Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

Bangun Santoso

Minggu, 12 Juli 2026 | 21:50 WIB
Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang
Petugas Satlantas Polres Indramayu saat melakukan pengatura lalu lintas usai kejadian kecelakaan di Jalur Pantura Indramayu, Jawa Barat, Minggu (12/7/2026). ANTARA/HO-Polres Indramayu.
baca 10 detik
  • Kecelakaan beruntun melibatkan tiga kendaraan terjadi di Jalur Pantura, Lohbener, Indramayu pada Minggu siang, 12 Juli 2026.
  • Insiden tersebut menyebabkan 10 orang meninggal dunia serta mengakibatkan belasan penumpang lainnya mengalami luka berat dan ringan.
  • Polres Indramayu tengah menyelidiki penyebab kecelakaan yang bermula saat pikap pengangkut penumpang tertabrak dua truk besar.

Suara.com - Jumlah korban meninggal dunia dalam kecelakaan maut yang terjadi di Jalur Pantura, Indramayu, Jawa Barat, dilaporkan mengalami penambahan signifikan.

Hingga Minggu (12/7/2026) malam, total korban jiwa akibat insiden tragis itu disebut telah mencapai 10 orang.

Pihak kepolisian terus melakukan pembaruan data terkait kondisi para korban yang terlibat dalam kecelakaan beruntun ini.

Kasat Lantas Polres Indramayu AKP Undang Syarief memberikan rincian terbaru mengenai kondisi fisik para penumpang dan awak kendaraan yang terlibat dalam tabrakan maut tersebut.

"10 orang meninggal dunia, 2 luka berat dan enam luka ringan," ujar Kasat Lantas Polres Indramayu AKP Undang Syarief dikutip Minggu (12/7/2026).

Berdasarkan data medis dan laporan lapangan, tidak semua korban meninggal dunia di lokasi kejadian.

Sebagian besar korban mengembuskan napas terakhir saat sudah berada dalam penanganan pihak rumah sakit.

Proses evakuasi yang dilakukan petugas gabungan sempat memberikan harapan bagi para korban luka, namun kondisi luka yang terlalu parah membuat nyawa mereka tidak tertolong.

Undang menjelaskan bahwa tiga korban mengembuskan napas terakhir di lokasi kejadian.

baca juga

Sementara itu, tujuh korban lainnya sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis, namun nyawa mereka tidak tertolong.

"Meninggal dunia di TKP tiga orang, sementara di rumah sakit tujuh orang," kata Undang.

Peristiwa memilukan ini terjadi di wilayah hukum Kepolisian Resor (Polres) Indramayu. Petugas kepolisian langsung dikerahkan ke lokasi untuk menangani kecelakaan lalu lintas yang melibatkan tiga kendaraan sekaligus.

Lokasi spesifik insiden ini berada di Jalur Pantai Utara (Pantura), Kecamatan Lohbener, Indramayu.

Kecelakaan yang terjadi pada Minggu siang tersebut awalnya dilaporkan menyebabkan tiga orang meninggal dunia, sebelum akhirnya jumlah korban terus bertambah setelah pendataan di rumah sakit.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Indramayu Ipda Masnan saat dikonfirmasi di Indramayu, mengatakan kecelakaan tersebut melibatkan mobil pikap Daihatsu Grand Max, truk Hino Wing Box, dan truk Hino bak. Ketiga kendaraan ini mengalami kerusakan yang cukup parah, terutama mobil pikap yang terjepit di antara dua kendaraan besar.

Identitas kendaraan yang terlibat telah teridentifikasi oleh petugas di lapangan.

Ia menjelaskan mobil pikap Grand Max bernomor polisi E 8559 RB yang dikemudikan oleh sopir bernama Warkidi, melaju dari arah Jakarta menuju Cirebon dengan membawa 17 penumpang.

Jumlah penumpang yang cukup banyak di dalam mobil pikap tersebut menjadi salah satu faktor banyaknya jumlah korban jiwa dan luka-luka.

Kronologi kejadian bermula saat kendaraan pikap tersebut melintasi Jalur Pantura Lohbener.

Berdasarkan keterangan para saksi mata yang berada di sekitar lokasi kejadian, mobil yang dikemudikan Warkidi tersebut sempat berhenti sejenak sebelum tabrakan hebat terjadi dari arah belakang.

“Menurut saksi, kendaraan pikap Grand Max dikemudikan saudara Warkidi datang dari arah Jakarta menuju Cirebon ketika berhenti di lajur kanan, kemudian tertabrak belakang dengan depan kendaraan truk Hino Wing Box,” katanya sebagaimana dilansir Antara.

Benturan pertama dari truk Hino Wing Box tersebut ternyata berakibat fatal. Mobil pikap yang membawa belasan penumpang itu tidak mampu menahan beban dorongan yang sangat kuat.

Akibat benturan tersebut, kata dia, mobil pikap terdorong ke depan hingga bertabrakan dengan truk Hino bak berpelat E 8846 BA yang datang dari arah berlawanan.

Situasi di lokasi kejadian digambarkan sangat mencekam karena mobil pikap tersebut terhimpit di tengah-tahun dua truk besar.

“Kemudian kendaraan pikap terdorong ke depan tertabrak oleh kendaraan truk Lost Bak Hino BA yang datang dari arah berlawanan,” ujarnya.

Masnan mengatakan, kecelakaan tersebut mengakibatkan tiga penumpang mobil pikap meninggal dunia dan belasan korban lainnya mengalami luka-luka.

Data awal ini kemudian berkembang seiring dengan laporan dari tim medis rumah sakit yang menangani para korban luka berat.

Selain korban meninggal dunia, petugas juga mencatat adanya korban yang mengalami trauma fisik serius.

Ia merinci korban luka terdiri atas 11 orang mengalami luka ringan, serta empat orang mengalami luka berat.

Kondisi kendaraan yang ringsek juga menimbulkan kerugian finansial yang tidak sedikit bagi para pemilik kendaraan.

“Korban luka ringan sebanyak 11 orang, luka berat empat orang, sedangkan kerugian material diperkirakan sekitar Rp50 juta,” kata Masnan.

Hingga saat ini, Jalur Pantura di titik lokasi kejadian telah kembali normal setelah proses evakuasi bangkai kendaraan selesai dilakukan.

Namun, penyelidikan mendalam masih terus dilakukan oleh pihak berwajib untuk memastikan apakah ada unsur kelalaian manusia atau kegagalan fungsi teknis pada kendaraan yang terlibat.

Satlantas Polres Indramayu masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan tersebut, serta telah melakukan penanganan di lokasi kejadian.

Petugas juga telah mengamankan sejumlah barang bukti dan meminta keterangan dari sopir truk yang terlibat guna melengkapi berkas penyidikan kasus kecelakaan maut ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep

Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 14:31 WIB

Detik-detik Kecelakaan Maut Dekat Patung Kuda, Pengendara Aerox Tiba-tiba Oleng hingga Tak Tertolong

Detik-detik Kecelakaan Maut Dekat Patung Kuda, Pengendara Aerox Tiba-tiba Oleng hingga Tak Tertolong

News | Senin, 06 Juli 2026 | 16:29 WIB

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:35 WIB

31 Perlintasan Liar Ditutup, Namun Kecelakaan Kereta di Daop 1 Jakarta Tetap Meningkat

31 Perlintasan Liar Ditutup, Namun Kecelakaan Kereta di Daop 1 Jakarta Tetap Meningkat

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:44 WIB

Mobil Boks di Bekasi Terobos Lampu Merah Hingga Tabrak 5 Motor, Satu Pemotor Tewas

Mobil Boks di Bekasi Terobos Lampu Merah Hingga Tabrak 5 Motor, Satu Pemotor Tewas

News | Senin, 29 Juni 2026 | 14:24 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

Truk Tabrak Halte Tebet Eco Park hingga Atap Rusak, Transjakarta Pastikan Tetap Beroperasi

Truk Tabrak Halte Tebet Eco Park hingga Atap Rusak, Transjakarta Pastikan Tetap Beroperasi

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 11:21 WIB

Terkini

Polisi Beri Pendampingan Psikologis bagi Keluarga Korban KM Virgo

Polisi Beri Pendampingan Psikologis bagi Keluarga Korban KM Virgo

Video | Selasa, 15 September 2026 | 21:05 WIB

Review Film I Want Your Sex: Saat Batas Antara Seni, Eksploitasi, dan Obsesi Menjadi Kabur

Review Film I Want Your Sex: Saat Batas Antara Seni, Eksploitasi, dan Obsesi Menjadi Kabur

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 21:05 WIB

Kronologi Karyawan SPPG Bengkulu Tewas, Sempat Tolong Satpam Sebelum Ditemukan di Sungai

Kronologi Karyawan SPPG Bengkulu Tewas, Sempat Tolong Satpam Sebelum Ditemukan di Sungai

Sumsel | Selasa, 15 September 2026 | 21:01 WIB

Saat Partai Politik Sibuk Bangun Citra, Padahal Rakyat Masih Terluka oleh Bencana

Saat Partai Politik Sibuk Bangun Citra, Padahal Rakyat Masih Terluka oleh Bencana

Jogja | Selasa, 15 September 2026 | 21:00 WIB

OTT Suap HGB di Kementerian ATR/BPN, KPK Sita Uang Tunai Rp 106,3 Miliar

OTT Suap HGB di Kementerian ATR/BPN, KPK Sita Uang Tunai Rp 106,3 Miliar

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:58 WIB

4 Shio Paling Hoki Besok 16 September 2026, Masa Sulit Akhirnya Terlewati

4 Shio Paling Hoki Besok 16 September 2026, Masa Sulit Akhirnya Terlewati

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 20:55 WIB

Pembelaan Eks Bomber Timnas Indonesia Jhon van Beukering Hajar Pemain hingga Gigi Korban Rontok

Pembelaan Eks Bomber Timnas Indonesia Jhon van Beukering Hajar Pemain hingga Gigi Korban Rontok

Bola | Selasa, 15 September 2026 | 20:52 WIB

Peran Fahd A Rafiq: Orang Kepercayaan Nusron Wahid, Tampung Uang Gratifikasi Miliaran Rupiah!

Peran Fahd A Rafiq: Orang Kepercayaan Nusron Wahid, Tampung Uang Gratifikasi Miliaran Rupiah!

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:47 WIB

Kabut Asap Pekat, Siswa di Pekanbaru Kembali Belajar Jarak Jauh

Kabut Asap Pekat, Siswa di Pekanbaru Kembali Belajar Jarak Jauh

Riau | Selasa, 15 September 2026 | 20:46 WIB

Hasil Pemeriksaan Masih Berjalan, Jenazah di Enggano Belum Teridentifikasi Jurnalis Hilang

Hasil Pemeriksaan Masih Berjalan, Jenazah di Enggano Belum Teridentifikasi Jurnalis Hilang

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:44 WIB

×