Kaesang Jadi Magnet Baru PSI, Survei LPI Ungkap Alasan Anak Muda Mulai Melirik

Bangun Santoso

Jum'at, 19 Juni 2026 | 14:10 WIB
Kaesang Jadi Magnet Baru PSI, Survei LPI Ungkap Alasan Anak Muda Mulai Melirik
Ketua Umum DPP PSI Kaesang Pangarep menghadiri Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) PSI Papua Pegunungan serta melantik Wakil Bupati Tolikara, Yotam Wonda sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Solidaritas Indonesia (DPW PSI) Papua Pegunungan, Jumat (8/5/2026). [Dok PSI]
baca 10 detik
  • Lembaga Pemilih Indonesia mensurvei 1.922 responden di 32 provinsi pada 10-17 Juni 2026 mengenai citra PSI.
  • Publik menilai sosok Kaesang Pangarep dan pengaruh Jokowi secara signifikan mampu memperkuat citra positif Partai Solidaritas Indonesia.
  • Meski citra partai menguat, elektabilitas PSI masih di bawah ambang batas parlemen yakni sebesar 1,9 persen suara nasional.

Suara.com - Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) merilis hasil survei nasional bertajuk "Pengaruh Sosok Jokowi terhadap Citra Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dalam Pandangan Masyarakat". Adapun survei digelar secara daring di 32 provinsi pada 10-17 Juni 2026 terhadap 1.922 responden.

Direktur Riset dan Kebijakan Politik LPI, Fernando Emas menjelaskan sosok, Kaesang Pangarep selaku Ketua Umum PSI juga mendapat respons positif terhadap partai yang dipimpinnya.

Sebanyak 69,7 persen responden menilai kepemimpinan Kaesang dapat memperkuat citra PSI sebagai partai yang dekat dengan Jokowi, dan 68,2 persen mengakui, bahwa ketertarikan mereka terhadap PSI turut dipengaruhi oleh figur Kaesang.

Menariknya, alasan utama yang menyukai Kaesang bukan semata statusnya, sebagai putra Jokowi melainkan karena ia dianggap mewakili generasi muda.

Lebih lanjut, Fernando menjelaskan, figur Kaesang dinilai dapat memperluas jangkauan pengenalan publik terhadap PSI, serta dapat membawa semangat pembaruan.

Dari survei LPI, didapati bahwa daya tarik Kaesang Pangarep terhadap PSI berasal dari citranya sebagai representasi generasi muda.

Sebanyak 72 persen menyatakan bahwa Kaesang dinilai mewakili generasi muda, merupakan alasan yang paling banyak dipilih responden.

Selain itu, 65 persen responden menilai, Kaesang akan membuat PSI lebih dikenal masyarakat, sementara 61 persen menilai Kaesang membawa semangat pembaruan dalam politik.

"Temuan ini menarik karena memperlihatkan bahwa daya tarik Kaesang punya nilai jualnya sendiri, terlepas dari bayang-bayang ayahnya. Tetapi, dua hal ini, baik faktor Jokowi dan faktor Kaesang, pada akhirnya saling memperkuat satu sama lain dalam membentuk citra PSI sebagai partai anak muda yang diasosiasikan sebagai representasi politik Jokowi," jelas Fernando Emas dalam keterangannya, Jumat (19/6/2026).

baca juga

Sosok Joko Widodo (Jokowi) juga memberikan pengaruh signifikan terhadap citra dan tingkat kepercayaan publik terhadap PSI.

"Dari temuan survei LPI, 'image transfer' terjadi antara figur Jokowi dengan PSI yang dikabarkan bakal menjadi Ketua Dewan Pembina partai ini. Hasil survei terlihat, bahwa rerata 70,2 persen masyarakat menilai bahwa kedekatan PSI dengan Jokowi dapat meningkatkan kesan (citra) positif terhadap partai," kata Fernando.

Dengan rincian penilaian sebanyak 37,7 persen responden menilai dapat meningkatkan, 26,4 persen responden menjawab cukup dapat meningkatkan, dan 6,1 persen responden menilai sangat dapat meningkatkan.

Sementara 15,5 persen responden menjawab tidak dapat meningkatkan, dan 10,5 persen responden menjawab kurang dapat meningkatkan. Lalu sebanyak 3,8 persen responden memilih tidak menjawab.

Survei itu juga menunjukkan, rerata 77,8 persen masyarakat menilai bahwa Jokowi memiliki pengaruh terhadap dukungan masyarakat ke PSI.

Dengan rincian sebanyak 35,8 persen menjawab berpengaruh, 30,9 persen responden menjawab cukup berpengaruh, dan 11,1 persen responden menilai sangat berpengaruh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Survei LPI: Jokowi Jadi Magnet Dongkrak Citra Positif PSI

Survei LPI: Jokowi Jadi Magnet Dongkrak Citra Positif PSI

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:29 WIB

Nur Alam Masuk PSI Meski Berstatus Bebas Bersyarat, KPK Ingatkan Parpol Utamakan Rekam Jejak Kader

Nur Alam Masuk PSI Meski Berstatus Bebas Bersyarat, KPK Ingatkan Parpol Utamakan Rekam Jejak Kader

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:30 WIB

PSI: Kunjungan Jokowi ke Daerah Bukan Safari Politik, Tapi Memenuhi Undangan

PSI: Kunjungan Jokowi ke Daerah Bukan Safari Politik, Tapi Memenuhi Undangan

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 22:35 WIB

Peringati 1 Muharram 1448 H, PSI Gelar Pengajian dan Santunan untuk 100 Anak Yatim-Dhuafa

Peringati 1 Muharram 1448 H, PSI Gelar Pengajian dan Santunan untuk 100 Anak Yatim-Dhuafa

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 07:00 WIB

PDIP Tuding PSI Bajak Kader, Isyana Jawab Begini

PDIP Tuding PSI Bajak Kader, Isyana Jawab Begini

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 18:54 WIB

Jokowi Resmi Berjaket PSI? Pengamat Sebut Bisa Jadi Ancaman Elektoral bagi PDIP

Jokowi Resmi Berjaket PSI? Pengamat Sebut Bisa Jadi Ancaman Elektoral bagi PDIP

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:07 WIB

PDIP Bongkar Taktik PSI: Bajak Kader demi Besar Instan, Urusan Jokowi Selesai!

PDIP Bongkar Taktik PSI: Bajak Kader demi Besar Instan, Urusan Jokowi Selesai!

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:48 WIB

Terkini

KPK Buka Alasan Tak Lanjutkan Kasus MBG: Hindari Duplikasi Penegakan Hukum

KPK Buka Alasan Tak Lanjutkan Kasus MBG: Hindari Duplikasi Penegakan Hukum

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:11 WIB

Dasco Temui Mahasiswa, DPR Janji Tindak Lanjuti Sejumlah Tuntutan

Dasco Temui Mahasiswa, DPR Janji Tindak Lanjuti Sejumlah Tuntutan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:08 WIB

Dinilai Langkah Berani! Gibran Ajak Mahasiswa Ikut Kunker ke Papua demi Buka Ruang Dialog?

Dinilai Langkah Berani! Gibran Ajak Mahasiswa Ikut Kunker ke Papua demi Buka Ruang Dialog?

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:07 WIB

Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar

Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:50 WIB

Tak Cukup Dipenjara, Migrant Watch Desak Mafia TPPO Dimiskinkan Lewat Jerat TPPU

Tak Cukup Dipenjara, Migrant Watch Desak Mafia TPPO Dimiskinkan Lewat Jerat TPPU

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:34 WIB

Survei LPI: Jokowi Jadi Magnet Dongkrak Citra Positif PSI

Survei LPI: Jokowi Jadi Magnet Dongkrak Citra Positif PSI

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:29 WIB

Audiensi Buntu, BEM DIY Sebut DPR Tak Lagi Representasi Rakyat

Audiensi Buntu, BEM DIY Sebut DPR Tak Lagi Representasi Rakyat

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:14 WIB

Dukung MBG, Relawan di DIY Ajak Masyarakat Kawal Program: Harus Transparan dan Antikorupsi

Dukung MBG, Relawan di DIY Ajak Masyarakat Kawal Program: Harus Transparan dan Antikorupsi

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:07 WIB

ART Disiksa di Johor, Majikan Nakal Malaysia Terlalu Dimanjakan

ART Disiksa di Johor, Majikan Nakal Malaysia Terlalu Dimanjakan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:05 WIB

Sandiwara Berdarah di Menteng, Komisaris Wanita Rekayasa Perampokan Demi Habisi Dirut

Sandiwara Berdarah di Menteng, Komisaris Wanita Rekayasa Perampokan Demi Habisi Dirut

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:04 WIB