- Truk towing menabrak JPO Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, Selasa dini hari karena kelalaian pengemudi saat membawa muatan.
- Struktur JPO mengalami kerusakan parah hingga pondasi terlepas, sehingga otoritas setempat memutuskan membongkar total bangunan jembatan tersebut.
- Petugas menyiapkan rekayasa lalu lintas serta penutupan jalan guna memperlancar proses evakuasi dan pembongkaran konstruksi jembatan yang berbahaya.
Selama proses penanganan, kendaraan hanya dapat melintas melalui satu lajur.
Polisi juga menerapkan rekayasa lalu lintas dengan mengalihkan kendaraan dari arah Hotel Mercure maupun Trans TV menuju Jalan Layang Kapten Tendean.
Pengendara diarahkan melintasi Jalan Mampang Prapatan Raya, Warung Buncit, hingga memutar di U-turn terdekat sebelum kembali ke Jalan Kapten Tendean. Sementara volume kendaraan dari Jalan Gatot Subroto turut dikurangi untuk mengurai kepadatan.
Insiden bermula saat sebuah truk towing yang mengangkut alat berat melintas di Jalan Kapten Tendean pada dini hari.
Berdasarkan keterangan BPBD DKI Jakarta, sopir diduga terdistraksi karena menggunakan telepon genggam sehingga tidak memperhitungkan tinggi muatan.
Akibatnya, alat berat yang dibawanya menghantam bagian bawah JPO hingga membuat konstruksi jembatan rusak parah dan salah satu tiang penyangganya terangkat dari pondasi.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kendaraan yang tersangkut di bawah JPO membuat proses evakuasi berlangsung lama dan menyebabkan gangguan lalu lintas di salah satu ruas jalan tersibuk di Jakarta Selatan tersebut.