ICW Bakal Lapor KPK: Stop Potensi Korupsi Mobil Kopdes Merah Putih Rp5,5 T Sebelum Terlambat!

Muhamad Yasir, Lilis Varwati

Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:16 WIB
ICW Bakal Lapor KPK: Stop Potensi Korupsi Mobil Kopdes Merah Putih Rp5,5 T Sebelum Terlambat!
Peluncuran Koperasi Merah Putih pada 30 Juli 2025 [Simpkopdes.go.id]
baca 10 detik
  • ICW akan melaporkan dugaan perburuan rente dalam proyek pengadaan mobil pikap Koperasi Desa Merah Putih ke KPK.
  • Proyek yang dikelola PT Agrinas Pangan Nusantara ini berpotensi menimbulkan kerugian negara sebesar Rp5,54 triliun.
  • ICW mendesak KPK melakukan pengawasan dini untuk mencegah kerugian lebih besar dari total 80.000 unit kendaraan.

Suara.com - Indonesian Corruption Watch (ICW) akan melaporkan dugaan potensi perburuan rente dalam proyek pengadaan mobil pikap untuk program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Lembaga antikorupsi itu berharap KPK turun tangan sejak awal agar potensi kerugian negara tidak semakin membesar.

Laporan tersebut rencananya akan disampaikan kepada Kedeputian Bidang Pencegahan dan Monitoring KPK. ICW menilai langkah pencegahan masih sangat mungkin dilakukan karena sebagian besar pengadaan kendaraan belum terealisasi.

Kepala Divisi Hukum dan Investigasi ICW Wana Alamsyah mengatakan pihaknya kini tengah menyusun jadwal penyampaian laporan tersebut.

"Kami berencana akan menindaklanjuti laporan ini ke penegak hukum, salah satunya ke KPK, bagian Deputi Pencegahan. Kami belum tahu (waktunya), mungkin minggu depan," kata Wana di Jakarta, Jumat (10/7/2026).

Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW), Wana Alamsyah menyoroti pasal pelemahan terhadap KPK dalam Revisi KUHAP. [Suara.com/Yaumal Adi]
Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW), Wana Alamsyah . [Suara.com/Yaumal Adi]

Langkah itu diambil setelah ICW memaparkan hasil pemantauan terhadap pengadaan mobil pikap yang dilakukan PT Agrinas Pangan Nusantara (APN) untuk mendukung operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Dari hasil kajiannya, ICW memperkirakan terdapat potensi perburuan rente senilai Rp4,86 triliun hingga Rp5,54 triliun yang berasal dari selisih harga pengadaan kendaraan.

Menurut Wana, keterlibatan KPK menjadi penting karena proyek tersebut masih berjalan. Berdasarkan temuan ICW, kendaraan yang telah diimpor baru sekitar 2.000 unit dari total rencana pengadaan 80.000 unit.

"Harapannya adalah KPK bisa melakukan upaya pengawasan sedini mungkin. Karena transaksi importasi yang kami temukan itu baru 2.000 dari 80.000 unit pick up. Harapannya, apabila ini dapat dimitigasi sedini mungkin, itu tidak akan mengeluarkan tadi sisa untuk membeli pick upnya, itu yang pertama," ujarnya.

baca juga

Selain mencegah potensi pemborosan anggaran pada sisa proyek, ICW juga meminta KPK menelusuri proses pengadaan yang telah berlangsung, termasuk mengidentifikasi pihak-pihak yang diduga memperoleh keuntungan dari proyek tersebut.

"Kemudian yang kedua adalah harapannya juga dari 2.000 mobil yang sudah dibeli, ini KPK pun juga penting untuk menelusuri apakah benar bahwa ada dugaan tadi perburuan rente atau paling tidak siapa yang diuntungkan dari proyek ini," beber Wana.

Sebelumnya, ICW mengungkap adanya dugaan selisih harga dalam pengadaan mobil pikap untuk program Koperasi Merah Putih.

Berdasarkan perhitungan lembaga tersebut, selisih harga diperkirakan mencapai Rp61 juta hingga Rp69 juta per unit.

Jika dikalikan dengan target pengadaan sebanyak 80.000 unit, potensi perburuan rente diperkirakan mencapai Rp4,86 triliun hingga Rp5,54 triliun, sehingga ICW menilai diperlukan pengawasan ketat agar proyek tersebut tidak menjadi celah praktik korupsi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

ICW Temukan Selisih Harga Fantastis Pengadaan Mobil KDKMP, Potensi Rente Tembus Rp5,5 Ttriliun

ICW Temukan Selisih Harga Fantastis Pengadaan Mobil KDKMP, Potensi Rente Tembus Rp5,5 Ttriliun

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:31 WIB

KPK Curiga Rumah Jampidsus Febrie di Sentul Pakai Nama Orang Lain Tanpa Hubungan Keluarga

KPK Curiga Rumah Jampidsus Febrie di Sentul Pakai Nama Orang Lain Tanpa Hubungan Keluarga

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:00 WIB

Siasat Sembunyikan Aset? KPK Duga Rumah Mewah Jampidsus Febrie Adriansyah di Sentul Gunakan Nominee

Siasat Sembunyikan Aset? KPK Duga Rumah Mewah Jampidsus Febrie Adriansyah di Sentul Gunakan Nominee

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 16:53 WIB

Terkini

Kemenag Tegaskan Ponpes Hamalatul Quran di Karanganyar dan Sukoharjo Belum Kantongi Izin Resmi

Kemenag Tegaskan Ponpes Hamalatul Quran di Karanganyar dan Sukoharjo Belum Kantongi Izin Resmi

News | Minggu, 01 November 2026 | 20:51 WIB

Review Serial Lupin Part 3: Sebuah Aksi Menawan Assane Diop yang Penuh Trik

Review Serial Lupin Part 3: Sebuah Aksi Menawan Assane Diop yang Penuh Trik

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 20:50 WIB

Bukan Mahasiswa Asli, Ini Pengakuan Sari Putri yang Nekat Pakai Almamater UBSI di Bundaran HI

Bukan Mahasiswa Asli, Ini Pengakuan Sari Putri yang Nekat Pakai Almamater UBSI di Bundaran HI

Video | Minggu, 01 November 2026 | 20:31 WIB

Emil Audero Masuk Nominasi Penyelamatan Terbaik LaLiga, Bersaing dengan Kiper Real Madrid

Emil Audero Masuk Nominasi Penyelamatan Terbaik LaLiga, Bersaing dengan Kiper Real Madrid

Bola | Minggu, 01 November 2026 | 20:30 WIB

Review The Best Thing: Kisah Romantis Dokter TCM dan Manajer Hotel

Review The Best Thing: Kisah Romantis Dokter TCM dan Manajer Hotel

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 20:20 WIB

SMK Nusantara Pertahankan Gelar, MAN 1 Kabupaten Sukabumi Raih Juara Putri AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Pertahankan Gelar, MAN 1 Kabupaten Sukabumi Raih Juara Putri AXIS Nation Cup 2026

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 20:15 WIB

Gagal Dapatkan Dean Zandbergen, PSSI Incar Striker Keturunan Islandia!

Gagal Dapatkan Dean Zandbergen, PSSI Incar Striker Keturunan Islandia!

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 20:15 WIB

Persib Bandung Bantai Kalteng FC dan Tempel Ketat Puncak Klasemen

Persib Bandung Bantai Kalteng FC dan Tempel Ketat Puncak Klasemen

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 20:10 WIB

Aktivitas Erupsi Tak Surutkan Langkah Nelayan Pandeglang Tetap Melaut

Aktivitas Erupsi Tak Surutkan Langkah Nelayan Pandeglang Tetap Melaut

Banten | Minggu, 01 November 2026 | 20:02 WIB

Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran Tuai Kritik, Propam Turun Tangan

Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran Tuai Kritik, Propam Turun Tangan

News | Minggu, 01 November 2026 | 20:01 WIB

×