegangan di Selat Hormuz kembali memanas setelah kapal perusak Angkatan Laut AS, USS Spruance (DDG-111), mencegat kapal kargo Iran yang mencoba menembus blokade laut. [NY Post]

“Masa?” desak Caputo sebelum Trump akhirnya menjawab: “Saya kira begitu.”

Pernyataan kontroversial ini muncul tepat setelah diplomasi formal Amerika Serikat dan Iran memasuki babak baru yang krusial. Kedua negara resmi menandatangani memorandum untuk memulai masa negosiasi damai selama 60 hari ke depan.

baca juga

Kabar mengenai detail kesepakatan rahasia tersebut langsung mengejutkan para petinggi politik di Capitol Hill. Berdasarkan laporan internal, beberapa anggota dewan bahkan memilih bungkam karena terlalu syok melihat konsesi yang diberikan.

Kini, faksi kuat di dalam tubuh Senat Republik secara terbuka meragukan efektivitas poin-poin yang dirundingkan oleh Trump. Mereka mendesak agar pemerintah segera merombak total strategi diplomasi yang sedang berjalan saat ini.

Gelombang penolakan paling keras justru datang dari para politisi senior yang sudah tidak memiliki beban pemilu legislatif berikutnya. Mereka tanpa ragu melayangkan kritik tajam terhadap produk hukum yang dinilai merugikan posisi domestik.

Senator Bill Cassidy dari Louisiana mengkritik tajam hasil diplomasi tersebut dengan sebuah kalimat yang sangat menohok.

“Iran menjadi lebih kuat, kita menjadi lebih lemah.”

Di sisi lain, publik menanti penayangan lengkap wawancara eksklusif yang dijadwalkan mengudara pada hari Jumat waktu setempat. Fokus utama pembahasan mengarah pada pemahaman Trump mengenai batasan konstitusional lembaga eksekutif pascakonflik teranyar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jelang Amerika vs Australia Piala Dunia 2026, Christian Pulisic Masih Berjuang Sembuh dari Cedera

Jelang Amerika vs Australia Piala Dunia 2026, Christian Pulisic Masih Berjuang Sembuh dari Cedera

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 08:33 WIB

Kiper Tanjung Verde Bahagia Sang Ibu Akhirnya Dapat Visa AS, Bisa Saksikan Langsung Piala Dunia

Kiper Tanjung Verde Bahagia Sang Ibu Akhirnya Dapat Visa AS, Bisa Saksikan Langsung Piala Dunia

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 06:09 WIB

Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah

Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:10 WIB

Terkini

Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti

Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:45 WIB

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:21 WIB

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:09 WIB

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:30 WIB

×