Mahasiswa Trisakti Bubar Usai Audiensi, DPR Janji Tindak Lanjuti Tuntutan

Bella, Faqih Fathurrahman

Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:24 WIB
Mahasiswa Trisakti Bubar Usai Audiensi, DPR Janji Tindak Lanjuti Tuntutan
Mahasiswa Universitas Trisakti membubarkan diri dari depan pelataran Gedung DPR RI usai ditemui oleh Sufmi Dasco. [Suara.com/Faqih]
baca 10 detik
  • Mahasiswa Universitas Trisakti menggelar aksi demonstrasi menyampaikan tiga tuntutan di depan Gedung DPR RI pada Jumat (19/6/2026).
  • Tuntutan mencakup pemulihan ekonomi nasional, penggunaan APBN yang tepat sasaran, serta evaluasi pejabat pemerintah yang tidak kompeten.
  • Massa membubarkan diri secara kondusif usai pimpinan DPR RI menemui mahasiswa dan menyampaikan hasil negosiasi di lokasi.

Suara.com - Mahasiswa Universitas Trisakti membubarkan diri dari pelataran Gedung DPR RI usai melakukan aksi.

Pantauan Suara.com, massa membubarkan diri sekitar pukul 19.50 WIB. Sebelum membubarkan diri, perwakilan mahasiswa sempat melakukan audiensi dengan pimpinan DPR RI.

Sejumlah pimpinan DPR RI, seperti Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dan anggota DPR RI Habiburokhman, menemui mahasiswa untuk menyampaikan langsung hasil negosiasi bersama para mahasiswa.

Dasco bahkan sempat naik ke atas mobil komando untuk menyapa mahasiswa secara langsung.

“Hidup mahasiswa, hidup rakyat Indonesia,” ucap Dasco mengawali sambutannya dari atas mobil komando, Jumat (19/6/2026).

Setelah para perwakilan anggota DPR menyampaikan hasil pertemuan dengan mahasiswa, massa secara kondusif membubarkan diri.

Sebelumnya, dalam aksinya, mahasiswa menyampaikan sejumlah tuntutan di depan Gedung DPR RI. Total ada tiga tuntutan yang disampaikan dalam aksi kali ini.

Wakil Presiden Mahasiswa Trisakti, Muhammad Putra, mengatakan tuntutan pertama yang disampaikan dalam aksi kali ini adalah agar pemerintah memulihkan ekonomi bangsa.

“Kami gaungkan untuk pulihkan ekonomi dan politik nasional. Kenapa kami sampaikan seperti itu? Karena kita melihat ekonomi sekarang sangat jatuh, di mana dipengaruhi oleh beberapa kebijakan dari pemerintah yang mempengaruhi ekonomi masyarakat,” kata Putra saat ditemui di Gedung DPR RI, Jumat (19/6/2026).

baca juga
Mahasiswa Trisakti menyampaikan sejumlah tuntutan dalam kasi di depan Gedung DPR RI. (Suara.com/Faqih Fathurrahman)
Mahasiswa Trisakti menyampaikan sejumlah tuntutan dalam kasi di depan Gedung DPR RI. (Suara.com/Faqih Fathurrahman)

Sebagai contoh, kata Putra, harga bahan pokok saat ini terus meningkat, mulai dari beras hingga komoditas lainnya.

“Kita ambil contoh pada saat ini sekarang banyak bahan pokok yang sedang naik gitu. Mulai dari beras, kami pun melakukan survei kepada masyarakat, penjual-penjual itu mempengaruhi mereka menaikkan harga,” katanya.

Selanjutnya, ia menyoroti penggunaan APBN yang dianggap tidak tepat sasaran. Sejauh ini, pemerintah dinilai mengucurkan dana APBN bukan untuk program prioritas.

“Kami melihat bagaimana pengaruh dari kebijakan-kebijakan pemerintah ini bagaimana mereka tidak memberikan APBN skala yang prioritas, mempengaruhi kenaikan dari Pertamax,” ucapnya.

Putra khawatir kenaikan harga Pertamax sebagai bahan bakar nonsubsidi akan membuat masyarakat beralih ke Pertalite. Akibatnya, dikhawatirkan terjadi kelangkaan bahan bakar bersubsidi.

“Sebenarnya kan yang dituntut sama masyarakat adalah dengan Pertamax non-subsidi naik berpengaruh pada kehabisan Pertalite. Terbukti pada beberapa SPBU itu sudah kehabisan Pertalite itu sendiri,” ucapnya.

“Makanya kami tuntut kembali untuk bagaimana kebijakan pemerintah agar memberikan subsidi ini kepada rakyat. Agar antrean tidak panjang, rakyat tidak kesusahan untuk mengisi bahan bakar,” imbuhnya.

Putra juga menyoroti sejumlah pejabat yang dinilai tidak bekerja sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi). Mereka yang menjabat saat ini dianggap tidak kompeten.

Hal tersebut, menurutnya, harus dievaluasi secara menyeluruh oleh Presiden dan Wakil Presiden karena keduanya merupakan pemegang otoritas tertinggi.

“Kami melihat bagaimana terbukti dari MBG itu ketua ditunjuk tidak sesuai dengan keahliannya. Dia merupakan ahli serangga, tapi tiba-tiba ditunjuk sebagai kepala Badan Gizi Nasional,” ucapnya.

Putra juga menuntut agar supremasi sipil dikembalikan. Sebab, menurutnya, nuansa militeristik pada era pemerintahan Prabowo sangat terasa.

“Beberapa pejabat penting itu diisi oleh polisi, tentara, pun revisi undang-undang sekarang ini tidak melibatkan rapat dengar pendapat dengan ahli-ahlinya,” ujarnya.

Dengan tiga tuntutan yang disampaikan tersebut, mahasiswa berharap kondisi Indonesia saat ini dapat diperbaiki.

“Maka itu kami tuntut sebagai Tritura atau tiga tuntutan rakyat akan kami sampaikan kepada orang yang seharusnya bisa menyuarakan suara rakyat,” tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dasco Temui Mahasiswa, DPR Janji Tindak Lanjuti Sejumlah Tuntutan

Dasco Temui Mahasiswa, DPR Janji Tindak Lanjuti Sejumlah Tuntutan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:08 WIB

Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar

Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:50 WIB

Audiensi Buntu, BEM DIY Sebut DPR Tak Lagi Representasi Rakyat

Audiensi Buntu, BEM DIY Sebut DPR Tak Lagi Representasi Rakyat

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:14 WIB

Perwakilan Massa Mahasiswa Akhirnya Diterima Pimpinan DPR, Audiensi Digelar Tertutup

Perwakilan Massa Mahasiswa Akhirnya Diterima Pimpinan DPR, Audiensi Digelar Tertutup

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:35 WIB

Mahasiswa Trisakti Sampaikan Tiga Tuntutan di DPR, Soroti Ekonomi hingga Supremasi Sipil

Mahasiswa Trisakti Sampaikan Tiga Tuntutan di DPR, Soroti Ekonomi hingga Supremasi Sipil

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:20 WIB

Mahasiswa Trisakti Melawan! Tuntut MBG Dihentikan Sementara dan Evaluasi Total

Mahasiswa Trisakti Melawan! Tuntut MBG Dihentikan Sementara dan Evaluasi Total

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:11 WIB

Pro Kontra MBG: Mahasiswa Jakarta Demo Minta Setop, Warga Jambi Minta Lanjut

Pro Kontra MBG: Mahasiswa Jakarta Demo Minta Setop, Warga Jambi Minta Lanjut

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:59 WIB

Menpar Widi Minta Anggaran Rp709 Miliar, Keponakan Prabowo: Sudah Lapor Presiden? Belum?

Menpar Widi Minta Anggaran Rp709 Miliar, Keponakan Prabowo: Sudah Lapor Presiden? Belum?

Video | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:56 WIB

Demo Mahasiswa Kepung DPR Hari Ini, Protes BBM Naik hingga MBG: Skripsi Saja Ada Direvisi!

Demo Mahasiswa Kepung DPR Hari Ini, Protes BBM Naik hingga MBG: Skripsi Saja Ada Direvisi!

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:36 WIB

Ribuan Mahasiswa Geruduk DPR Demo Harga BBM, Jalan Gatot Subroto Ditutup

Ribuan Mahasiswa Geruduk DPR Demo Harga BBM, Jalan Gatot Subroto Ditutup

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:10 WIB

Terkini

Cara Mengatasi Karet Pintu Kulkas Longgar agar Kembali Rapat, Bisa Pakai Air Hangat

Cara Mengatasi Karet Pintu Kulkas Longgar agar Kembali Rapat, Bisa Pakai Air Hangat

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 14:08 WIB

Ada Peringatan 'Merokok Membunuhmu' Tapi Berlabel Halal? Komnas PT: Apa Kata Dunia?

Ada Peringatan 'Merokok Membunuhmu' Tapi Berlabel Halal? Komnas PT: Apa Kata Dunia?

News | Sabtu, 19 September 2026 | 14:05 WIB

Ketika Pemimpin Tak Percaya Pakar, Bagaimana Negara Menentukan Arah?

Ketika Pemimpin Tak Percaya Pakar, Bagaimana Negara Menentukan Arah?

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 14:00 WIB

Dari A- ke Selective Default, Rating ADHI Ambruk dalam 6 Bulan

Dari A- ke Selective Default, Rating ADHI Ambruk dalam 6 Bulan

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 13:42 WIB

5 Rekomendasi Kompor Portable yang Bagus dan Aman, Harga Mulai Rp100 Ribuan

5 Rekomendasi Kompor Portable yang Bagus dan Aman, Harga Mulai Rp100 Ribuan

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 13:42 WIB

Gigabyte Resmi Masuk Indonesia, Bawa AI yang Bisa Atur Laptop Lewat Suara

Gigabyte Resmi Masuk Indonesia, Bawa AI yang Bisa Atur Laptop Lewat Suara

Tekno | Sabtu, 19 September 2026 | 13:40 WIB

Bela Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup, Luke Vickery: Saya Ingin Main di Panggung Internasional

Bela Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup, Luke Vickery: Saya Ingin Main di Panggung Internasional

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 13:37 WIB

5 Cara Bersosialisasi Tanpa Kehabisan Energi untuk Kaum Introvert

5 Cara Bersosialisasi Tanpa Kehabisan Energi untuk Kaum Introvert

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 13:30 WIB

Sidang Yogi Gilang Arya: Internet Jadi Kasus Hukum Justru Dipakai Polres Mentawai

Sidang Yogi Gilang Arya: Internet Jadi Kasus Hukum Justru Dipakai Polres Mentawai

Sumbar | Sabtu, 19 September 2026 | 13:27 WIB

Tragedi KM Virgo Transport 8: Tim DVI Polda Jatim Kantongi 76 Data Ante Mortem

Tragedi KM Virgo Transport 8: Tim DVI Polda Jatim Kantongi 76 Data Ante Mortem

Jatim | Sabtu, 19 September 2026 | 13:25 WIB

×