SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!

Muhamad Yasir, Lilis Varwati

Minggu, 21 Juni 2026 | 19:42 WIB
SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!
Ilustrasi SPMB Jakarta 2026. [Dibuat dengan AI]
baca 10 detik
  • FSGI menilai pelaksanaan SPMB 2026 di DKI Jakarta berjalan lebih tertata dibandingkan wilayah Jawa Barat.
  • Sistem SPMB DKI Jakarta dianggap stabil karena penerapan jadwal bertahap serta penyediaan kanal pengaduan yang mudah diakses.
  • Pelaksanaan SPMB di Jawa Barat menghadapi masalah teknis sistem, transparansi seleksi, hingga protes orang tua siswa terkait maladministrasi.

Suara.com - Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) menilai pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di DKI Jakarta berjalan lebih tertata dibanding sejumlah daerah lain, termasuk Jawa Barat yang masih diwarnai berbagai persoalan teknis dan administrasi.

Ketua Umum FSGI Jakarta, Idris, mengatakan hasil pemantauan menunjukkan pelaksanaan SPMB di Jakarta relatif stabil dari sisi sistem, layanan pengaduan, dan kesiapan teknis di lapangan.

“SPMB Jakarta 2026 paling siap mengantisipasi permasalahan yang muncul. Meski kanal pengaduan banyak menerima pengaduan, namun permasalahannya yang diadukan dapat tertangani dengan baik karena Juknis dan SOP yang dirancang jauh hari sebelum SPMB 2026 di mulai," kata Idris dalam keterangannya, Minggu (21/6/2026).

FSGI membandingkan kondisi tersebut dengan pelaksanaan SPMB di Jawa Barat, khususnya skema SPMB MAUNG di 41 SMA dan SMK unggulan, yang dinilai masih menghadapi sejumlah kendala.

Di antaranya gangguan akses sistem dan situs pendaftaran, dugaan perubahan skor seleksi, serta pelaksanaan pemetaan calon murid baru (PCMB) yang dinilai belum transparan.

Selain itu, muncul pula protes orang tua siswa yang mendatangi Dinas Pendidikan Jawa Barat dan melaporkan dugaan maladministrasi ke Ombudsman RI Perwakilan Jawa Barat. DPRD Jawa Barat juga disebut mengevaluasi kesiapan sistem tersebut.

Sementara itu, FSGI menilai pelaksanaan SPMB di DKI Jakarta lebih terstruktur dengan penerapan sistem bertahap, penguatan posko layanan, serta kanal pengaduan yang mudah diakses masyarakat.

Dinas Pendidikan DKI Jakarta membuka 11 posko SPMB di tingkat kota dan kabupaten, posko di sekolah, serta layanan pengaduan daring dan media sosial.

“Mengatur waktu pendaftaran secara bertahap berdasarkan jenjang pendidikan dan jalur pendaftaran sehingga sistem dan aplikasi berjalan lancar dan dapat dipantau publik pergerakan pendaftarnya,” ujar Idris.

baca juga

FSGI menyatakan akan terus memantau pelaksanaan SPMB 2026 di Jakarta hingga seluruh tahapan berakhir pada 10 Juli 2026.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser

Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:00 WIB

Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal

Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 16:45 WIB

Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen

Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:15 WIB

Terkini

Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger

Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:08 WIB

Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global

Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:01 WIB

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 22:40 WIB

Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen

Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:32 WIB

Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan!  Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan

Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:19 WIB

Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar

Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:08 WIB

3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?

3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:51 WIB

Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper

Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:34 WIB

Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?

Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:09 WIB

Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK

Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:48 WIB