Donald Trump Janji Bikin Iran Menderita: Kami Pukul Mereka dengan Sangat Keras

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 14 Juli 2026 | 10:00 WIB
Donald Trump Janji Bikin Iran Menderita: Kami Pukul Mereka dengan Sangat Keras
Persediaan Rudal AS disinyalir menipis. (Instagram)
baca 10 detik
  • Amerika Serikat meluncurkan serangan udara ke Iran demi menguasai jalur strategis Selat Hormuz.

  • Serangan balasan drone Iran membakar fasilitas militer Amerika Serikat yang berada di Kuwait.

  • Konflik bersenjata ini memicu lonjakan tajam harga minyak mentah global ke level tertinggi.

Suara.com - Amerika Serikat meluncurkan serangan udara intensif ke wilayah Iran demi mengendalikan kawasan strategis Selat Hormuz. Langkah agresif ini memicu balasan drone dari Teheran yang menyasar basis pertahanan udara Washington.

Ketegangan bersenjata tersebut langsung mengguncang pasar energi global secara signifikan. Harga minyak mentah dunia mencatat rekor lonjakan harian tertinggi dalam 6 tahun terakhir.

Presiden Donald Trump menegaskan komitmennya untuk melanjutkan operasi militer skala besar tersebut tanpa kompromi. Washington menilai Teheran telah melanggar kesepakatan bersama yang sebelumnya pernah ditandatangani kedua pihak.

Momen tak biasa terjadi di ruang Oval Gedung Putih saat seorang balita berusia dua tahun tertangkap kamera tidur-tiduran dengan santai. [Istimewa]
Momen tak biasa terjadi di ruang Oval Gedung Putih saat seorang balita berusia dua tahun tertangkap kamera tidur-tiduran dengan santai. [Istimewa]

Dalam wawancara bersama penyiar radio konservatif Hugh Hewitt, Trump menyampaikan langkah taktisnya.

“Kita akan memukul mereka dengan sangat keras malam ini, dan kita akan memukul mereka dengan keras besok.” ujarnya.

Trump juga menyoroti kegagalan kerja sama dalam memorandum kesepahaman antara Washington dan Teheran. Menurut penuturannya, Iran tidak menghormati uji coba yang menjadi bagian dari kesepakatan tersebut.

Padahal, Trump sebelumnya mengklaim kerja sama tersebut mampu menyelesaikan konflik dan mencegah kepemilikan senjata nuklir. Kini, ia menganggap nota kesepahaman itu tidak lagi memiliki arti besar bagi negaranya.

Di hadapan para jurnalis, Trump menyatakan bahwa militer Amerika Serikat pada akhirnya akan menguasai Selat Hormuz. Ia bersikeras bahwa dinamika pertempuran dengan pihak Iran saat ini bergerak sangat cepat.

Trump berdalih operasi pengeboman terbaru ini hanyalah sebuah konflik militer jangka pendek. Kendati demikian, ia menolak memberikan tenggat waktu pasti mengenai akhir dari pertempuran tersebut.

baca juga

Amerika Serikat juga menuntut ganti rugi finansial kepada negara-negara mitra yang dibantu dalam konflik ini. Trump menyebutkan beberapa sekutu regional seperti Israel, Arab Saudi, Qatar, dan Uni Emirat Arab.

Sementara itu, serangkaian ledakan hebat dilaporkan mengguncang kota pelabuhan Bandar Abbas di Iran selatan. Media lokal mengabarkan dentuman juga terdengar jelas di Pulau Kish, Qeshm, dan Abu Musa.

Pihak militer Iran segera merespons agresi Amerika Serikat dengan mengirimkan gelombang serangan pesawat tanpa awak. Serangan drone tersebut diklaim berhasil mengenai markas militer Amerika Serikat yang berada di Kuwait.

Pernyataan resmi angkatan bersenjata Iran menyebutkan target destruksi meliputi sistem komunikasi hingga tangki bahan bakar. Fasilitas pertahanan udara Patriot, menara pengawas, serta depot amunisi juga dilaporkan hangus terbakar.

Pihak militer Iran menegaskan bahwa operasi udara ini merupakan balasan atas agresi berulang Amerika Serikat. Bentrokan terbuka ini langsung berimplikasi buruk terhadap stabilitas ekonomi dunia.

Minyak mentah Brent meroket 9,59 persen hingga menyentuh angka 83,30 dolar AS per barel. Nilai tersebut menjadi level penyelesaian transaksi tertinggi sejak pertengahan Juni lalu.

Imbas kondisi keamanan yang memburuk, Kedutaan Besar Amerika Serikat di Uni Emirat Arab membatalkan seluruh agenda konsuler. Seluruh personel pemerintah non-darurat bahkan telah dievakuasi keluar dari negara tersebut.

Krisis diplomatik ini semakin meruncing setelah rudal milik militer Iran menghantam kapal tanker. Kementerian Pertahanan Uni Emirat Arab mengonfirmasi dua kapal tanker mereka diserang di Selat Hormuz.

Insiden mematikan di jalur pelayaran internasional tersebut menewaskan seorang awak kapal tangki. Jalur logistik minyak global kini berada dalam ancaman kelumpuhan total akibat perang terbuka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penampakan Lusinan Pesawat Tempur AS Terbang di Selat Hormuz, Siap-siap Gempur Iran Lagi

Penampakan Lusinan Pesawat Tempur AS Terbang di Selat Hormuz, Siap-siap Gempur Iran Lagi

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 07:50 WIB

Donald Trump Bandingkan Kondisi Perang Amerika Serikat dengan Vietnam dan Iran, Apa Katanya?

Donald Trump Bandingkan Kondisi Perang Amerika Serikat dengan Vietnam dan Iran, Apa Katanya?

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 07:41 WIB

Perang AS-Iran Memanas: Wall Street Terpukul, Harga Minyak Melonjak!

Perang AS-Iran Memanas: Wall Street Terpukul, Harga Minyak Melonjak!

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 07:28 WIB

Terkini

Jejak Ferry Hongkiriwang: Dari Kasus Culik Densus 88 ke Skandal Korupsi Jampidsus Febrie Adriansyah

Jejak Ferry Hongkiriwang: Dari Kasus Culik Densus 88 ke Skandal Korupsi Jampidsus Febrie Adriansyah

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 09:31 WIB

Diawali Suara Ledakan, Rumah Sekaligus Bengkel Kusen di Koja Ludes Terbakar

Diawali Suara Ledakan, Rumah Sekaligus Bengkel Kusen di Koja Ludes Terbakar

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 08:55 WIB

Geger Suara Ledakan di Koja, Rumah Sekaligus Bengkel Kusen Ludes Terbakar

Geger Suara Ledakan di Koja, Rumah Sekaligus Bengkel Kusen Ludes Terbakar

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 08:50 WIB

MBG Balik Lagi! BGN Wajibkan Menu Daging Tersedia di Hari Pertama Sekolah

MBG Balik Lagi! BGN Wajibkan Menu Daging Tersedia di Hari Pertama Sekolah

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 08:32 WIB

Efek Truk Crane Tabrak JPO: Tendean-Kuningan Macet Parah, Arus Lalu Lintas Dialihkan!

Efek Truk Crane Tabrak JPO: Tendean-Kuningan Macet Parah, Arus Lalu Lintas Dialihkan!

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 08:17 WIB

Trump Mau 'Jajah' Iran dan Rebut Fasilitas Nuklir Rahasia

Trump Mau 'Jajah' Iran dan Rebut Fasilitas Nuklir Rahasia

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 08:07 WIB

Sopir Asyik Main HP, Truk Towing Hantam JPO Tendean Hingga Rusak Parah!

Sopir Asyik Main HP, Truk Towing Hantam JPO Tendean Hingga Rusak Parah!

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 07:55 WIB

Penampakan Lusinan Pesawat Tempur AS Terbang di Selat Hormuz, Siap-siap Gempur Iran Lagi

Penampakan Lusinan Pesawat Tempur AS Terbang di Selat Hormuz, Siap-siap Gempur Iran Lagi

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 07:50 WIB

Donald Trump Bandingkan Kondisi Perang Amerika Serikat dengan Vietnam dan Iran, Apa Katanya?

Donald Trump Bandingkan Kondisi Perang Amerika Serikat dengan Vietnam dan Iran, Apa Katanya?

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 07:41 WIB

45 Orang Hilang di Lokasi Kebakaran Maut Bar Bangkok

45 Orang Hilang di Lokasi Kebakaran Maut Bar Bangkok

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 07:29 WIB

×