Habis Ngamuk, Amerika Resmi Buka Pintu Dialog Lagi dengan Iran

Pebriansyah Ariefana

Senin, 20 Juli 2026 | 11:32 WIB
Habis Ngamuk, Amerika Resmi Buka Pintu Dialog Lagi dengan Iran
Perang antara Amerika Serikat-Israel melawan Iran yang dimulai pada 28 Februari lalu terus memicu korban besar di berbagai negara Timur Tengah. [amnesty.org]
baca 10 detik
  • Amerika Serikat menegaskan tetap membuka pintu resolusi diplomatik yang damai dengan pihak Iran.

  • Serangan militer AS malam kesembilan dipicu pelanggaran kesepakatan pengamanan di Selat Hormuz.

  • Menlu Marco Rubio mengingatkan kegagalan diplomasi akan memperburuk situasi perekonomian internal Iran.

Suara.com - Amerika Serikat secara terbuka menyatakan tetap membuka peluang resolusi diplomatik demi mengakhiri konflik dengan Iran. Langkah damai ini tetap ditawarkan meskipun kekuatan militer Pentagon baru saja melancarkan gempuran malam kesembilan berturut-turut.

Pernyataan strategis tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio. Komitmen ini diungkapkan sesaat sebelum dirinya bertolak menuju Manila untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN.

“Amerika Serikat selalu terbuka terhadap solusi diplomatik. Kami telah mencoba berkali-kali dengan Iran, dan kami akan terus mencoba. Jika pintu itu terbuka, kami akan senang melihatnya,” ujar Rubio.

US Secretary of State Marco Rubio [Officiel Instagram]
US Secretary of State Marco Rubio [Officiel Instagram]

Ketegangan terbaru dipicu oleh tindakan sepihak Teheran yang dinilai mengancam jalur perdagangan internasional. AS mengecam keras aksi pemblokiran wilayah maritim dan penyerangan terhadap armada kapal yang melintasi kawasan vital tersebut.

Padahal, kedua negara sebelumnya telah mengesahkan nota kesepahaman pada Juni lalu. Kesepakatan tersebut dirancang khusus untuk memperpanjang gencatan senjata sekaligus memulihkan kelancaran arus lalu lintas di Selat Hormuz.

Aksi militer yang agresif dari pihak Iran dinilai telah mencederai poin-poin penting yang disepakati bersama. Akibatnya, efektivitas dari nota kesepahaman yang telah ditandatangani kini berada di ujung tanduk.

“Mereka tidak bisa memiliki MOU yang hidup jika mereka melanggar ketentuan di dalamnya,” tegas Rubio.

Pemerintah AS melihat adanya ketidakselarasan antara pernyataan politik Iran dan tindakan nyata mereka di lapangan. Sikap mendua ini yang mendasari sekutu mengambil tindakan defensif yang lebih tegas di wilayah konflik.

“Mereka terus mengirimkan sinyal bahwa mereka ingin berbicara, bahwa mereka ingin bernegosiasi, tetapi perilaku mereka adalah apa yang kami tanggapi, dan perilaku mereka adalah mereka meluncurkan rudal dan drone terhadap kapal-kapal, termasuk malam ini,” tambahnya.

baca juga

Kondisi geopolitik yang tidak menentu ini dikhawatirkan akan membawa dampak buruk jangka panjang bagi stabilitas internal Teheran. AS memproyeksikan kerugian besar bagi pihak lawan apabila jalur negosiasi benar-benar tertutup rapat.

Saat ditanya mengenai konsekuensi yang harus dihadapi jika seluruh upaya negosiasi ini berujung pada kegagalan total, Rubio memberikan jawaban yang lugas.

“Saya pikir itu tidak akan baik bagi Iran. Maksud saya, perekonomian Iran berada dalam kekacauan,” jawab Rubio saat menanggapi pertanyaan dari jurnalis CNN, Kit Maher.

Ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran di kawasan Selat Hormuz merupakan krisis berkepanjangan yang melibatkan stabilitas ekonomi dunia. Selat Hormuz sendiri merupakan jalur logistik minyak mentah paling krusial di global yang menghubungkan produsen Timur Tengah dengan pasar internasional.

Konflik eskalatif ini kembali mencuat setelah serangkaian serangan pesawat tanpa awak dan rudal menyasar kapal-kapal komersial di rute tersebut. Hubungan diplomatik yang sempat menunjukkan sinyal positif lewat kesepakatan pemulihan lalu lintas air pada Juni lalu kini kembali memanas akibat aksi saling balas di medan tempur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Amerika Klaim Bikin Lumpuh Militer Iran, Hancurkan Pusat Rudal Hingga Jaringan Komunikasi

Amerika Klaim Bikin Lumpuh Militer Iran, Hancurkan Pusat Rudal Hingga Jaringan Komunikasi

News | Senin, 20 Juli 2026 | 11:17 WIB

Samsung Dikabarkan PHK Karyawan di Divisi Bisnis Ponsel dan Elektronik untuk Pengembangan AI

Samsung Dikabarkan PHK Karyawan di Divisi Bisnis Ponsel dan Elektronik untuk Pengembangan AI

News | Senin, 20 Juli 2026 | 10:55 WIB

Lonjakan Harga Minyak Dunia Membawa Tekanan Baru saat Perang di Selat Hormuz Makin Panas

Lonjakan Harga Minyak Dunia Membawa Tekanan Baru saat Perang di Selat Hormuz Makin Panas

News | Senin, 20 Juli 2026 | 10:35 WIB

Terkini

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:17 WIB

×