Prancis Dilanda Kebakaran Hebat, Lahan 700 Hektare Terbakar saat Cuaca Ekstrem

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 02 Juli 2026 | 12:15 WIB
Prancis Dilanda Kebakaran Hebat, Lahan 700 Hektare Terbakar saat Cuaca Ekstrem
Kebakaran hutan di Prancis (Anadolu)
baca 10 detik
  • Kebakaran hutan di Prancis selatan menghanguskan lebih dari 700 hektare lahan hijau.

  • Angin kencang memicu perluasan titik api hingga memaksa evakuasi massal warga desa.

  • Pemerintah Prancis menetapkan status siaga tertinggi untuk enam departemen akibat cuaca ekstrem.

Suara.com - Kebakaran hutan hebat melanda kawasan selatan Prancis dan menghancurkan lebih dari 700 hektare vegetasi. Cuaca ekstrem memaksa otoritas setempat mengevakuasi ratusan warga demi keselamatan jiwa mereka.

Titik api utama dilaporkan pertama kali muncul di kota Beaufort yang masuk wilayah administrasi Herault. Embusan angin kencang kemudian mendorong kobaran api hingga menembus wilayah tetangga, Aude.

Dikutip dari Anadolu, Kamis (2/7/2026) situasi darurat ini memicu pergerakan masif dari tim penyelamat di wilayah terdampak. Penduduk di desa Pouzols-Minervois dan Mailhac harus segera meninggalkan rumah mereka karena ancaman api.

Ilustrasi kebakaran hutan dan lahan. [Istimewa]
Ilustrasi kebakaran hutan dan lahan. [Istimewa]

Sementara itu, warga di zona aman diinstruksikan mengunci diri di dalam kediaman masing-masing. Langkah tersebut diambil guna mempermudah ruang gerak petugas pemadam kebakaran di lapangan.

Ratusan personel darurat gabungan langsung diterjunkan untuk mengendalikan situasi yang kian mencekam. Angkatan gendarmerie Prancis turut bersiaga mengamankan perimeter di sekitar lokasi bencana.

Armada tempur udara berupa pesawat pengebom air dan helikopter dikerahkan secara intensif. Sejumlah akses jalan utama juga ditutup total demi kelancaran evakuasi dan penanganan medis.

Di tempat terpisah, amukan si jago merah juga memicu kepanikan di kota Frejus. Wilayah yang berada di bawah administrasi departemen Var tersebut ikut terbakar pada Selasa waktu setempat.

Angin yang bertiup kencang membuat api melahap sekitar 30 hektare lahan dalam waktu singkat. Ratusan petugas pemadam kebakaran langsung bersiaga memblokade jalur pergerakan api.

Sebagai langkah antisipasi, tiga lokasi perkemahan wisata di sekitar Frejus segera dikosongkan. Pemerintah daerah mengalihkan para pengungsi ke dua sekolah yang diubah menjadi posko darurat.

baca juga

Lembaga pemantau kebakaran hutan Feux de Foret melaporkan ada 23 titik api aktif di Prancis selatan. Seluruh elemen penyelamat kini berpacu dengan waktu untuk memadamkan seluruh kobaran tersebut.

Badan meteorologi nasional, Meteo-France, langsung merilis status peringatan tertinggi untuk enam departemen di wilayah selatan. Langkah ini diambil menyusul risiko perluasan area kebakaran akibat cuaca panas yang menyengat.

Sementara itu, wilayah Ardeche, Drome, dan Var saat ini berada pada status waspada tingkat dua. Kondisi kekeringan akut memperparah kerentanan vegetasi hutan terhadap percikan api sekecil apa pun.

Krisis lingkungan ini memperpanjang catatan buruk bencana musim panas di benua Eropa. Pemerintah Prancis kini terus memperketat pengawasan di area hijau guna mencegah munculnya titik api baru.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prancis Amankan Tiket 16 Besar Piala Dunia 2026 Pasca Gasak Swedia 3-0

Prancis Amankan Tiket 16 Besar Piala Dunia 2026 Pasca Gasak Swedia 3-0

Video | Rabu, 01 Juli 2026 | 15:10 WIB

Cuaca Makin Tak Menentu, Terlambatkah Kita Menghadapi Krisis Iklim?

Cuaca Makin Tak Menentu, Terlambatkah Kita Menghadapi Krisis Iklim?

Your Say | Rabu, 01 Juli 2026 | 15:51 WIB

Kylian Mbappe Menggila, Siap Kejar Rekor Gol Lionel Messi di Piala Dunia!

Kylian Mbappe Menggila, Siap Kejar Rekor Gol Lionel Messi di Piala Dunia!

Your Say | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:51 WIB

Terkini

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 23:24 WIB

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:39 WIB

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:28 WIB

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:39 WIB

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:20 WIB

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:59 WIB

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:37 WIB

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:35 WIB

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:05 WIB

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:54 WIB

×