Novel Bamukmin Diisukan Jadi Komisaris PT HIN, Pendiri ACTA Pasang Badan: Apa yang Salah?

Dwi Bowo Raharjo

Senin, 06 Juli 2026 | 12:08 WIB
Novel Bamukmin Diisukan Jadi Komisaris PT HIN, Pendiri ACTA Pasang Badan: Apa yang Salah?
Novel Bamukmin dikabarkan jadi komisaris di BUMN. [Suara.com/Ria Rizki Nirmala Sari]
baca 10 detik
  • Novel Bamukmin dikabarkan ditunjuk menjadi Komisaris PT Hotel Indonesia Natour yang kini tengah melakukan ekspansi bisnis ke Mekah.
  • Pendiri ACTA, Syarif Hidayatullah, menyatakan dukungan penuh terhadap penunjukan tersebut sebagai langkah menjaga posisi strategis dari pengaruh pihak tertentu.
  • Pihak pendukung menilai penunjukan ini memicu reaksi negatif dari sejumlah kalangan yang tidak menyukai keterlibatan Novel dalam jabatan tersebut.

Suara.com - Nama Novel Chaidir Hasan Bamukmin atau yang lebih dikenal sebagai Novel Bamukmin tengah menjadi sorotan usai dikabarkan ditunjuk sebagai Komisaris PT Hotel Indonesia Natour (HIN).

Pendiri Advokat Cinta Tanah Air (ACTA), Syarif Hidayatullah, buka suara terkait kabar tersebut. Menurutnya tidak ada yang salah apabila Novel benar ditunjuk sebagai komisaris di PT HIN.

"Jika pun benar apa yang salah, kami sesama satu kelompok tidak iri bahkan sebaliknya memberi support?," kata Syarif kepada Suara.com, Senin (6/7/2026).

Syarif kemudian menyebut dengan adanya isu penunjukan tersebut ada yang tidak suka.

"Pastinya orang yang nyinyir dengan berbagai pola, serta merta ada yang membuat konten (meme) atau artikel bahkan ditambah dengan narasi irama misleading yang disengaja kirim menyasar ke berbagai laman WAG," kata dia.

Kondisi ini kata dia, dinilai sebagai bukti nyata ketidakmampuan sejumlah tokoh dalam menghadapi persaingan, sekaligus menunjukkan kegagalan mereka untuk beradaptasi dengan dinamika kepemimpinan baru.

"Sebuah indikasi keterbatasan kemampuan ibarat (majas) katak terlalu lama dalam tempurung atau entah alasan lainnya," kata dia.

"Apa salah UNB sehingga seolah jabatan komisaris yang ramai diperbincangkan kepadanya merupakan suatu aib, padahal beliau seorang mujahid dan Dai' yang telah banyak makan asam garam perjuangan dalam menjaga negara dan agama serta membela rakyat dan pelayan umat," katanya menambahkan.

Ia kemudian menganggap orang yang tidak suka dengan isu pengangkatan Novel sebagai komisaris PT HIN tengah 'kebakaran jenggot'.

baca juga

"Ketika rumor ramai tentang rumor jabatan BUMN maka jelas PKI kebakaran jenggot apalagi Koruptor , antek antek asing , Oligarki Busuk dan para mafia dan perongrong Pancasila yang merongrong NKRI dan ini membuat sangat panik hanya dengan satu sosok Novel Bamukmin," jelas dia.

Syarif kemudian bercerita kalau dirinya yang meminta Novel bergabung dalam ACTA untuk melaporkan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) atas dugaan penistaan agama.

Langkah ini diambil bukan tanpa risiko; Novel tercatat pernah mendekam di penjara pada 2014 akibat konsistensinya melawan kebijakan Ahok saat menjabat sebagai Gubernur. Meski mengaku tidak mencari keuntungan materi, upaya hukum tersebut diikuti dengan tekanan psikologis dan berbagai bentuk intimidasi.

ACTA memastikan akan terus mendukung apabila Novel benar diangkat menjadi komisaris.

"Agar bangku-bangku kekuasaan tidak dikuasai para anak cucu PKI, jongos oligarki, antek antek asing, aliran sesat pelaku kemungkaran lainnya yang ingin merampok negara dan menghancurkan negara," kata dia.

Selain itu Syarif mengaku telah mencermati posisi komisari yang disebut bakal diisi oleh Novel. Diketahui, InJourney Hospitality resmi mengumumkan rencana ekspansi bisnis ke Arab Saudi melalui proyek pembangunan hotel di kota suci Mekah.

"Ternyata akan ekspansi keluar negri dalam rangka berkiprah dikampung haji Mekah untuk melayani para tamu Allah SWT dalam melaksanakan rukun Islam yang ke lima," kata dia.

"Dengan begitu yang memang beliau dengan organisasinya dulu Di FPI dan sudah lama juga bergabung di GPMI dimana saya sebagai Ketua umum GPMI dan UNB terdepan dalam melayani umat dan terbukti UNB menjadi relawan kemanusiaan saat tsunami Aceh tahun 2004," kata dia

"Untuk itu Ustad Novel Bamukmin teruslah berikiprah dimanapun dibutuhkan, jangan goyah , jangan hiraukan para anjing menggonggong selama tidak menggigit maka, berkarya lah dengan amanah sesuai fungsi tugas negara," lanjutnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Novel Bamukmin Diisukan Jadi Komisaris, Website PT Hotel Indonesia Natour Hilang

Novel Bamukmin Diisukan Jadi Komisaris, Website PT Hotel Indonesia Natour Hilang

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:26 WIB

Rekam Jejak Novel Bamukmin, Eks FPI yang Diisukan Jadi Komisaris BUMN

Rekam Jejak Novel Bamukmin, Eks FPI yang Diisukan Jadi Komisaris BUMN

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:21 WIB

Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour

Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 14:56 WIB

4 Syarat Novel Bakmumin Agar Laporan ke Pandji Pragiwaksono Dicabut

4 Syarat Novel Bakmumin Agar Laporan ke Pandji Pragiwaksono Dicabut

News | Kamis, 09 April 2026 | 14:03 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Isu Sosial, Komisi VIII DPR Sebut LGBT Sebagai Ancaman Serius Kelanjutan Generasi

Bukan Sekadar Isu Sosial, Komisi VIII DPR Sebut LGBT Sebagai Ancaman Serius Kelanjutan Generasi

News | Senin, 06 Juli 2026 | 12:36 WIB

Kebakaran TPA Jatiwaringin Hampir Padam, Daerah Diminta Waspadai Ancaman Serupa

Kebakaran TPA Jatiwaringin Hampir Padam, Daerah Diminta Waspadai Ancaman Serupa

News | Senin, 06 Juli 2026 | 12:28 WIB

Kemlu Klarifikasi Kehadiran 'Wakil' Indonesia di Pemakaman Ali Khamenei

Kemlu Klarifikasi Kehadiran 'Wakil' Indonesia di Pemakaman Ali Khamenei

News | Senin, 06 Juli 2026 | 12:14 WIB

3 Polisi Gugur saat Gerebek Narkoba di Katingan, DPR Minta Jaringan Pelaku Dibongkar Total

3 Polisi Gugur saat Gerebek Narkoba di Katingan, DPR Minta Jaringan Pelaku Dibongkar Total

News | Senin, 06 Juli 2026 | 12:10 WIB

Prabowo Terima PM Singapura Lawrence Wong Hari Ini, 26 Kesepakatan Siap Ditandatangani

Prabowo Terima PM Singapura Lawrence Wong Hari Ini, 26 Kesepakatan Siap Ditandatangani

News | Senin, 06 Juli 2026 | 12:02 WIB

Iran Lantunkan Surah Al Imran Ayat 13 saat Delegasi Arab Saudi Melayat Ali Khamenei

Iran Lantunkan Surah Al Imran Ayat 13 saat Delegasi Arab Saudi Melayat Ali Khamenei

News | Senin, 06 Juli 2026 | 11:01 WIB

Dua Aksi Demo Digelar di Jakarta Pusat, 700 Personel Gabungan Dikerahkan

Dua Aksi Demo Digelar di Jakarta Pusat, 700 Personel Gabungan Dikerahkan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 10:55 WIB

Benarkah Bangunan yang Lebih Tinggi Dapat Memperparah Kebakaran?

Benarkah Bangunan yang Lebih Tinggi Dapat Memperparah Kebakaran?

News | Senin, 06 Juli 2026 | 10:55 WIB

Lebih dari 16 Ribu Lulusan SD di Tangsel Tak Kebagian SMP Negeri saat SPMB 2026

Lebih dari 16 Ribu Lulusan SD di Tangsel Tak Kebagian SMP Negeri saat SPMB 2026

News | Senin, 06 Juli 2026 | 10:46 WIB

120 Rumah di Tamansari Tak Punya Septic Tank

120 Rumah di Tamansari Tak Punya Septic Tank

News | Senin, 06 Juli 2026 | 10:36 WIB

×