Amerika Klaim Bikin Lumpuh Militer Iran, Hancurkan Pusat Rudal Hingga Jaringan Komunikasi

Pebriansyah Ariefana

Senin, 20 Juli 2026 | 11:17 WIB
Amerika Klaim Bikin Lumpuh Militer Iran, Hancurkan Pusat Rudal Hingga Jaringan Komunikasi
Amerika Serikat menyelesaikan gelombang serangan udara kesembilan yang menghantam berbagai pusat komando militer Iran. (CENTCOM)
baca 10 detik
  • Amerika Serikat merampungkan sembilan malam serangan udara beruntun yang menghancurkan fasilitas militer Iran.

  • Korban jiwa di pihak militer AS menjadi pemantik utama meningkatnya intensitas serangan udara.

  • Dampak pertempuran mulai meluas hingga mengancam stabilitas infrastruktur negara sekutu di Timur Tengah.

Suara.com - Komando Pusat AS (CENTCOM) resmi menuntaskan gelombang serangan udara malam kesembilan berturut-turut ke wilayah Iran. Langkah masif ini diambil demi melumpuhkan fasilitas vital yang menyokong agresi militer Teheran.

Operasi udara kali ini sengaja membidik titik-titik krusial yang menjadi motor serangan Iran. Penghancuran ini menyasar pusat kendali taktis hingga infrastruktur peluncuran rudal serta pesawat tanpa awak.

"Pusat komando militer Iran, pertahanan udara dan situs pengawasan pantai, kapabilitas maritim, situs peluncuran rudal dan drone, serta jaringan komunikasi," ungkap CENTCOM melalui pernyataan resmi di platform X. Seketika, rentetan ledakan besar langsung mengguncang berbagai sudut wilayah Iran pada Senin dini hari waktu setempat.

Rudal Iran (Tasnimnews)
Rudal Iran (Tasnimnews)

Pihak Teheran tidak tinggal diam melihat wilayahnya menjadi sasaran empuk bom Amerika. Media pemerintah IRNA melaporkan bahwa Iran segera meluncurkan gelombang rudal balasan ke arah "target musuh".

Presiden AS Donald Trump menegaskan bahwa serangan kali ini memberikan dampak kerusakan yang sangat masif bagi pertahanan Iran. Langkah tegas ini diklaim sebagai bentuk komitmen Washington untuk melindungi personelnya di Timur Tengah.

"Iran dihantam sangat keras," ujar Donald Trump selepas operasi udara malam kesembilan tersebut rampung dilaksanakan. Namun, ketegangan justru makin memuncak karena Washington bersumpah akan "menghukum dengan cepat" setiap aksi yang menjatuhkan korban jiwa.

Situasi di lapangan kian genting setelah Washington mengonfirmasi gugurnya lagi seorang prajurit Amerika. Tentara tersebut tewas di Irak Utara saat melakukan peledakan terkendali terhadap drone Iran yang jatuh.

Kabar duka ini menambah panjang daftar kerugian personel yang dialami oleh kubu militer Amerika Serikat. CENTCOM juga melaporkan temuan jasad yang belum teridentifikasi di Yordania pasca-serangan pesawat tanpa awak sebelumnya.

Insiden mematikan di Yordania tersebut sebelumnya telah menewaskan dua tentara AS dan menyebabkan satu personel hilang. Saling balas serangan ini memicu kekhawatiran global akan meletusnya perang terbuka yang lebih luas.

baca juga

Dampak dari eskalasi bersenjata ini mulai menjalar dan mengancam stabilitas negara-negara sekutu AS. Sejumlah wilayah di Timur Tengah melaporkan adanya gelombang serangan baru tak lama setelah bom AS menghujani Iran.

Otoritas Kuwait melaporkan bahwa fasilitas pembangkit listrik dan pengolahan air mereka diserang dua hari berturut-turut. Sementara itu, sistem pertahanan udara di Yordania dan Bahrain sibuk menghalau serangan rudal yang datang.

Konflik ini merupakan kelanjutan dari ketegangan menahun antara Washington dan Teheran yang kembali pecah. Kehadiran militer AS di Timur Tengah kerap menjadi sasaran empuk kelompok payung bentukan Iran.

Kematian tentara Amerika menjadi pemantik utama yang memaksa Pentagon mengambil tindakan militer secara langsung. Hingga kini, situasi di koridor Timur Tengah masih berada dalam status siaga tempur tertinggi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lonjakan Harga Minyak Dunia Membawa Tekanan Baru saat Perang di Selat Hormuz Makin Panas

Lonjakan Harga Minyak Dunia Membawa Tekanan Baru saat Perang di Selat Hormuz Makin Panas

News | Senin, 20 Juli 2026 | 10:35 WIB

Curhat Bos Tanker Was-was Kondisi Skenario Terburuk di Selat Hormuz, Takut Dirudal Iran

Curhat Bos Tanker Was-was Kondisi Skenario Terburuk di Selat Hormuz, Takut Dirudal Iran

News | Senin, 20 Juli 2026 | 10:21 WIB

BBM Bisa Naik Lagi, Harga Minyak Dunia Meledak Hampir 100 Dolar AS

BBM Bisa Naik Lagi, Harga Minyak Dunia Meledak Hampir 100 Dolar AS

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 10:14 WIB

Terkini

Datang Jadi Saksi, Pulang Masuk Bui: Pak Dur Ditahan Usai Cekcok dengan Anggota DPRD Malang

Datang Jadi Saksi, Pulang Masuk Bui: Pak Dur Ditahan Usai Cekcok dengan Anggota DPRD Malang

Malang | Rabu, 16 September 2026 | 13:22 WIB

Perang Arab Saudi vs Houthi, Jet F-15 Ditembak Jatuh Pakai Rudal Buatan Lokal di Marib

Perang Arab Saudi vs Houthi, Jet F-15 Ditembak Jatuh Pakai Rudal Buatan Lokal di Marib

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:21 WIB

Antrean Panjang di SPBU Akibat Perubahan Pola Konsumsi, Bahlil Siapkan Aturan sebagai Solusi

Antrean Panjang di SPBU Akibat Perubahan Pola Konsumsi, Bahlil Siapkan Aturan sebagai Solusi

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 13:20 WIB

Tak Disangka, 3 Anak Kurir SPX Express Lanjut Kuliah di Kampus Bergengsi

Tak Disangka, 3 Anak Kurir SPX Express Lanjut Kuliah di Kampus Bergengsi

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:20 WIB

Ketum Parpol Koalisi Pemerintah Sudah Bahas RUU Pemilu, Gerindra Tegaskan Sepakat Threshold 5 Persen

Ketum Parpol Koalisi Pemerintah Sudah Bahas RUU Pemilu, Gerindra Tegaskan Sepakat Threshold 5 Persen

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:18 WIB

Apa yang Terjadi dalam Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Betrand Peto? Ini Kronologinya

Apa yang Terjadi dalam Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Betrand Peto? Ini Kronologinya

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:16 WIB

Pemerintah Singapura Bayar Warga untuk Baca Buku

Pemerintah Singapura Bayar Warga untuk Baca Buku

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 13:12 WIB

Kronologi Konflik Lahan Berujung Maut di Setokok Batam, Dua Orang Tewas

Kronologi Konflik Lahan Berujung Maut di Setokok Batam, Dua Orang Tewas

Batam | Rabu, 16 September 2026 | 13:09 WIB

Indonesia Sports Industry of the Year 2026 Diraih BRI, Bukti Konsistensi Dukung Olahraga Nasional

Indonesia Sports Industry of the Year 2026 Diraih BRI, Bukti Konsistensi Dukung Olahraga Nasional

Malang | Rabu, 16 September 2026 | 13:04 WIB

BRI Raih Penghargaan Kemenpora, Perkuat Komitmen Majukan Industri Olahraga Nasional

BRI Raih Penghargaan Kemenpora, Perkuat Komitmen Majukan Industri Olahraga Nasional

Lampung | Rabu, 16 September 2026 | 13:03 WIB

×